<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Master Holistic &#187; Psikologi</title>
	<atom:link href="https://masterholistic.com/category/psikologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://masterholistic.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 08:06:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Indigo: Hidup Sehat Selaras</title>
		<link>https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2016 15:46:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2495</guid>
		<description><![CDATA[<p>Para pembaca artikel masterholistic yang budiman, kali ini penulis mencoba untuk berbagi mengenai Hidup sehat dan selaras bagi anak-anak indigo.  Seringkali kita salah kaprah ketika melihat anak-anak yang memiliki kemampuan cenayang melihat makhluk halus saja kita namakan indigo, sekalipun banyak di antaranya yang mungkin lebih dahsyat dari itu.  Melihat penampakan pada dasarnya terjadi pada anak-anak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/">Indigo: Hidup Sehat Selaras</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/08/indigo.jpg"><img class=" size-full wp-image-2496 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/08/indigo.jpg" alt="indigo" width="640" height="480" /></a>Para pembaca artikel masterholistic yang budiman, kali ini penulis mencoba untuk berbagi mengenai Hidup sehat dan selaras bagi anak-anak indigo.  Seringkali kita salah kaprah ketika melihat anak-anak yang memiliki kemampuan cenayang melihat makhluk halus saja kita namakan indigo, sekalipun banyak di antaranya yang mungkin lebih dahsyat dari itu.  Melihat penampakan pada dasarnya terjadi pada anak-anak berusia di atas 2 tahunan. Orang-orang tua dulu beranggapan mereka &#8216;masih&#8217; ditemani oleh entitas yang dipercaya mampu berkomunikasi dan bahkan melindungi anak-anak tersebut. Sebagian dari mereka bahkan akan menceritakan kepada keluarga atau teman-temannya apa yang baru saja mereka lihat, dengar dan rasakan. Bahkan ada yang menjadi ketakutan sendiri.</p>
<p>Sampai dengan umur tertentu misalnya ketika memasuki usia tertentu sampai menjelang akil balig. Pada masa ini kemampuan melihat penampakan mulai berkurang pada sebagian besar orang karena proses perkembangan pikiran sadar (conscious mind) mereka lebih kuat memproses semua yang ia lihat, dengar dan rasakan sebelum akhirnya kejadian-kejadian tertentu tersimpan dalam pikiran bawah sadar mereka.</p>
<p>Seorang anak indigo bisa saja membawa kemampuannya saat beranjak remaja bahkan dewasa. Namun sebagian besar dari kekuatan indera ke enam mereka lebih dominan pada intuisi, kepekaan merasakan dan &#8216;melihat&#8217; berbagai kejadian baik masa lalu maupun masa yang akan datang. Mereka juga atas izin Tuhan YME masih sekali-sekali bisa melihat dimensi astral. Namun kemampuan mereka untuk bisa terhubung dengan dimensi astral masih sangat tinggi dalam arti mereka bisa &#8216;berkomunikasi&#8217; secara bathin maupun lisan ketika mereka merasakan ada sesuatu di dekat mereka, atau yang terlintas ketika mereka berinteraksi dengan orang lain. Jika pada masa ini mereka masih terus dominan hanya secara visual melihat penampakan demi penampakan makhluk halus (gaib) dalam golongan &#8216;rendah&#8217; seperti kelompok jin, kuntilanak, pocong, dan lain-lain setiap hari dan di setiap tempat, maka ini berarti ada proses yang kurang sempurna, menurut penulis, terjadi pada diri mereka. Mungkin karena lingkungan keluarga atau kondisi tertentu secara psikologis yang membuat daya kritis atau analitis (otak kiri) mereka kurang terlatih, atau karena proses halusinasi yang terjadi yang merupakan hasil refleksi dari apa yang pikiran bawah sadar mereka simpan semasa masih kecil dulu.</p>
<p>Seorang anak indigo yang sejati adalah mereka yang sejak lahir diberi kelebihan oleh Tuhan YME, termasuk tingkat kecerdasan yang tinggi, dan tidak jarang keras kepala. Ia membutuhkan perhatian dengan cara yang berbeda dari anak-anak seusianya. Mereka tidak mau didikte tapi lebih menyukai kesetaraan sehingga orang tua perlu adaptasi untuk menjadikan mereka teman, bukan untuk dimarahi.</p>
<p>Untuk menjadikan hidup anak indigo berkembang sehat dan selaras adalah dengan melatih whole-brain thinking mereka artinya kemampuan otak kiri dan kanan mereka seimbang. Jika mereka terus dibiarkan mengakses otak kanan (pikiran bawah sadar) mereka berlarut-larut tanpa terlatih dengan kemampuan nalar, analitis dan memahami realita yang ada, maka seringkali mereka akan, dalam setiap kesempatan, berbicara tentang hal-hal yang mistis padahal cukup banyak kejadian-kejadian harus dilihat secara realistis.  Pikiran bawah sadar seorang anak indigo saat dia dewasa mulai bercampur dengan halusinasi akibat proyeksi dari pikiran bawah sadar yang muncul setelah berulang kali dipicu oleh sebuah kejadian. Hal ini bisa berakibat buruk ketika mereka memilih tetap berada pada &#8216;comfort zone&#8217; (wilayah nyaman) mereka, sehingga informasi yang masuk ke dalam pikirannya, baik berasal dari mitos, legenda dan sebagainya dianggap menjadi sebuah kebenaran (fakta) padahal hal itu hanya merupakan efek dari orientasi berpikir yang keliru.</p>
<p>Seorang anak indigo untuk bisa hidup sehat selaras sebenarnya tidak sulit, hanya karena belum dipahami, mengakibatkan mereka berkembang dengan sendirinya tanpa intervensi positif dari keluarga dan lingkungan. Sebagian besar dari mereka masih hidup introvert, kurang gaul. Sebagian lagi merasa bimbang akan kemampuan mereka setelah mereka melihat apa yang akan terjadi.  Untuk itu, orang tua seyogyanya perlu melakukan hal-hal berikut agar anak kesayangannya hidup sehat dan selaras:</p>
<ol>
<li>Memberikan pemahaman dan lingkungan termasuk pergaulan yang sehat</li>
<li>Di samping belajar di sekolah, mereka juga sering diajak diskusi dan melihat realita kehidupan, ketika mereka mengaitkan dengan hal-hal mistis, arahkanlah mereka untuk bisa melihat dengan cara yang empiris /ilmiah dan kembali pada realita yang dihadapi</li>
<li>Kemampuan mereka dalam melihat masa depan atau berkomunikasi dengan entitas astral tidak boleh dihapus dengan cara menyangkal semua yang mereka sampaikan, namun berikanlah arahan dan tingkat kesadaran spiritual yang lebih tinggi dalam hubungannya dengan Tuhan YME, bukan dengan dimensi klenik itu sendiri.</li>
<li>Membawa mereka menyenangi kemajuan teknologi secara baik dan benar serta optimalisasi kemampuan rasional mereka</li>
<li>Mengembangkan kecerdasan mereka dengan baik dan benar, misalnya menyalurkan hobby mereka dan memberikan tantangan (challenge) atas ilmu yang empiris/ ilmiah seperti teknik, komputer, akuntansi dan sebagainya yang dominan menggunakan otak kiri.</li>
</ol>
<p>Semoga artikel ini bermanfaat terutama bagi orang tua maupun pembaca lainnya dalam memahami kondisi psikologis dan perkembangan anak indigo ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/">Indigo: Hidup Sehat Selaras</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sleepwalking dalam ulasan dan pengalaman</title>
		<link>https://masterholistic.com/sleepwalking-dalam-ulasan-dan-pengalaman/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/sleepwalking-dalam-ulasan-dan-pengalaman/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2016 17:35:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2452</guid>
		<description><![CDATA[<p>&#8220;Sleepwalking&#8221; diterjemahkan secara bebas dalam bahasa Indonesia sebagai kondisi dimana seseorang berjalan saat sedang tidur. Hal ini tidak aneh karena cukup banyak yang mengalami terutama pada usia anak-anak mungkin pada kisaran usia 2 sampai 12 tahun. Dalam literatur barat ada yang mengatakan sleepwalking biasanya terjadi antara usia 5-12 tahun, namun ternyata ada yang mengalaminya saat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/sleepwalking-dalam-ulasan-dan-pengalaman/">Sleepwalking dalam ulasan dan pengalaman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/07/sleepwalking.jpg"><img class="alignleft wp-image-2455 size-full" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/07/sleepwalking.jpg" alt="sleepwalking" width="253" height="176" /></a>&#8220;Sleepwalking&#8221; diterjemahkan secara bebas dalam bahasa Indonesia sebagai kondisi dimana seseorang berjalan saat sedang tidur. Hal ini tidak aneh karena cukup banyak yang mengalami terutama pada usia anak-anak mungkin pada kisaran usia 2 sampai 12 tahun. Dalam literatur barat ada yang mengatakan sleepwalking biasanya terjadi antara usia 5-12 tahun, namun ternyata ada yang mengalaminya saat masih sangat kecil, bahkan bayi yang baru mulai berjalan dari pengamatan penulis.</p>
<p>Sleepwalking (disebut juga somnabulism) sering dianggap sebagai gangguan (disorder). Dari situs MedlinePlus, dikatakan bahwa</p>
<p><em>&#8220;Sleepwalking (somnambulism) most often occurs during deep, non-REM sleep (called N3 sleep) early in the night. When physical movements such as kicking, flailing, or getting out of bed occur during REM sleep, it is part of REM behavior disorder and tends to happen near morning.&#8221;</em></p>
<p>Semakin bertambah usia, maka seseorang akan semakin jarang mengalami Tidur N3 (N3 Sleep) tersebut. Penyebab sleepwalking pada anak-anak masih belum jelas diketahui, sedangkan bila hal ini terjadi pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh beberapa hal yaitu:</p>
<ul>
<li>Alkohol, obat penenang atau obat-obatan lain seperti obat tidur</li>
<li>Kondisi kesehatan (medical condition) tertentu seperti yang disebut sebagai &#8220;partial complex seizures&#8221;</li>
<li>gangguan mental</li>
</ul>
<p>Dalam bidang psikologi, khususnya setelah diadakannya penelitian mengenai pikiran bawah sadar (subconscious mind), c.q. skala untuk mengukur kedalaman trance (depth trance level), istilah somnabulism ini telah dimasukkan sebagai kondisi trance yang dalam. Dari skala Davis-Husband Scale, tingkatan ini berada pada skala 24 (complete somnabulism). Bahkan dengan sugesti yang diberikan kepada suyet atau subyek, misalnya dalam mendeteksi benda yang hilang, maka seseorang bisa memasuki skala 30, yakni Hyperesthesia.  Dalam kondisi yang sangat dalam trancenya ini, seorang subyek atau suyet, dalam mata terbuka (tanpa kedipan seperti kondisi normal), dan ketika diminta berjalan menuju ke suatu tempat atau diminta untuk &#8216;mencari&#8217; sesuatu biasanya memiliki kepekaan atau tingkat sugestivitas yang sangat tinggi bahkan bisa merasakan benda ia pernah rasakan dan bisa melakukan &#8216;scanning&#8217; untuk mencarinya dengan indra peraba (telapak tangan) dimanapun disekitarnya benda itu berada.</p>
<p>Mungkin sebagian orang berpendapat sleepwalking itu berbahaya, namun ketika mencapai level 30 ini bisa kita akses dengan kemauan kita sendiri misalnya melalui self-hypnosis, maka akan banyak manfaat yang bisa diperoleh bahkan bisa dikatakan tidak perlu bersusah payah &#8216;puasa&#8217; maupun melakukan &#8216;ritual&#8217; yang memakan banyak waktu dan tingkat keberhasilan yang relatif rendah untuk bisa melakukan proyeksi astral dan &#8216;merogo sukmo&#8217;.  Luar biasa bukan?  Di sini kalau kita mau belajar, bahwa sebenarnya kemampuan metafisika yang terakhir disebut ternyata masih berkutat dengan kondisi &#8220;trance&#8221;. Mengapa demikian ?  Dalam artikel-artikel sebelumnya sudah pernah diulas oleh penulis, dan jika ingin merasakan dan bisa mempraktekan teknik hipnotis dan sugesti yang bisa digunakan untuk mencapai tingkat somnabulism, hallucination sampai hyperesthesia ini maka pembaca dapat mengikuti pelatihan hipnotis yang diadakan penulis.</p>
<p>Sleepwalking yang terjadi pada masa kanak-kanak umumnya tidak berbahaya dan bisa merupakan indikasi baik bahwa kelak di kemudian hari saat dewasa biasanya anak-anak tersebut memiliki kelebihan mulai dari intuisi yang tajam sampai kecerdasan dan multitalenta yang di atas rekan-rekannya secara rata-rata.</p>
<p>Yang perlu diingat, bahwa sleepwalking bisa berpotensi menjadi bahaya jika:</p>
<ol>
<li>Bagi balita, potensi bahaya jika terjadi ketika mereka melakukan sleepwalking di tempat yang tidak aman, atau ada benda-benda yang berbahaya seperti tali atau benda tajam.  Oleh sebab itu, sebagai orang tua harus memperhatikan kamar tidur mulai kamar tidur dan sekitarnya.</li>
<li>Terjadi dalam intensitas sering, sehingga perlu dicermati adanya beberapa gangguan psikologis bila pada anak-anak, mungkin faktor tekanan psikologis atau kelelahan berlebih bisa menjadi pencetus daru gangguan tidur ini.</li>
<li>Bagi orang dewasa yang karena kondisi mentalnya mengalami gangguan maupun karena kecanduan obat-obatan tertentu, perlu diwaspadai agar mereka tidak sleepwalking sampai mengendarai kendaraan (ada lho.. dan ini beresiko tinggi).</li>
</ol>
<p>Sleepwalking biasanya terjadi mulai dari hitungan detik sampai kurang dari 10 menit. Dalam literatur barat ada yang dikatakan ada yang pernah mencapai 30 menit.</p>
<p>Dari pengalaman penulis yang juga berpraktek sebagai Hipnoterapis, biasanya salah satu pertanyaan awal untuk klien sebelum memasuki sesi terapi adalah menanyakan apakah mereka pernah melakukan sleepwalking semasa kecil atau saat sudah dewasa. Ini sebagai indikator bagaimana seseorang bisa masuk trance yang dalam dengan lebih mudah, tentu tetap dilakukan tes sugestivitas sebagai bagian dari pre-induction process.</p>
<p>Biasanya seseorang anak yang mengalami sleepwalking ini bisa saja &#8216;merasakan&#8217; dalam tataran kesadaran tertentu bahwa ia tengah berjalan, sekalipun tanpa diniatkan terlebih dulu, namun sebagian lagi tidak menyadarinya. Penulis sendiri saat masih kanak-kanak pernah mengalami sleepwalking ini dan biasanya akan terjaga di tempat lain di luar tempat tidur semula.  Putera dari penulis sendiri saat masih baru berusia dua tahun sempat melakukan sleepwalking di atas tempat tidur, namun untunglah tidak sampai terjatuh.  &#8220;Sleepwalking&#8221; saat berusia anak-anak pada dasarnya tidak berbahaya selama dalam kondisi kesehatan yang prima, dan dalam pengawasan orang tua saat tidur didekatnya untuk menghindari cedera akibat terjatuh atau menimpa sesuatu.</p>
<p>Ketika sleepwalking terjadi pada orang dewasa, perlu lebih diwaspadai apalagi akibat minum obat-obatan tertentu atau gangguan jiwa. Sebaiknya ketika kita melihat mereka berjalan saat tidur (sleepwalking), bisa perlahan-lahan kita bangunkan. Hal ini untuk menghindari seandainya mereka keluar rumah, menjalankan aktivitas berbahaya bahkan mengendarai mobil.</p>
<p>Demikian artikel mengenai Sleepwallking ini penulis sampaikan semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/sleepwalking-dalam-ulasan-dan-pengalaman/">Sleepwalking dalam ulasan dan pengalaman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/sleepwalking-dalam-ulasan-dan-pengalaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Anda memiliki Multiple Intelligence?</title>
		<link>https://masterholistic.com/apakah-anda-memiliki-multiple-intelligence/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/apakah-anda-memiliki-multiple-intelligence/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Jun 2016 03:14:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2443</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kita sering mendengar orang mengatakan si A memiliki Multi-talenta, namun jarang yang membahas mengenai Multiple Intelligence. Bisa saja orang memiliki lebih dari satu talenta, namun tidak semua memiliki multiple intelligence.  Akan menjadi lebih sempurna jika kita memiliki keduanya, bukan?  Berikut penulis uraikan mengenai multiple intelligence ini Konsep mengenai Multiple intelligence dikenalkan pertama kali oleh Professor [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/apakah-anda-memiliki-multiple-intelligence/">Apakah Anda memiliki Multiple Intelligence?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/06/multiple-intelligence.jpg"><img class=" wp-image-2444 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/06/multiple-intelligence.jpg" alt="multiple intelligence" width="518" height="518" /></a>Kita sering mendengar orang mengatakan si A memiliki Multi-talenta, namun jarang yang membahas mengenai Multiple Intelligence. Bisa saja orang memiliki lebih dari satu talenta, namun tidak semua memiliki multiple intelligence.  Akan menjadi lebih sempurna jika kita memiliki keduanya, bukan?  Berikut penulis uraikan mengenai multiple intelligence ini</p>
<p>Konsep mengenai Multiple intelligence dikenalkan pertama kali oleh Professor Howard Gardner dari Universitas Harvard.  Seseorang bisa memiliki lebih dari satu jenis kecerdasan, yakni:</p>
<ol>
<li>Kecerdasan Linguistik atau bakat berbahasa.  Bakat berbahasa ini termasuk di dalamnya kemampuan menulis dan berbicara fasih bahkan lebih dari satu bahasa</li>
<li>Kecerdasan matematis/ Logika dan sistem. Kemampuan terkait dengan angka-angka yang baik dan berpikir logis biasanya dimiliki para akuntan, insinyur, ilmuwan dan sebagainya.</li>
<li>Kecerdasan Visual/ Spasial. Yakni kemampuan melakukan visualisasi bentuk-akhir dan dapat membayangkannya dengan baik. Biasanya kemampuan ini dimiliki oleh arsitek, designer dan seniman.</li>
<li>Kecerdasan Musikal atau bakat musik, misalnya dalam menciptakan dan menafsirkan musik atau menyatakan suatu hal atau perasaan dengan menggunakan irama, menggunakan lirik ke dalam melodi sehingga apa yang ingin diungkapkan menjadi mudah diingat atau bermakna.</li>
<li>Kecerdasan Fisik, seperti melakukan gerakan-gerakan contohnya menari, berlari, seni, kerajinan tagan dan sebagainya.</li>
<li>Kecerdasan Inter-Personal atau bakat dalam berkomunikasi dan bergaul atau bersosialisasi dengan orang lain. Biasanya kemampuan ini dimiliki seorang politikus, motivator, guru dan sebagainya.</li>
<li>Kecerdasan Intra-Personal atau kendali bathin. Kecerdasan ini dimiliki oleh mereka yang mampu menganalisa sesuatu dengan tenang dan obyektif sehingga memunculkan empati. Mampu mengenal diri sendiri, memahaminya dan melakukan perbaikan-perbaikan yang dibutuhkan.</li>
<li>Kecerdasan Naturalis, yakni kecerdasan untuk mengenali alam atau segala hal terkait alam semesta dan hidup selaras dengannya. Mereka yang cinta lingkungan dan alam, melakukan pelestarian dan sebagainya masuk dalam kelompok ini.</li>
</ol>
<p>Apakah anda memiliki multiple intelligence?  Jika Ya, artinya anda adalah orang-orang yang cerdas dan memiliki kemampuan lebih dalam berbagai hal. Perpaduan dari berbagai kecerdasan ini dapat membentuk orang yang memiliki lebih dari sekedar kecerdasan biasa. Menurut penulis, orang-orang yang rajin mengembangkan kemampuannya, tidak hanya bersenang diri dengan satu kecerdasan saja, akan menjadi orang yang bijak, orang yang penuh empati, cinta kasih dan kasih sayang, orang yang berpikir komprehensif dan tidak gegabah dalam melakukan suatu tindakan yang berpotensi besar merusak hubungan dirinya dengan sesama dan alam semesta. Dan, orang ini biasanya penuh dengan rasa syukur kepada Tuhan YME karena ilmunya tidak pernah kering, dan jika diibaratkan pohon buah, maka ia akan tumbuh berkembang dengan baik dan buah-buah manisnya dapat dirasakan banyak orang dan membantu memberikan pencerahan kepada semua makhluk.</p>
<p>Jika anda seorang multi-talenta dan memiliki multiple-intelligence, maka anda adalah orang yang memiliki kualitas diri yang tinggi. Anda sangat cocok menjadi apapun yang anda mau dan dapat berbagi kepada semua orang dengan baik karena kemampuan dan kecerdasan-kecerdasan anda dibutuhkan orang banyak.</p>
<p>Semoga artikel ini bisa mencerahkan kita pada hari ini dan seterusnya sehingga kita tidak segan-segan mengisi waktu kita dengan melakukan eksplorasi diri, belajar dan berbagi kepada sesama dan semua makhluk ciptaa Tuhan YME.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/apakah-anda-memiliki-multiple-intelligence/">Apakah Anda memiliki Multiple Intelligence?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/apakah-anda-memiliki-multiple-intelligence/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pikiran &amp; Membaca Super Cepat</title>
		<link>https://masterholistic.com/pikiran-membaca-super-cepat/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/pikiran-membaca-super-cepat/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jun 2016 16:37:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[NLP]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2439</guid>
		<description><![CDATA[<p>Di zaman modern ini teknologi sudah begitu canggih sehingga kita tidak perlu menyalin atau mencatat ulang apa yang dijelaskan oleh guru-guru kita, misalnya dengan menggunakan alat recorder atau video. Dengan klik satu tombol saja kita sudah bisa merekam apapun kejadian, peristiwa, bahkan ilmu pengetahuan yang diajarkan. Kecanggihan teknologi itu ada karena kemampuan manusia dalam menciptakannya.  [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/pikiran-membaca-super-cepat/">Pikiran &#038; Membaca Super Cepat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/06/Speed-Reading.jpg"><img class=" wp-image-2440 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/06/Speed-Reading-1366x911.jpg" alt="speed reading" width="802" height="535" /></a>Di zaman modern ini teknologi sudah begitu canggih sehingga kita tidak perlu menyalin atau mencatat ulang apa yang dijelaskan oleh guru-guru kita, misalnya dengan menggunakan alat recorder atau video. Dengan klik satu tombol saja kita sudah bisa merekam apapun kejadian, peristiwa, bahkan ilmu pengetahuan yang diajarkan. Kecanggihan teknologi itu ada karena kemampuan manusia dalam menciptakannya.  Untuk sampai pada kemampuan  membaca super cepat, ada beberapa hal yang perlu kita pelajari dan praktekkan. Salah satunya adalah bagaimana kita meningkatkan kemampuan visual kita dan mempercepat proses pikiran kita memahami banyak hal yang tersaji dalam bentuk tulisan seperti di buku-buku, artikel-artikel online, berita di koran, dan sebagainya dalam tempo yang singkat.</p>
<p>Ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk bisa menjadi &#8216;super&#8217; dalam membaca (speed reading), antara lain:</p>
<ul>
<li>Meningkatkan motivasi diri ibarat mau ke medan perang, harus ada kemauan kuat dan keyakinan pasti bisa</li>
<li>Gunakan kemampuan inderawi kita terutama visual (penglihatan, mata) untuk berlatih membaca cepat</li>
<li>Buatlah peta pikiran dari materi bacaan, dimulai dari membaca cepat seluruh materi bacaan, kemudian buat peta pikiran menggunakan judul bab atau berdasarkan topik-topik dalam bacaan. Lalu ulangi baca sekali lagi secara menyeluruh</li>
</ul>
<p>Ada 4 macam cara membaca yang perlu kita latih, yakni:</p>
<ol>
<li>Reguler, yakni membaca dalam keadaan santai atau normal, baris demi baris, dan seterusnya</li>
<li>Skimming, yakni membaca dengan cepat dalam rangka mencari sesuatu yang khusus dalam sebuah bacaan seperti ketika kita membaca kamus atau buku telepon</li>
<li>Scanning, yakni melihat sekilas tentang isi bacaan sebagaimana kita membaca koran</li>
<li>Warp Speed, yakni teknik membaca dengan kecepatan sangat tinggi dan dengan pemahaman yang tinggi pula.  Warp Speed ini menuntut kita untuk bisa menggunakan visi periferal, menggerakkan mata denganc epat menuju bagian bawah sebuah halaman buku, misalnya, dan membalikkan halaman dengan cepat.</li>
</ol>
<p>Salah satu cara meningkatkan kecepatan mata kita adalah dengan teknik HYPERSCAN. Caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Ketika membaca sebuah halaman dalam sebuah buku, kita menggunakan jari telunjuk kita bergerak cepat ke bawah halaman, dimana kita tidak membaca setiap kata, lalu pikirkan apa yang kita lihat, termasuk jika ada gambar dan diagram. Tanyakan diri kita konsep apa yang sedang kita pahami dalam halaman tersebut.</li>
</ul>
<p>Untuk melakukan tahapan-tahapan di atas, kita harus secara fisik dan mental siap, artinya kita ada motivasi kuat, kondisi fisik prima, tidak dalam kondisi berada dalam stress atau tertekan (*), dan memberi cukup waktu untuk latihan secara rutin untuk menbaca minimal 5-10 menit sehari agar kita memahami konsep yang baik dan benar.</p>
<p>Mungkin sulit untuk berada pada kondisi yang bebas dari masalah atau tekanan dewasa ini, penulis menyarankan untuk melakukan teknik relaksasi sebelum membaca termasuk misalnya teknik Emotional Freedom Technique (EFT) yang bisa sangat cepat melepas beban pikiran dan membuat diri dalam kondisi rileks. EFT juga sangat baik menunjang kesehatan fisik karena dengan tapping di titik-titik meridian tertentu bisa membuat peredaran darah mengalir baik dan mata menjadi lebih rileks dan segar.  Cara lain selain EFT adalah menggunakan kedua belah tangan yang digosok-gosokkan satu sama lain selama beberapa saat lalu ditempelkan pada mata kita yang sudah dalam kondisi tertutup, sehingga hawa hangat mengalir dan menyegarkan kembali mata yang lelah. Lebih baik pada saat yang bersamaan dilakukan visualisasi mengenai tempat yang indah misalnya di pantai atau tempat lain yang biasa membuat mata anda segar.</p>
<p>Demikian cara melatih kemampuan visual dan pikiran kita dalam meningkatkan kemampuan super dalam hal membaca. Dengan terbiasa melatih membaca (super) cepat ini maka kemampuan otak dalam memproses informasi yang diterima secara visual akan meningkat tajam, tentunya dengan secara rutin berlatih dengan benar.  Hal ini bila sudah mencapai tingkat tinggi akan membuat kita memiliki tidak hanya kemampuan membaca super tetapi akan meningkatkan kemampuan lain termasuk dalam proses berpikir dan imajinasi yang super pula.  Semoga bermanfaat !</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/pikiran-membaca-super-cepat/">Pikiran &#038; Membaca Super Cepat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/pikiran-membaca-super-cepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban itu ada di Pikiran !</title>
		<link>https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2016 01:48:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2204</guid>
		<description><![CDATA[<p>&#8220;Energy flows where the mind goes&#8221; menunjukkan bahwa pikiran merupakan penggerak utama dari energi tubuh.  Selama ini banyak orang yang bertanya bahkan menyangsikan adanya aliran energi tubuh, bahkan di antaranya masih menganggap baik aliran energi maupun kekuatan pikiran tidak nyata. Sekalipun bentuk-bentuk pikiran tidak bisa kita pegang dan lihat, namun mereka ada dan diekspresikan melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/">Keajaiban itu ada di Pikiran !</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/energi.jpg"><img class=" wp-image-2205 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/energi.jpg" alt="energi" width="475" height="596" /></a>&#8220;Energy flows where the mind goes&#8221; menunjukkan bahwa pikiran merupakan penggerak utama dari energi tubuh.  Selama ini banyak orang yang bertanya bahkan menyangsikan adanya aliran energi tubuh, bahkan di antaranya masih menganggap baik aliran energi maupun kekuatan pikiran tidak nyata.</p>
<p>Sekalipun bentuk-bentuk pikiran tidak bisa kita pegang dan lihat, namun mereka ada dan diekspresikan melalui apa yang kita lakukan, mulai dari gerakan halus di wajah dan tubuh kita sampai dengan apa yang kita tunjukkan dalam aktivitas kita yang bisa membawa kita sendiri maupun orang lain mampu berkomunikasi secara langsung dan tidak langsung dalam memberikan respons terhadap apa yang terjadi.  Seorang yang berpikiran positif dant terbuka jelas terlihat pada raut wajah, ucapan dan tindakannya. Demikian pula bagi mereka yang berpikiran negatif dan sempit misalnya, akan sangat terasa nuansanya ketika kita berhadapan dan berkomunikasi dengan mereka.</p>
<p>Pikiran menggerakkan aliran energi tubuh sehingga ketika kita membawa pikiran kita kepada hal-hal positif maka akan banyak perubahan yang baik yang akan kita rasakan. Sebaliknya, bila kita membuat ruwet pikiran kita sendiri, tidak memberdayakannya atau malah &#8216;menyempitkan&#8217; peranan pikiran maka yang akan terjadi dalam diri kita adalah hal-hal yang menghambat kesuksesan kita sendiri, bahkan membawa &#8216;bad luck&#8217;.</p>
<p>Jika Pikiran Bawah Sadar (Sub-Conscious mind) kita ibaratkan &#8216;kertas putih&#8217; yang diciptakan oleh Tuhan YME sejak kita baru dilahirkan, maka setiap &#8216;goresan&#8217; di atas kertas putih itu akan menentukan nasib kita ke depan.  Apa yang kita sengaja atau tidak sengaja, langsung atau tidak langsung  kita perbuat atau alami (keadaannya) membuat berbagai perubahan dalam kehidupan kita baik saat itu juga maupun di kemudian hari.  Oleh sebab itu, ketika kita berbicara dan bertindak secara ekologis kita akan memiliki lebih banyak hal baik dan peluang baik daripada kita bertindak sebaliknya.</p>
<p>Dalam dunia pengobatan/ penyembuhan, seorang dokter dan seorang juru sembuh juga memiliki modalitas yang positif dan mampu melakukan proses penyembuhan holistik ketika mereka melaksanakan tugasnya dengan pikiran yang positif atau niat yang ikhlas dalam membantu pasiennya.  Sebagai salah seorang praktisi di bidang penyembuhan holistik, penulis juga melihat korelasi positif antara pikiran yang bersifat universal dengan kesehatan dimana seseorang yang berpikiran luas dan universal lebih berpotensi memiliki kesehatan yang lebih baik sebab ia tidak menciptakan blok-blok pikiran yang cenderung mengalami &#8216;konflik&#8217; satu dengan yang lain dalam tataran meta.</p>
<p>Pikiran yang mengalir laksana air jernih yang mengalir dengan tenang membawa kesehatan pada semua organ tubuh bahkan seluruh sel-sel tubuh dan peredaran darah.  Salah satu teknik yang selama ini sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu adalah meditasi. Dengan melakukan meditasi yang baik maka kesehatan dapat lebih ditingkatkan. Meditasi juga bisa berfungsi sebagai detoks tubuh. Jadi tidak aneh jika seorang meditator memiliki tidak hanya kualitas pikiran yang lebih baik tetapi juga kesehatan holistik (menyeluruh).</p>
<p>Seorang praktisi Reiki sebagaimana halnya mereka yang menguasai kemampuan metafisika lainnya, tidak terlepas dari sumber, potensi dan latihan yang baik dalam mengelola energi mereka. Pikiran ternyata menggerakkan reservoir energi yang ada dalam diri kita, dan ketika kita bisa mengelola dan mengolahnya dengan baik maka energi yang kita pancarkan akan lebih sempurna.  Penyembuhan holistik dengan energi semesta ini memberikan keajaiban (miracle) yang bisa menyembuhkan hampir semua penyakit fisik maupun non-fisik.</p>
<p>Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keajaiban sebenarnya berasal dan berawal dari pikiran. Pikiran pun menggerakkan energi tubuh, dan dalam tataran universal, ketika semakin banyak orang berpikiran positif dan selaras dengan semesta menyatukan keinginan dan melakukan hal-hal yang memberdayakan, maka dunia akan lebih baik. Life is full of miracle for those who love running positive mindset since energy radiated will flow infinitely towards all possible happiness.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/">Keajaiban itu ada di Pikiran !</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meraih Damai dengan Pendekatan Holistik Spiritual</title>
		<link>https://masterholistic.com/meraih-damai-dengan-pendakatan-holistik-spiritual/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/meraih-damai-dengan-pendakatan-holistik-spiritual/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2016 07:13:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[NLP]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2197</guid>
		<description><![CDATA[<p>Selamat Tahun Baru 2016 bagi semua pembaca artikel dan followers lainnya dari situs masterholistic.com baik di Indonesia maupun di manca negara.  Tahun 2016 merupakan tahun penuh harapan sekaligus tahun penuh tantangan. Banyak sekali harapan-harapan baik, kemajuan yang diharapkan oleh semua individu maupun semua negara.  Namun, tak pelak lagi tumpukan masalah yang membekas akibat konflik antar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/meraih-damai-dengan-pendakatan-holistik-spiritual/">Meraih Damai dengan Pendekatan Holistik Spiritual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/damai.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2198" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/damai.jpg" alt="damai" width="900" height="726" /></a></p>
<p>Selamat Tahun Baru 2016 bagi semua pembaca artikel dan followers lainnya dari situs masterholistic.com baik di Indonesia maupun di manca negara.  Tahun 2016 merupakan tahun penuh harapan sekaligus tahun penuh tantangan. Banyak sekali harapan-harapan baik, kemajuan yang diharapkan oleh semua individu maupun semua negara.  Namun, tak pelak lagi tumpukan masalah yang membekas akibat konflik antar individu yang menyangkut SARA dan kepentingan politis juga tidak bisa dianggap remeh.</p>
<p>Marilah kita lihat dari sudut pandang holistik spiritual yang menempatkan semua individu ke dalam sosok subyek yang memiliki nalar, akal budi serta ruh yang mencintai kedamaian, hidup berdampingan tanpa dirusak oleh ego pribadi yang menyangkut ragam kepentingan. Dalam artikel ini penulis akan membawa pembaca mencapai transformasi dengan cara sederhana melalui teknik disosiasi agar bisa mencapai kedamaian secara holistik spritual sekaligus menumbuhkan sisi positif yang membawa kita pada keseimbangan dan keselarasan baru.</p>
<p>Begitu indahnya saat kita kembali membayangkan seandainya semua bayi terlahir dalam kondisi suci ibarat air jernih adalah diri kita semua dan kondisi bathin ini mampu &#8216;membasahi&#8217; tenggorokan dan menghilangkan &#8216;dahaga&#8217; akibat kurangnya cinta kasih dan kasih sayang. Bayi-bayi yang lucu, mungil dan menggemaskan mampu menyapu bersih emosi, amarah, kecemasan dan lain-lain seketika kita melihat mereka.  Itulah salah satu anugrah dari Tuhan YME kepada semua pasangan suami istri, sekalipun mereka lelah maupun ada kemarahan satu dengan yang lain, namun semua masalah menjadi &#8216;hambar&#8217; atau seketika pudar ketika mereka melihat bayi mereka.</p>
<p>Belajar dari kepolosan, kesucian dan kesucian seorang bayi adalah upaya holistik spiritual yang sangat baik kita lakukan ketika sedang menghadapi berbagai tekanan dan masalah.  Kita jadikan diri kita pengamat, kita lakukan &#8220;disosiasi&#8221; saat sedang menghadapi tekanan dan masalah, dengan membawa sang Ego kita ikut merasakan pesan-pesan damai dari peristiwa itu.  Jika kita bisa mentransformasikan diri  maka ia akan &#8216;menyadari&#8217; bahwa di balik keindahan ada kelembutan, bukan kekerasan atau konflik seperti yang selama ini ditampilkan oleh sang Ego. Saat terjadi transformasi holistik spiritual, maka kedamaian dapat dirasakan bahkan dapat menjernihkan pikiran kita yang selama ini mungkin terjebak pada sikap ingin menang sendiri, ingin menang sendiri, dan sebagainya.  Sifat dan penampilan bayi mungil itu mengandung makna yang dalam yang mampu mendamaikan hati dan pikiran kita.</p>
<p>Kedamaian juga dapat kita peroleh dari sosok seorang Ibu. Sosok seorang ibu yang sejati, tidak ubahnya seperti embun atau pohon yang menaungi hati yang sedang gelisah.  Seorang ibu layak mendapatkan penghargaan tertinggi kemanusiaan karena sejak ia mengandung sampai melahirkan, ia tidak pernah merasa terganggu dengan janin dan anak yang ia lahirkan. Bahkan ia dengan bahagia menyatakan sukacitanya memiliki seorang anak.  Bahkan ketika sudah terlahirpun, bagi seorang ibu, anak tidak dapat terlepas dari curahan cinta dan kasih sayangnya. Oleh sebab itu jalinan kasih sayang ibu dan anak berlaku kekal bahkan ia dan anaknya bisa memiliki kemampuan telepatik saat salah satu menghadapi bencana atau masalah.  Ini adalah karunia Tuhan YME yang patut dijadikan solusi ketika kita sedang menghadapi berbagai masalah dan tekanan.  Sudah sewajarnya kita tidak boleh berputus asa, kita tidak boleh &#8216;merusak&#8217; diri kita sendiri dengan berbagai tindakan yang merugikan.  Cobalah kita berpikir dan bertindak sebagaimana kita bisa menempatkan diri sebagai pengayom, pelindung dan pemberi cinta kasih dan kasih sayang.</p>
<p>Pelajaran holistik spiritual dari seorang Ayah juga bisa memberikan kita sebuah ketegaran sikap, proteksi dan tanggungjawab moral atas perkembangan dan kebahagiaan keluarga.  Seorang Ayah sejati rela mengorbankan waktu dan tenaganya untuk bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan secara moral diberikan kepercayaan dalam struktur sosial sebagai pengambil keputusan dan pemimpin dalam keluarga.  Sikap dan sifat ini juga kita butuhkan saat kita lemah atau merasa tidak sanggup tampil menjadi pelindung dan pemimpin.  Dalam realita yang dihadapi sekarang ini dibutuhkan ketegaran dan kemampuan bersikap yang bijak.  Inilah yang merupakan esensi dari figur seorang Ayah, bukan seorang orang tua yang temperamen, egois dan cerminan buruk lainnya.</p>
<p>Kedamaian dari sudut pandang holistik spiritual mengandung makna yang dalam, sebuah hakekat keseimbangan keselarasan baik mikro dan makrokosmos.  Ketika kondisi mental kita siapkan memasuki transformasi holistik spritual seperti yang diuraikan di atas, maka kedamaian bisa kita raih, baik sebagai renungan untuk diri sendiri maupun keterkaitan kita dengan individu lain.  Ketika kita berada di bawah satu keluarga besar &#8216;jagad raya&#8217; (universe), maka diri kita akan tenang, damai dan tidak membutuhkan perang atau konflik bathin yang selama ini dipertontonkan oleh sang Ego.  Pencapaian spiritualitas sejati murni karena kita merasakan kebahagiaan, kenyamanan dan kedamaian bersama dengan orang-orang lain, bahkan dengan makhluk-makhluk lain ciptaan Tuhan YME.  Ketika kondisi mental (state) ini tercapai, maka kita pun bisa meningkatkan toleransi dan saling membantu satu dengan lainnya tanpa sekat-sekat yang selama ini menjadikan &#8216;ego&#8217; kita berada dan berjalan bagaikan &#8216;katak dalam tempurung&#8217;.</p>
<p>Semoga bisa kita ambil hikmah dari artikel yang sederhana ini. Selamat menjalani tahun 2016 ini dan semoga kita bisa mentransformasikan diri mencapai pencerahan holistik spiritual bersama. Amin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/meraih-damai-dengan-pendakatan-holistik-spiritual/">Meraih Damai dengan Pendekatan Holistik Spiritual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/meraih-damai-dengan-pendakatan-holistik-spiritual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persepsi keliru karena sikap mental buruk</title>
		<link>https://masterholistic.com/persepsi-keliru-karena-sikap-mental-buruk/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/persepsi-keliru-karena-sikap-mental-buruk/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2015 14:23:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2171</guid>
		<description><![CDATA[<p>Judul artikel pada kali ini adalah &#8220;Persepsi keliru karena sikap mental buruk&#8221; sengaja penulis angkat karena hal ini seringkali terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita dimana interaksi sosial sering menyebabkan ambiguitas terhadap sikap mental (mental attitude).  Di sini penulis melihat ada beberapa sisi dari kehidupan orang-orang yang belum menyadari bahwa sikap mental seseorang sebenarnya merupakan respons [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/persepsi-keliru-karena-sikap-mental-buruk/">Persepsi keliru karena sikap mental buruk</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/11/pnykt-mental-manusia.jpg"><img class="alignleft wp-image-2172" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/11/pnykt-mental-manusia.jpg" alt="penyakit mental" width="633" height="413" /></a>Judul artikel pada kali ini adalah &#8220;Persepsi keliru karena sikap mental buruk&#8221; sengaja penulis angkat karena hal ini seringkali terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita dimana interaksi sosial sering menyebabkan ambiguitas terhadap sikap mental (mental attitude).  Di sini penulis melihat ada beberapa sisi dari kehidupan orang-orang yang belum menyadari bahwa sikap mental seseorang sebenarnya merupakan respons terhadap situasi, kondisi atau lingkungannya. Ketika diterjemahkan secara keliru maka sikap mental menjadi bias karena ada di dalamnya pandangan subyektif dari orang yang memberikan penilaian baik secara langsung maupun tidak langsung.</p>
<p>Beberapa kondisi yang harus dipahami dan dimaknai sebagai sikap mental (mental attitude) yang positif adalah bahwa:</p>
<ul>
<li>Sikap mental itu ibarat &#8220;obat&#8221; yang pahit, sehingga ketika kita menelannya, maka pada tataran syaraf lidah pahitnya terasa sedangkan efek penyembuhannya bereaksi ketika sudah bercampur dalam proses pencernaan. Seperti anak kecil yang tidak suka dengan makanan pahit, penolakan terus terjadi sehingga wajar kesembuhan akan sulit terjadi.  Dalam psikologi, ketakutan akan makanan pahit ini perlu di &#8216;reframe&#8217; sehingga muncul kesadaran baru bahwa yang pahit sebenarnya lebih baik daripada yang &#8216;manis&#8217; karena untuk menuju proses penyembuhan khususnya terhadap penyakit &#8220;gula darah&#8221; (pen. &#8216;penyakit&#8217; orang yang berpola hidup tidak sehat), dan &#8216;penyakit gatal-gatal&#8217; (pen. &#8216;penyakit&#8217; yang senang menghinggapi orang yang jahil dan senang memprovokasi orang lain)</li>
<li>Sikap mental itu adalah cermin dari jati diri. Dalam hal ini, ada dua tipe kepribadian, yakni mereka yang berbicara dihadapan orang lain berbeda dengan ketika berada di belakang layar (alias munafik) dan orang yang berbicara apa adanya sesuai fakta dan berusaha menjaga lidahnya.  Yang terakhir disebut ini adalah tipe sikap mental yang positif.</li>
<li>Sikap mental merupakan landasan spiritual menuju kesadaran hakiki. Tidak juga &#8216;blak-blakan&#8217; atau &#8216;mingkem&#8217; yang baik, tetapi sikap bijaksana yang membawa orang memasuki dimensi spiritual yang lebih tinggi. Ingatlah &#8220;mulutmu harimaumu dan akan menerkam dirimu sendiri&#8221;, sebuah peribahasa lama yang sampai sekarang masih jadi pakem bagi orang yang ingin memasuki dunia spiritualitas yang lebih baik.</li>
</ul>
<p>Sebuah tindakan yang dilakukan berdasarkan norma-norma sosial dan tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku adalah sikap mental yang positif. Apalah artinya berkata manis di depan orang lain, bahkan sampai &#8216;overacting&#8217; sedangkan di belakangnya banyak akal licik yang dilancarkan untuk mencari keuntungan dari orang lain.  Di sisi lain, sikap yang buruk seperti berbicara kasar, caci maki, sampai kata-kata yang tak pantas diucapkan juga mencerminkan jati diri yang frontal, susah diatur, keras kepala dan cenderung &#8216;semau gue&#8217;.  Sikap mental yang disebut terakhir ini bukan hanya merusak hubungan harmonis antar individu tetapi juga berpotensi menghancurkan diri orang itu sendiri. Katakanlah &#8216;roda waktu&#8217; berputar dan pada saatnya, ketika &#8216;dewi fortuna&#8217; tidak lagi bersamanya, ia akan hancur lebur, bahkan bisa merubah secara total perilakunya sampai menghadapi masalah kejiwaan yang serius.</p>
<p>Oleh sebab itu, sebuah sikap mental yang baik harus dimulai dan dipelihara yakni dengan menjaga koridor yang ada dalam tatanan masyarakat seperti mengikuti norma sosial, sopan-santun, norma hukum dan sebagainya.  Penulis yang juga pernah menjadi guru di sekolah menengah atas bertaraf internasional di Jakarta, ikut prihatin terhadap sebagian sikap mental (attitude) dari siswa/i yang tidak menghormati guru, bahkan terkesan menganggap guru di sekolah tidak lebih baik dari &#8220;asisten rumah tangga&#8221; mereka. Sungguh ironis, seharusnya mereka memahami bahwa guru adalah orang yang patut mereka hormati dan teladani. Mungkin mata pelajaran seperti Pendidikan Moral Pancasila perlu kembali dihidupkan sebagai bagian dari revolusi mental.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/persepsi-keliru-karena-sikap-mental-buruk/">Persepsi keliru karena sikap mental buruk</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/persepsi-keliru-karena-sikap-mental-buruk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terpesona pada Penampilan mudah Tertipu</title>
		<link>https://masterholistic.com/terpesona-pada-penampilan-mudah-tertipu/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/terpesona-pada-penampilan-mudah-tertipu/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2015 16:22:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2159</guid>
		<description><![CDATA[<p>&#8220;Alangkah cantiknya wanita itu, begitu pula dengan pakaiannya dan caranya berjalan&#8230; begitu sempurna..&#8221;  Apa yang terbesit di dalam benak kita saat mendengar ungkapan itu?  Kesan yang muncul seketika adalah: Orang itu sedang terpesona dengan seorang wanita cantik dan anggun sosok wanita yang dilihatnya itu telah &#8216;menyihir&#8217; pandangan matanya wanita yang dimaksudnya pastilah wanita istimewa dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/terpesona-pada-penampilan-mudah-tertipu/">Terpesona pada Penampilan mudah Tertipu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/11/PENAMPILAN.jpg"><img class=" size-full wp-image-2160 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/11/PENAMPILAN.jpg" alt="PENAMPILAN" width="506" height="337" /></a>&#8220;Alangkah cantiknya wanita itu, begitu pula dengan pakaiannya dan caranya berjalan&#8230; begitu sempurna..&#8221;  Apa yang terbesit di dalam benak kita saat mendengar ungkapan itu?  Kesan yang muncul seketika adalah:</p>
<ul>
<li>Orang itu sedang terpesona dengan seorang wanita cantik dan anggun</li>
<li>sosok wanita yang dilihatnya itu telah &#8216;menyihir&#8217; pandangan matanya</li>
<li>wanita yang dimaksudnya pastilah wanita istimewa</li>
<li>dan sebagainya</li>
</ul>
<p>Begitupula ketika seorang wanita melihat seorang pria yang tampan dan macho (namun biasanya kebanyakan wanita lebih bisa mengendalikan diri untuk tidak terlihat &#8216;terang-terangan&#8217; dibandingkan dengan seorang pria yang melihat wanita cantik).  Kembali pada kesan yang ditangkap pada contoh kalimat di atas, tentu kita dapat memahami dan sangat wajar jika seorang pria menyatakan hal itu pada lawan jenisnya.  Namun, apa yang salah dari proses berpikir orang tersebut?</p>
<p>Penampilan sering menipu dan banyak orang yang tidak cermat melihat sebuah peristiwa setidaknya kurang lengkap dalam melihat unsur-unsur yang ada di sekitar dan dibalik dari sosok yang dikaguminya tersebut. Jika ia terperangkap dengan pandangan matanya saja, maka tidak heran ia akan mudah terjebak bahkan terjerumus oleh hawa nafsunya sehingga ia rela melakukan apa saja, bahkan yang terkesan konyol bagi orang lain sekalipun.</p>
<p>Kecantikan, keanggunan, ketampanan, macho merujuk pada kualitas positif dari fisik dan chemistry tubuh manusia.  Kualitas positif ini pada dasarnya tidak ada masalah selama tidak menyimpang dari ucapan dan perilakunya.  Namun tidak seperti zaman dulu, dengan tingkat kriminalitas yang semakin tinggi, penampilan pun &#8220;disulap&#8221; sehingga mudah mengelabui banyak orang. Sehingga penampilan tidak selalu garis lurus dengan ucapan dan perilaku.  Pengamatan, pemahaman dan intuisi tentunya, akan menjadi hal penting untuk menilai apakah kita telah memandang orang lain dengan benar atau mungkin terjebak.</p>
<p>Berkembangnya seni pemberdayaan diri secara tidak langsung dimanfaatkan pula oleh mereka yang memiliki niat buruk seperti penipuan. Mereka melihat apa yang bisa dia kembangkan untuk bisa tampil percaya diri dan &#8216;fit&#8217; dengan drama yang mereka mainkan. Sekalipun persentasenya kecil namun pola komunikasi yang hipnotik juga menjadi &#8220;modal&#8221; mereka ( perlu disadari bahwa semua ilmu memiliki dampak positif dan negatif). Oleh sebab itu kita perlu lebih waspada, bukan sebaliknya menghindari belajar berbagai keilmuan.  Waspada di sini berarti bahwa kita menyadari siapapun orang di sekitar kita tidak bisa kita pandang remeh.</p>
<p>Demikian artikel ini penulis cukupkan dulu semoga bisa menambah pemahaman bersama terhadap fenomena sosial dan bagaimana menyikapi kondisi yang mungkin selama ini belum kita sadari. Ikuti terus artikel-artikel yang ada di situs ini agar menambah wawasan kita baik dalam meningkatkan kemampuan, kepribadian, kesehatan, spiritualitas, dan lain-lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/terpesona-pada-penampilan-mudah-tertipu/">Terpesona pada Penampilan mudah Tertipu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/terpesona-pada-penampilan-mudah-tertipu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Memahami &amp; Menghargai</title>
		<link>https://masterholistic.com/belajar-memahami-menghargai/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/belajar-memahami-menghargai/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2015 17:08:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2121</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pada artikel ini penulis ingin mengajak pembaca untuk memulai hidup bijak melalui dua kata sederhana, yakni &#8220;Memahami&#8221; dan &#8220;Menghargai&#8221;.  Kelihatannya tidak ada yang istimewa bukan?  Namun, pada kenyataannya kedua kata ini sangat dahsyat jika kita bisa munculkan dalam hubungan kita bersama orang lain. Sejak zaman dulu, peribahasa kuno mengatakan &#8220;Tak ada gading yang tak retak&#8221;, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/belajar-memahami-menghargai/">Belajar Memahami &#038; Menghargai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/10/belajar-memahami.jpg"><img class=" size-full wp-image-2122 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/10/belajar-memahami.jpg" alt="belajar memahami" width="550" height="250" /></a>Pada artikel ini penulis ingin mengajak pembaca untuk memulai hidup bijak melalui dua kata sederhana, yakni &#8220;Memahami&#8221; dan &#8220;Menghargai&#8221;.  Kelihatannya tidak ada yang istimewa bukan?  Namun, pada kenyataannya kedua kata ini sangat dahsyat jika kita bisa munculkan dalam hubungan kita bersama orang lain.</p>
<p>Sejak zaman dulu, peribahasa kuno mengatakan &#8220;Tak ada gading yang tak retak&#8221;, yang berarti tak ada manusia yang sempurna. Dalam bahasa Inggrisnya disebut &#8220;Nobody is Perfect&#8221;.  Banyak dari kita yang sering lupa ketika sudah berada pada posisi atau kehidupan sosial tertentu bahwa hidup kita ini masih banyak kekurangan, sekalipun mungkin secara kepandaian dan kekayaan kita sudah melampaui banyak orang.</p>
<ul>
<li>Cobalah kita berdiri di depan sebuah cermin, lalu perhatikan setiap jengkal tubuh kita, mulai dari rambut, wajah, badan sampai kaki, dalam kondisi berdiri tegak lurus maupun menyamping, apakah kita sudah layak disebut &#8216;sempurna&#8217;? Bisa jadi kita membanggakan diri kita, tapi cobalah lihat diluar sana, apakah tidak ada orang yang lebih baik secara fisik dari kita?</li>
<li>Cobalah kita pejamkan mata kita, lalu biarkan selama beberapa saat sambil berusaha berkonsentrasi pada nilai-nilai luhur seperti kesederhanaan, kebajikan, kejujuran dan keberanian. Apakah semua sudah kita penuhi? atau mungkin yang muncul dalam pikiran adalah saat kita menghambur-hamburkan uang untuk suatu hal yang tidak berguna, atau saat kita menipu oranglain atau bahkan saat kita merasa gentar menghadapi sebuah tantangan?</li>
<li>Berikutnya, cobalah kita perhatikan anak dan istri/ suami kita, apakah selama ini kita lebih baik dan sempurna di bandingkan mereka? Apakah perilaku kita &#8216;menggemaskan&#8217; seperti anak-anak kita yang masih kecil, atau sebaliknya &#8216;menjijikkan&#8221;?  atau apakah istri/suami kita, saat kita pandangi mereka beraktivitas, lebih buruk dari kita, atau sebaliknya, mungkin kitalah yang tidak sadar bahwa selama ini kita ternyata kalah dari mereka?</li>
</ul>
<p>Ketika mata kita senantiasa dalam kondisi terbuka, yang dominan terlihat adalah kesalahan orang lain, dan bagian dari diri kita yang dipenuhi ego akan mengatakan &#8220;ah elu pada bodoh semua&#8230; gue nih paling jago dalam hal ini dan itu&#8221;, atau &#8220;ah&#8230; manalah keberuntungan akan terjadi tanpa kita berusaha keras&#8230; &#8220;. sebuah kekuatan dari &#8216;ego&#8217; yang sering membelenggu kita dan membawa kita ke jurang kesombongan dan kehancuran. Mungkin tidak secepat itu proses kehancuran yang kita alami, namun itu akan terakumulasi di benak orang-orang yang mengenal kita, apalagi yang secara terang-terangan kita &#8216;serang&#8217;.</p>
<p>Dengan belajar &#8220;Memahami&#8221; sebuah realita, sekalipun tidak selalu &#8216;wah&#8217; atau &#8216;hebat&#8217; atau &#8216;menarik&#8217;, kita secara naluriah telah menyuburkan pemahaman akan hakekat penciptaan. Semua orang memiliki kelebihan dan kekurangan yang di dalamnya ada keharmonisan atau pembelajaran untuk mencapai tingkatan spiritualitas yang lebih tinggi.</p>
<p>Dengan &#8220;Menghargai&#8221; orang lain, kesempatan yang diberikan Tuhan YME, kita bisa mengembangkan kemampuan apresiasi kepada orang lain, hal mana &#8216;apresiasi&#8217; ini mungkin merupakan hal yang selalu kita harapkan diberikan orang lain kepada kita. Mengapa tidak berusaha menghargai orang lain?  Ingatlah dibalik kesempitan ada keluasan, dibalik kekurangan ada kelebihan dan dibalik kelemahan ada kekuatan.  Tak ada yang patut membuat kita menyombongkan diri, dan tak ada yang patut membuat kita merendahkan orang lain.  Bukankah begitu?</p>
<p>Semoga artikel ini bisa menumbuhkan dasar-dasar kebijaksanaan dalam diri kita dan bisa menjadikan diri kita secara spiritual lebih bernilai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/belajar-memahami-menghargai/">Belajar Memahami &#038; Menghargai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/belajar-memahami-menghargai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencermati benih spiritualitas</title>
		<link>https://masterholistic.com/mencermati-benih-spiritualitas/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/mencermati-benih-spiritualitas/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2015 01:58:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2094</guid>
		<description><![CDATA[<p>Setiap orang pada dasarnya, sejak dalam rahim ibunya telah ditanamkan benih spiritualitas dari Sang Maha Pencipta. Seorang janin dalam kandungan telah melakukan interaksi pada alam mikro dan makrokosmosnya sendiri, yang merupakan cerminan kecil dari yang ia peroleh saat telah terlahir dan menjadi dewasa. Sekalipun demikian interaksi si janin ini adalah interaksi murni yang kadarnya mungkin seperti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/mencermati-benih-spiritualitas/">Mencermati benih spiritualitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/10/spiritual.jpg"><img class="alignleft wp-image-2095 size-full" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/10/spiritual.jpg" alt="spiritual" width="446" height="360" /></a>Setiap orang pada dasarnya, sejak dalam rahim ibunya telah ditanamkan benih spiritualitas dari Sang Maha Pencipta. Seorang janin dalam kandungan telah melakukan interaksi pada alam mikro dan makrokosmosnya sendiri, yang merupakan cerminan kecil dari yang ia peroleh saat telah terlahir dan menjadi dewasa. Sekalipun demikian interaksi si janin ini adalah interaksi murni yang kadarnya mungkin seperti logam mulia karena ia langsung terhubung dengan sang ibu yang mendapatkan anugrah dari Sang Pencipta untuk membesarkan benih cinta kasih dari orang tua dan Tuhan YME sendiri. Dalam kondisinya di alam rahim tersebut tercipta benih-benih spiritual yang bila semakin dikembangkan oleh ibu, ayah dan sekelilingnya akan menjadikan ia terlahir menjadi seorang anak yang pengasih, penyayang dan memenuhi berbagai unsur ilahiah yang akan menjadikannya kuat, tegar akan menjalani masa depannya kelak.</p>
<p>Ketika terlahir di alam fana ini, seorang bayi manusia masih memiliki kadar kemurnian yang sangat tinggi sehingga ia selaras dengan alam mikrokosmos dan makrokosmosnya.  Ia mulai mendengarkan suara orang tuanya yang memanjakan dan menyayanginya yang memberikannya nutrisi awal untuk menjadikannya memahami realitas atas suatu rasa syukur orang tua terhadap kelahirannya. Kemudian saat menjadi anak-anak, ia akan bertumbuh dengan suasana lingkungan yang lebih luas dan mendengar berbagai suara baik dan buruk, dan ini juga akan tertanam dan menjadi referensi baginya untuk melihat realitas dunia yang lebih luas. Di sini mulai timbul keingintahuan yang kuar dan bimbingan yang baik dari orang tua dengan nilai-nilai moral sudah harus ditanamkan agar ia memiliki kerangka moralitas hidup berinteraksi dengan orang lain dan bisa menghargai satu sama lain.  Benih spiritualitas ini seyogyanya tidak dikontaminasi dengan berbagai kepentingan sempit dan pandangan sempit karena ia adalah karunia Tuhan yang sempurna dan akan menentukan arah hidupnya kelak.</p>
<p>Disiplin dan moralitas sebagai dasar pijakan agar ia bisa melihat benih ketuhanan yang ada dalam dirinya. Ketika ia dikenalkan dengan berbagai suasana dan ritual keagamaan, seyogyanya ia mendapatkan gambaran yang cerah dan mencerahkan terlepas dari segala persepsi yang tidak memberdayakan. Jika ada hal yang dianggap penting menjadi filter maka filter itu seyogyanya merupakan pemahaman dan pembinaan akhlak yang baik.  Kebencian dan persepsi yang dimiliki orang tua yang belum melihat secara utuh suatu peristiwa atau sebab-akibat, seringkali menjadi &#8220;toksin atau racun terhadap benih spiritualitas&#8217; anak-anak mereka.  Ingatlah anak-anak lebih dominan meng copy paste berbagai model atau pandangan orang tuanya. Jika ia besar dalam lingkungan yang penuh cinta kasih dan kasih sayang, maka ia akan bertumbuh menjadi anak yang soleh, anak yang mampu mengembangkan nilai-nilai spiritual dan moralitasnya. Sebaliknya, jika ia hidup dalam dunia kebencian dan kemarahan, maka ia akan tumbuh menjadi anak yang keras, kasar, egois, pemarah, sehingga banyak benih spiritualitas yang baik yang telah tertanam dalam dirinya akan hancur. Hal ini terus berkembang sehingga ia menjadi tidak selaras lagi dengan alam mikro dan makrokosmosnya.</p>
<p>Benih spiritualitas memang harus &#8220;disiram&#8221; dengan cinta kasih dan kasih sayang, dijaga dengan pemahaman moralitas dan dimotivasi dengan pencapaian nilai spiritualitas yang lebih tinggi, sebuah kesadaran yang akan membawanya kelak menjadi orang yang berpandangan luas, dengan nilai-nilai ketuhanan yang akan membimbingnya memasuhi wilayah terindah dalam hidupnya sehingga ia mampu memberi manfaat bagi banyak orang tanpa didalamnya memuat unsur kebencian dan kemunafikan.</p>
<p>Semoga artikel ini bisa memberikan kita sudut pandang dan pemberdayaan diri agar memahami hakekat dari pentingnya mencermati benih-benih spiritual dalam setiap diri kita sehingga bisa mencapai tataran yang lebih tinggi, bahkan bisa mencapai kesadaran paripurna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/mencermati-benih-spiritualitas/">Mencermati benih spiritualitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/mencermati-benih-spiritualitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
