<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Master Holistic &#187; Parapsychology</title>
	<atom:link href="https://masterholistic.com/category/parapsychology/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://masterholistic.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 08:06:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Indigo: Hidup Sehat Selaras</title>
		<link>https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2016 15:46:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2495</guid>
		<description><![CDATA[<p>Para pembaca artikel masterholistic yang budiman, kali ini penulis mencoba untuk berbagi mengenai Hidup sehat dan selaras bagi anak-anak indigo.  Seringkali kita salah kaprah ketika melihat anak-anak yang memiliki kemampuan cenayang melihat makhluk halus saja kita namakan indigo, sekalipun banyak di antaranya yang mungkin lebih dahsyat dari itu.  Melihat penampakan pada dasarnya terjadi pada anak-anak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/">Indigo: Hidup Sehat Selaras</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/08/indigo.jpg"><img class=" size-full wp-image-2496 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/08/indigo.jpg" alt="indigo" width="640" height="480" /></a>Para pembaca artikel masterholistic yang budiman, kali ini penulis mencoba untuk berbagi mengenai Hidup sehat dan selaras bagi anak-anak indigo.  Seringkali kita salah kaprah ketika melihat anak-anak yang memiliki kemampuan cenayang melihat makhluk halus saja kita namakan indigo, sekalipun banyak di antaranya yang mungkin lebih dahsyat dari itu.  Melihat penampakan pada dasarnya terjadi pada anak-anak berusia di atas 2 tahunan. Orang-orang tua dulu beranggapan mereka &#8216;masih&#8217; ditemani oleh entitas yang dipercaya mampu berkomunikasi dan bahkan melindungi anak-anak tersebut. Sebagian dari mereka bahkan akan menceritakan kepada keluarga atau teman-temannya apa yang baru saja mereka lihat, dengar dan rasakan. Bahkan ada yang menjadi ketakutan sendiri.</p>
<p>Sampai dengan umur tertentu misalnya ketika memasuki usia tertentu sampai menjelang akil balig. Pada masa ini kemampuan melihat penampakan mulai berkurang pada sebagian besar orang karena proses perkembangan pikiran sadar (conscious mind) mereka lebih kuat memproses semua yang ia lihat, dengar dan rasakan sebelum akhirnya kejadian-kejadian tertentu tersimpan dalam pikiran bawah sadar mereka.</p>
<p>Seorang anak indigo bisa saja membawa kemampuannya saat beranjak remaja bahkan dewasa. Namun sebagian besar dari kekuatan indera ke enam mereka lebih dominan pada intuisi, kepekaan merasakan dan &#8216;melihat&#8217; berbagai kejadian baik masa lalu maupun masa yang akan datang. Mereka juga atas izin Tuhan YME masih sekali-sekali bisa melihat dimensi astral. Namun kemampuan mereka untuk bisa terhubung dengan dimensi astral masih sangat tinggi dalam arti mereka bisa &#8216;berkomunikasi&#8217; secara bathin maupun lisan ketika mereka merasakan ada sesuatu di dekat mereka, atau yang terlintas ketika mereka berinteraksi dengan orang lain. Jika pada masa ini mereka masih terus dominan hanya secara visual melihat penampakan demi penampakan makhluk halus (gaib) dalam golongan &#8216;rendah&#8217; seperti kelompok jin, kuntilanak, pocong, dan lain-lain setiap hari dan di setiap tempat, maka ini berarti ada proses yang kurang sempurna, menurut penulis, terjadi pada diri mereka. Mungkin karena lingkungan keluarga atau kondisi tertentu secara psikologis yang membuat daya kritis atau analitis (otak kiri) mereka kurang terlatih, atau karena proses halusinasi yang terjadi yang merupakan hasil refleksi dari apa yang pikiran bawah sadar mereka simpan semasa masih kecil dulu.</p>
<p>Seorang anak indigo yang sejati adalah mereka yang sejak lahir diberi kelebihan oleh Tuhan YME, termasuk tingkat kecerdasan yang tinggi, dan tidak jarang keras kepala. Ia membutuhkan perhatian dengan cara yang berbeda dari anak-anak seusianya. Mereka tidak mau didikte tapi lebih menyukai kesetaraan sehingga orang tua perlu adaptasi untuk menjadikan mereka teman, bukan untuk dimarahi.</p>
<p>Untuk menjadikan hidup anak indigo berkembang sehat dan selaras adalah dengan melatih whole-brain thinking mereka artinya kemampuan otak kiri dan kanan mereka seimbang. Jika mereka terus dibiarkan mengakses otak kanan (pikiran bawah sadar) mereka berlarut-larut tanpa terlatih dengan kemampuan nalar, analitis dan memahami realita yang ada, maka seringkali mereka akan, dalam setiap kesempatan, berbicara tentang hal-hal yang mistis padahal cukup banyak kejadian-kejadian harus dilihat secara realistis.  Pikiran bawah sadar seorang anak indigo saat dia dewasa mulai bercampur dengan halusinasi akibat proyeksi dari pikiran bawah sadar yang muncul setelah berulang kali dipicu oleh sebuah kejadian. Hal ini bisa berakibat buruk ketika mereka memilih tetap berada pada &#8216;comfort zone&#8217; (wilayah nyaman) mereka, sehingga informasi yang masuk ke dalam pikirannya, baik berasal dari mitos, legenda dan sebagainya dianggap menjadi sebuah kebenaran (fakta) padahal hal itu hanya merupakan efek dari orientasi berpikir yang keliru.</p>
<p>Seorang anak indigo untuk bisa hidup sehat selaras sebenarnya tidak sulit, hanya karena belum dipahami, mengakibatkan mereka berkembang dengan sendirinya tanpa intervensi positif dari keluarga dan lingkungan. Sebagian besar dari mereka masih hidup introvert, kurang gaul. Sebagian lagi merasa bimbang akan kemampuan mereka setelah mereka melihat apa yang akan terjadi.  Untuk itu, orang tua seyogyanya perlu melakukan hal-hal berikut agar anak kesayangannya hidup sehat dan selaras:</p>
<ol>
<li>Memberikan pemahaman dan lingkungan termasuk pergaulan yang sehat</li>
<li>Di samping belajar di sekolah, mereka juga sering diajak diskusi dan melihat realita kehidupan, ketika mereka mengaitkan dengan hal-hal mistis, arahkanlah mereka untuk bisa melihat dengan cara yang empiris /ilmiah dan kembali pada realita yang dihadapi</li>
<li>Kemampuan mereka dalam melihat masa depan atau berkomunikasi dengan entitas astral tidak boleh dihapus dengan cara menyangkal semua yang mereka sampaikan, namun berikanlah arahan dan tingkat kesadaran spiritual yang lebih tinggi dalam hubungannya dengan Tuhan YME, bukan dengan dimensi klenik itu sendiri.</li>
<li>Membawa mereka menyenangi kemajuan teknologi secara baik dan benar serta optimalisasi kemampuan rasional mereka</li>
<li>Mengembangkan kecerdasan mereka dengan baik dan benar, misalnya menyalurkan hobby mereka dan memberikan tantangan (challenge) atas ilmu yang empiris/ ilmiah seperti teknik, komputer, akuntansi dan sebagainya yang dominan menggunakan otak kiri.</li>
</ol>
<p>Semoga artikel ini bermanfaat terutama bagi orang tua maupun pembaca lainnya dalam memahami kondisi psikologis dan perkembangan anak indigo ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/">Indigo: Hidup Sehat Selaras</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/indigo-hidup-sehat-selaras/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ritual Merogo Sukmo</title>
		<link>https://masterholistic.com/ritual-merogo-sukmo/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/ritual-merogo-sukmo/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2016 06:04:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2390</guid>
		<description><![CDATA[<p>Halo para pembaca yang budiman dimanapun anda berada. Kali ini penulis ingin berbagi pengetahuan mengenai salah satu keilmuan yang paling dicari-cari dalam dunia metafisika, yakni merogo sukmo.  Sebenarnya keilmuan ini bukan ilmu baru di Indonesia, sudah ada turun temurun dan beragam ritual dilakukan agar bisa merogo sukmo.  Di negara lain pun mereka mengenal jenis keilmuan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/ritual-merogo-sukmo/">Ritual Merogo Sukmo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/05/OOBE.jpg"><img class=" size-full wp-image-2391 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/05/OOBE.jpg" alt="OOBE" width="650" height="366" /></a>Halo para pembaca yang budiman dimanapun anda berada. Kali ini penulis ingin berbagi pengetahuan mengenai salah satu keilmuan yang paling dicari-cari dalam dunia metafisika, yakni merogo sukmo.  Sebenarnya keilmuan ini bukan ilmu baru di Indonesia, sudah ada turun temurun dan beragam ritual dilakukan agar bisa merogo sukmo.  Di negara lain pun mereka mengenal jenis keilmuan ini, namun dalam istilah yang berbeda. Kalau merogo sukmo berasal dari bahasa Jawa, maka di luar negeri mereka mengenal dengan nama Out of Body Experience (OOBE).</p>
<p>Dari pengamatan dan pengalaman penulis yang juga praktisi ilmu esoteris dan metafisika (non klenik), merogo sukmo memang bisa dilakukan, asalkan memenuhi beberapa unsur, misalnya memiliki kemampuan untuk fokus, mudah menerima sugesti baik verbal maupun non-verbal, dan memiliki kepekaan/ sensitivitas tinggi khususnya visualisasi karena yang menjadi &#8216;teropong&#8217; dalam keilmuan ini adalah daya visual.</p>
<p>Mari kita bahas satu per satu.  Mengapa harus memiliki kemampuan untuk fokus?  Karena orang yang tidak bisa fokus, terlalu aktif dalam gelombang beta, maka sulit untuk memasuki trance. Di dalam keheningan meditatif biasanya orang mudah memasuki kondisi bathin ini, sekaligus menjadi syarat untuk merogo sukmo.  Apakah dalam kondisi biasa, dalam mata terbuka kita tidak bisa merogo sukmo?  Bisa saja, jika kita sudah terbiasa &#8220;keluar-masuk&#8221; trance dengan cepat, bahkan bisa menyelaraskan kemampuan bathiniah dan lahiriah. Orang dengan gift seperti sebagian indigo bisa melakukannya bahkan sejak kecil.</p>
<p>Yang kedua adalah mampu menerima sugesti baik verbal maupun non-verbal dari orang lain.  Banyak orang yang ingin bisa merogo sukmo mencari guru atau pembimbing yang bisa membawa mereka masuk ke dalam deep trance ini. Namun, tidak semua orang bisa melakukannya apabila mereka tidak bisa menerima sugesti dengan baik.  Sugesti macam apakah yang sering dilakukan? Biasanya seseorang guru atau pembimbing spiritual menggunakan pendekatan  duduk meditasi sampai tiduran, mana yang dianggap lebih enak dan pas bagi praktisi. Ada satu hal yang cukup menarik dimana seringkali untuk membimbing seseorang bisa masuk deep trance, tidak jarang diadakan ritual-ritual, mulai dengan mandi air kembang, memakai dupa atau kemenyan, minum air atau pil yang telah di &#8216;isi&#8217; dan sebagainya.  Dalam bathin orang kebanyakan di Indonesia yang sejak kecil tertanam sugesti mistis turun temurun, menjadikan ritual yang sering dikatakan bersifat klenik (dalam kacamata penulis sebagian besar praktek ini masih bersifat &#8216;induksi&#8217; non verbal) ini lebih efektif, sekalipun pada saat prakteknya, setiap praktisi memiliki perbedaan tingkat kedalaman dan obyek yang mereka lihat (visualisasikan).  Aneh namun banyak yang senang  dengan hal ini.  Sebenarnya, untuk merogo sukmo harus dibuat standarisasi, yakni semua praktisi misalnya ada 10 orang, maka 10 orang harus melihat obyek yang sama dengan benar. Misalnya, pelatihan diadakan di Surabaya, lalu mereka sama-sama ditanya apa yang mereka lihat &#8216;sekarang&#8217; di Monas, khususnya di parkiran timur. Atau, cara lain, ditanya apa yang mereka lihat di rumah mereka sekarang, ada siapa dan mereka sedang apa?</p>
<p>Ketika mereka diminta melihat sebuah obyek yang sama saat &#8220;sekarang&#8221;, maka akan terlihat mana yang benar-benar bisa merogo sukmo, dan mana yang berhalusinasi.  Sedangkan dalam hal mereka diminta merogo sukmo melihat rumah mereka &#8220;saat ini&#8221;, lalu setelah mereka menceritakan kepada semua orang yang mereka lihat, lalu mereka diminta menghubungi keluarga mereka, lebih baik cross-check antar peserta, maka akan terlihat apakah yang mereka lihat sudah benar, atau masih halusinasi saja dengan kadar kekeliruan yang tentu besar.</p>
<p>Namun, penulis juga pernah membaca sebuah tulisan dari salah seorang pakar metafisika yang pernah meneliti masalah ini, ternyata ada sementara paranormal/ dukun yang menggunakan cara atau ritual yang tidak sehat, misalnya dengan mencampurkan kotoran atau jamur tertentu pada makanan, minuman, atau kapsul, yang bisa membawa orang yang minumnya berhalusinasi. Ini sangat berbahaya tentunya.  Oleh sebab itu, penulis menyarankan bagi yang berminat bisa merogo sukmo dengan sehat tidak perlu bermacam-macam ritual, karena dengan berlatih meditasi secara intens dan mengasah mata bathin dengan cara memperbaiki diri secara spiritual, mendekatkan diri dengan Sang Pencipta melalui dzikir (muslim), chanting (budhisme), dan lain-lain, hidup selaras dengan alam semesta, melatih empati atas penderitaan orang atau makhluk lain merupakan jalan terbaik.</p>
<p>Demikian pandangan dari penulis semoga bisa memberikan pencerahan kepada semua pembaca yang ingin memahami apa itu merogo sukmo. Penulis juga telah menuliskan berbagai artikel sebelumnya mengenai pengalaman merogo sukmo, dan bisa menjadi bacaan yang baik atau referensi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/ritual-merogo-sukmo/">Ritual Merogo Sukmo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/ritual-merogo-sukmo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cenayang 2: Melihat Makhluk Astral</title>
		<link>https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2016 01:33:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2208</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kali ini kita bertemu lagi dalam seri Cenayang, yang membahas sekilas mengenai makhluk astral. Memang penulis membuat judul yang agak &#8216;nendang&#8217; karena kebanyakan pertanyaan mengalir dengan rasa ingin tahu apakah melihat makhluk astral itu bisa, mudah atau sulit dilakukan.  Terlepas dari cerita yang didengar para hobbyist &#8216;alam astral&#8217; yang senang duduk di depan layar kaca, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/">Cenayang 2: Melihat Makhluk Astral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/ghost.jpg"><img class=" size-full wp-image-2209 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/ghost.jpg" alt="ghost" width="700" height="502" /></a>Kali ini kita bertemu lagi dalam seri Cenayang, yang membahas sekilas mengenai makhluk astral. Memang penulis membuat judul yang agak &#8216;nendang&#8217; karena kebanyakan pertanyaan mengalir dengan rasa ingin tahu apakah melihat makhluk astral itu bisa, mudah atau sulit dilakukan.  Terlepas dari cerita yang didengar para hobbyist &#8216;alam astral&#8217; yang senang duduk di depan layar kaca, artikel ini mengungkap realitas dan beberapa tips bagi para penggemar dunia metafisik.</p>
<p>Di negara kita makhluk astral (bahasa keren dari makhluk halus), ada berbagai macam, mulai dari kuntilanak, genderuwo, wewe, sampai dengan pocong. Di antara kita ada yang meyakini keberadaan mereka begitu kuatnya, sedang-sedang saja, dan adapula yang tidak percaya.  Dari sisi ini saja sudah terlihat bahwa mereka yang begitu kuat mempercayai keberadaan makhluk tersebut biasanya memiliki traumatis tersendiri atau memang telah menjadi &#8216;gift&#8217; sejak lahir.  Mereka yang sedang-sedang saja biasanya pernah melihat atau mendengar suara mereka namun tidak begitu terseret suasana karena mereka meyakini &#8216;keseimbangan&#8217; alam semesta dari para penghuninya, dan memilih untuk biasa-biasa saja. Dan golongan ketiga yang tidak mempercayainya biasanya belum pernah mengalami pertemuan langsung dengan makhluk tersebut atau lebih memilih &#8216;ngurusin&#8217; dunia materi saja.</p>
<p>Dalam sudut pandang penulis, &#8216;mereka&#8217; itu memang ada. Sedikit &#8216;gift&#8217; yang diberikan Tuhan YME menjadikan kita lebih dekat dengan semua ciptaan Nya dan tidak berbuat semena-mena. Tanpa ada keinginan &#8216;melekat&#8217; dengan hal-hal berbau magis secara lebih mendalam, penulis menganggap ini hanya kebetulan belaka sekalipun pernah ada analisa yang diperoleh bahwa penulis memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan mereka (dalam artikel-artikel metafisik sebelumnya sudah pernah dimuat).</p>
<p>Kembali kepada judul artikel ini, tentunya membuat kita penasaran bagaimana sih kita bisa &#8216;melihat&#8217; mereka?  Sebenarnya bukan hal yang sangat penting untuk berupaya &#8216;melihat&#8217; mereka sebab semakin kita ingin memenuhi keingintahuan kita misalnya dengan belajar ritual mistis sampai hal-hal yang berbau klenik, maka kita semakin jauh dari &#8216;melihat&#8217; mereka secara alamiah.  Beberapa yang &#8216;ngebet&#8217; belajar ritual aneh malah mendapatkan dirinya terperangkap &#8216;halusinasi&#8217; dan menjadi korban penggunaan obat-obat terlarang seperti narkoba atau jamur beracun yang biasanya membuat orang tersebut bisa &#8216;fly&#8217; dan mengalami halusinasi.  Toh sebenarnya mereka pun secara vibrasi, kadangkala juga melemah energi atau vibrasinya sehingga mereka bisa tertangkap sensor manusiawi seperti melalui penglihatan dan pendengaran kita (orang yang mampu menangkap sinyal ini biasa disebut clairvoyance dan clairaudience).</p>
<p>Cara praktis dan aman melatih kepekaan sensorik untuk lebih mudah menangkap &#8216;vibrasi&#8217; mereka adalah melalui teknik meditasi seperti Reiki, Prana Shakti dan sebagainya. Pembersihan jalur dan optimalisasi chakra memungkinkan kita melatih sensor inderawi kita. Sekalipun bukan tujuan akhir belajar meditasi namun banyak yang cukup berhasil mendapatkan pengalaman gratis baik ke alam astral maupun mengalami &#8216;pertemuan&#8217; dengan mereka sesekali waktu.</p>
<p>Untuk melakukan pembuktian keberadaan makhluk astral yang paling sahih adalah ketika dua atau lebih orang secara terpisah bisa menceritakan sebuah fenomena astral pada saat yang bersamaan, tanpa ada perjanjian sebelumnya tentunya.  Ada beberapa pengalaman unik penulis yang salah satunya adalah ketika berada di sebuah rumah vila yang besar di daerah Lampung, dimana penulis bersama teman-teman yang saat itu baru tiba dari Jakarta beristirahat pada malam pertama di sana. Penulis ingat saat itu bersama beberapa teman berada di satu kamar tidur yang besar dan seorang teman lainnya sedang berada di ruang keluarga menyaksikan pertandingan piala dunia (sekitar tahun 2000 an awal). Peristiwa &#8216;astral&#8217; ini terjadi saat sekitar pukul 2 dini hari, dimana terjadi mati lampu, teman yang sedang nonton tv tersebut sudah tertidur di sofa di ruang tamu dan kami sudah tertidur di kamar. Saat itu, penulis ingin sekali ke kamar kecil dan bangun menuju kamar kecil. Namun saat di ambang pintu kamar hendak keluar ke ruang tamu itulah penulis merasakan suatu yang aneh yang menghalangi penulis untuk melangkah lebih jauh keluar kamar. Ada suara angin yang begitu deras di ruang keluarga dalam keadaan mati lampu tersebut.</p>
<p>Ketika penulis mengurungkan niat dan ingin melangkah balik ke tempat tidur semula, lampu menyala kembali dan akhirnya penulis bisa melangkah keluar kamar menuju kamar kecil.  Di saat itu penulis melihat teman yang sedang tidur di sofa masih terlihat tidur di sana.  Keesokan harinya saat kami berkumpul untuk sarapan, teman saya ini tiba-tiba mengatakan &#8221; Eh&#8230; semalam saat lampu mati saya kan lagi tiduran di sofa. Saya merasakan ada yang &#8216;menggelitiki&#8217; telapak kaki saya. Namun karena saya takut saya biarin saja&#8230; sebentar kemudian lampu menyala&#8230;&#8221;   Cerita teman ini sungguh kebetulan sekali bertepatan dengan apa yang saya alami sendiri.  Artinya, detik dimana penulis berdiri di ambang pintu dan merasakan perubahan kondisi udara (berangin) malam itu, adalah saat dimana teman penulis sedang &#8220;dikerjain&#8221; oleh si makluk astral tersebut. (Bisa dibayangkan jika penulis memaksakan diri berjalan menembus gelap dan suara angin di depan kamar tadi, kemungkinan besar penulis bertemu dengan makhluk tersebut)</p>
<p>Di lain kesempatan penulis akan menceritakan pengalaman yang lebih seru terkait makluk dan alam astral ini seperti saat bertemu langsung dengan entitas ini, wujud dan teknik komunikasinya,  dan lain-lain.  Selamat membaca dan ikuti terus ceritanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/">Cenayang 2: Melihat Makhluk Astral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban itu ada di Pikiran !</title>
		<link>https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2016 01:48:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2204</guid>
		<description><![CDATA[<p>&#8220;Energy flows where the mind goes&#8221; menunjukkan bahwa pikiran merupakan penggerak utama dari energi tubuh.  Selama ini banyak orang yang bertanya bahkan menyangsikan adanya aliran energi tubuh, bahkan di antaranya masih menganggap baik aliran energi maupun kekuatan pikiran tidak nyata. Sekalipun bentuk-bentuk pikiran tidak bisa kita pegang dan lihat, namun mereka ada dan diekspresikan melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/">Keajaiban itu ada di Pikiran !</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/energi.jpg"><img class=" wp-image-2205 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/energi.jpg" alt="energi" width="475" height="596" /></a>&#8220;Energy flows where the mind goes&#8221; menunjukkan bahwa pikiran merupakan penggerak utama dari energi tubuh.  Selama ini banyak orang yang bertanya bahkan menyangsikan adanya aliran energi tubuh, bahkan di antaranya masih menganggap baik aliran energi maupun kekuatan pikiran tidak nyata.</p>
<p>Sekalipun bentuk-bentuk pikiran tidak bisa kita pegang dan lihat, namun mereka ada dan diekspresikan melalui apa yang kita lakukan, mulai dari gerakan halus di wajah dan tubuh kita sampai dengan apa yang kita tunjukkan dalam aktivitas kita yang bisa membawa kita sendiri maupun orang lain mampu berkomunikasi secara langsung dan tidak langsung dalam memberikan respons terhadap apa yang terjadi.  Seorang yang berpikiran positif dant terbuka jelas terlihat pada raut wajah, ucapan dan tindakannya. Demikian pula bagi mereka yang berpikiran negatif dan sempit misalnya, akan sangat terasa nuansanya ketika kita berhadapan dan berkomunikasi dengan mereka.</p>
<p>Pikiran menggerakkan aliran energi tubuh sehingga ketika kita membawa pikiran kita kepada hal-hal positif maka akan banyak perubahan yang baik yang akan kita rasakan. Sebaliknya, bila kita membuat ruwet pikiran kita sendiri, tidak memberdayakannya atau malah &#8216;menyempitkan&#8217; peranan pikiran maka yang akan terjadi dalam diri kita adalah hal-hal yang menghambat kesuksesan kita sendiri, bahkan membawa &#8216;bad luck&#8217;.</p>
<p>Jika Pikiran Bawah Sadar (Sub-Conscious mind) kita ibaratkan &#8216;kertas putih&#8217; yang diciptakan oleh Tuhan YME sejak kita baru dilahirkan, maka setiap &#8216;goresan&#8217; di atas kertas putih itu akan menentukan nasib kita ke depan.  Apa yang kita sengaja atau tidak sengaja, langsung atau tidak langsung  kita perbuat atau alami (keadaannya) membuat berbagai perubahan dalam kehidupan kita baik saat itu juga maupun di kemudian hari.  Oleh sebab itu, ketika kita berbicara dan bertindak secara ekologis kita akan memiliki lebih banyak hal baik dan peluang baik daripada kita bertindak sebaliknya.</p>
<p>Dalam dunia pengobatan/ penyembuhan, seorang dokter dan seorang juru sembuh juga memiliki modalitas yang positif dan mampu melakukan proses penyembuhan holistik ketika mereka melaksanakan tugasnya dengan pikiran yang positif atau niat yang ikhlas dalam membantu pasiennya.  Sebagai salah seorang praktisi di bidang penyembuhan holistik, penulis juga melihat korelasi positif antara pikiran yang bersifat universal dengan kesehatan dimana seseorang yang berpikiran luas dan universal lebih berpotensi memiliki kesehatan yang lebih baik sebab ia tidak menciptakan blok-blok pikiran yang cenderung mengalami &#8216;konflik&#8217; satu dengan yang lain dalam tataran meta.</p>
<p>Pikiran yang mengalir laksana air jernih yang mengalir dengan tenang membawa kesehatan pada semua organ tubuh bahkan seluruh sel-sel tubuh dan peredaran darah.  Salah satu teknik yang selama ini sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu adalah meditasi. Dengan melakukan meditasi yang baik maka kesehatan dapat lebih ditingkatkan. Meditasi juga bisa berfungsi sebagai detoks tubuh. Jadi tidak aneh jika seorang meditator memiliki tidak hanya kualitas pikiran yang lebih baik tetapi juga kesehatan holistik (menyeluruh).</p>
<p>Seorang praktisi Reiki sebagaimana halnya mereka yang menguasai kemampuan metafisika lainnya, tidak terlepas dari sumber, potensi dan latihan yang baik dalam mengelola energi mereka. Pikiran ternyata menggerakkan reservoir energi yang ada dalam diri kita, dan ketika kita bisa mengelola dan mengolahnya dengan baik maka energi yang kita pancarkan akan lebih sempurna.  Penyembuhan holistik dengan energi semesta ini memberikan keajaiban (miracle) yang bisa menyembuhkan hampir semua penyakit fisik maupun non-fisik.</p>
<p>Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keajaiban sebenarnya berasal dan berawal dari pikiran. Pikiran pun menggerakkan energi tubuh, dan dalam tataran universal, ketika semakin banyak orang berpikiran positif dan selaras dengan semesta menyatukan keinginan dan melakukan hal-hal yang memberdayakan, maka dunia akan lebih baik. Life is full of miracle for those who love running positive mindset since energy radiated will flow infinitely towards all possible happiness.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/">Keajaiban itu ada di Pikiran !</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/keajaiban-itu-ada-di-pikiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cenayang 1: Melihat sifat &#8216;hewan&#8217; dalam diri kita</title>
		<link>https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2016 06:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2201</guid>
		<description><![CDATA[<p>Artikel ini sedikit bernada mistis namun tentunya bisa digunakan untuk materi introspeksi bagi diri kita saat kita ingin mengeksplorasi kekuatan pikiran bawah sadar kita. Namun sebelum itu, penulis mencoba sedikit berbagi pengalaman mengenai fenomena ini. Penulis pernah mendapatkan &#8216;penglihatan&#8217; dalam beberapa kesempatan yang berbeda terhadap beberapa orang baik yang penulis kenal maupun tidak kenal.  Peristiwa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/">Cenayang 1: Melihat sifat &#8216;hewan&#8217; dalam diri kita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/hewan.jpg"><img class=" size-full wp-image-2202 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/hewan.jpg" alt="hewan" width="600" height="398" /></a>Artikel ini sedikit bernada mistis namun tentunya bisa digunakan untuk materi introspeksi bagi diri kita saat kita ingin mengeksplorasi kekuatan pikiran bawah sadar kita. Namun sebelum itu, penulis mencoba sedikit berbagi pengalaman mengenai fenomena ini.</p>
<p>Penulis pernah mendapatkan &#8216;penglihatan&#8217; dalam beberapa kesempatan yang berbeda terhadap beberapa orang baik yang penulis kenal maupun tidak kenal.  Peristiwa ini terjadi dahulu saat penulis baru menyelesaikan pendidikan pada sebuah perguruan tinggi di pulau Sumatera dan merantau ke Jakarta. Saat itu penulis masih berada di sebuah kost di Jakarta Timur tepatnya di daerah UKI Jakarta Timur lebih dari 20 tahun lalu.</p>
<p>Penulis memiliki beberapa orang teman, dan di antaranya yang dekat adalah sebut saja si Ucok dan si Nana. Mereka penulis anggap seperti adik sendiri sehingga ketika mereka mengalami masalah seperti penyakit atau sedang mengalami masalah psikologis, penulis turut menjaga mereka.  Singkat cerita, penulis melihat dalam kondisi kontemplatif si Ucok, seakan-akan muncul dalam tampilan &#8216;seekor katak&#8217; dan si Nana dalam tampilan sebagai &#8216;seekor harimau&#8217;.  Dua penampakan ini sempat membuat kaget penulis dan membayangkan bahwa ini hanya halusinasi.</p>
<p>Selang beberapa tahun kemudian, penulis mengalami lagi penglihatan cenayang saat berada di sebuah Taxi dimana saat melintasi layang menuju mal TA, penulis melihat di spion wajah drivernya menunjukkan sedikit beda dengan lazimnya orang biasa. Dalam keadaan 100% sadar penulis mencoba mencubit kulit sendiri mungkin sedang bermimpi, ternyata tidak.  Penulis melihat kembali ke spion dan kali kedua ini juga sama. Yang penulis lihat adalah wajah yang berbulu seperti &#8216;kera&#8217;.  Setelah itu penulis mencoba menanyakan kepada drivernya apakah ia memiliki &#8216;sesuatu&#8217; yang bisa dikonotasikan dengan fenomena mistis tersebut. Namun, drivernya mengatakan tidak sama sekali.  Entah, mungkin inilah yang membuat penulis berpendapat bahwa sebuah &#8216;penampakan&#8217; pada diri manusia mungkin lebih dekat dengan sifat dasar yang dimiliki masing-masing orang tersebut.</p>
<p>Mungkin tidak semua cenayang bisa diberikan &#8216;petunjuk&#8217; melalui penglihatan seperti yang penulis miliki. Namun, setidaknya bila kita mencoba menyelami pikiran bawah sadar, maka kita mungkin mendapatkan sinyal-sinyal, setidaknya sekalipun bukan berupa penampakan, tetapi berupa kesan khas dari hewan tertentu yang dapat dikonotasikan dengan sifat kepribadian kita.</p>
<p>Salah satu cara yang konon dimiliki oleh para wali songo adalah dengan melakukan meditasi atau kontemplasi singkat.  Ketika kita telah memasuki pikiran bawah sadar kita, kita mencoba melihat hewan apa yang terlintas dalam pikiran kita yang memiliki kedekatan dengan sifat yang dimiliki oleh kita. Misalnya, bila yang terlintas antara lain :</p>
<p>1. Burung elang, maka sifat yang biasanya dikonotasikan di sini adalah seorang yang tidak bisa tinggal diam dalam waktu lama di rumah, senang berpetualang dan mencari pengalaman baru, dan ia juga memiliki kepekaan intuisi yang tajam dalam menilai sesuatu peristiwa.</p>
<p>2. Onta, melambangkan sifat hewan yang hidup di gurun pasir yang memiliki banyak potensi dan kekuatan. Orang yang memiliki sifat ini biasanya tahan banting, kuat dan sabar serta memiliki rasa tanggungjawab yang tinggi terhadap keluarga dan orang yang dikasihinya.</p>
<p>3. Harimau, melambangkan sifat hewan yang keras. Orang yang memiliki lambang ini, biasanya lebih mendominasi dalam setiap pertemanan atau hubungan, suka semau-gue karena merasa memiliki banyak kelebihan, serta tidak segan-segan untuk menunjukkan jati diri sebagai seorang pemimpin.</p>
<p>4. Merak, melambangkan keanggunan dan dibalik keanggunan itu tersimpan kesombongan serta suka memandang rendah orang lain.</p>
<p>Masih banyak lagi yang lain, namun penulis berharapa pembaca yang ingin memiliki kemampuan &#8216;cenayang&#8217; ini harus benar-benar bisa meresapi dan memaknai simbol-simbol yang muncul secara bijak.</p>
<p>Caranya adalah:</p>
<p>1. Siapkan sebuah sapu tangan dan bentuk lah segitiga</p>
<p>2. Siapkan pensin yang telah dirajut</p>
<p>3. Letakkan pensil itu ke dalam lipatan sapu tangan tersebut</p>
<p>4. Lalu digulung pelan-pelan sampai ke ujungnya dan lipat kedua ujung sapu tangan tersebut</p>
<p>5. Dengan berdoa kepada Tuhan YME, sambil meniatkan bahwa atas izin Nya anda menempatkan saputangan tersebut ke jari kaki antara ibu jari dan jari sebelahnya. Lalu biarkan anda atau siapa yang anda inginkan kakinya dipasangkan sapu tangan itu untuk menyebutkan hewan apa yang terlintas atau dia ingin sebutkan sesuai dengan intuisinya</p>
<p>6. Lalu, setelah itu, keluarkan saputangan itu dari jepitan jari kaki dan cobalan menempatkan gulungan saputangan itu pelan-pelan diatas meja atau di tempat datar lainnya</p>
<p>7. Bukalah lipatan dan gulungan saputangan itu perlahan-lahan dari sudut runcing lipatan sampai kebagian yang lebih lebar. dengan gerakan dari atas ke bawah</p>
<p>8. Cobalah lihat jika pensil itu sekarang berada di luar sapu tangan tersebut, berarti nama hewan yang disebutkan tersebut adalah lambang atau simbol yang mewakili dari anda atau orang yang melakukan proses ini. Namun, adapula mereka yang harus melakukan proses ini berkali-kali sebelum mendapatkan hasil. Yang penting tidak mudah menyerah, dan jika sudah merasa capek, istirahat dulu.</p>
<p>Permainan ini sebenarnya cara yang cukup bijak dalam mengembangkan kemampuan pikiran bawah sadar melalui kekuatan intuisi. Dibutuhkan kesabaran dan keyakinan sekalipun gagal beberapa kali.  Ada pula yang baru sekali mencoba bisa. Yang terbaik adalah menganggap proses ini sebagai latihan khususnya bagi yang ingin eksplorasi pikiran bawah sadar khususnya kekuata intuisi.</p>
<p>Selamat mencoba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/">Cenayang 1: Melihat sifat &#8216;hewan&#8217; dalam diri kita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Mata Ketiga Mendapat Petunjuk Ilahi</title>
		<link>https://masterholistic.com/ketika-mata-ketiga-mendapat-petunjuk-ilahi/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/ketika-mata-ketiga-mendapat-petunjuk-ilahi/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2015 04:00:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2054</guid>
		<description><![CDATA[<p>Para pembaca artikel yang budiman, pada kesempatan ini penulis ingin berbagi mengenai keadaan atau kondisi mata ketiga (ajna) yang mendapatkan &#8216;pencerahan&#8217; atau petunjuk Ilahiah.  Kok aneh ya? Apa maksudnya? Cukup banyak orang yang mengaku telah &#8216;terbuka&#8217; mata ketiganya sehingga mereka bisa melihat makhluk astral (ghaib) di suatu tempat seperti jin, hantu, kuntilanak, genderuwo, penunggu rumah, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/ketika-mata-ketiga-mendapat-petunjuk-ilahi/">Ketika Mata Ketiga Mendapat Petunjuk Ilahi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/heaven-stairs.jpg"><img class="alignleft wp-image-2055" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/heaven-stairs-300x249.jpg" alt="heaven stairs" width="400" height="332" /></a>Para pembaca artikel yang budiman, pada kesempatan ini penulis ingin berbagi mengenai keadaan atau kondisi mata ketiga (ajna) yang mendapatkan &#8216;pencerahan&#8217; atau petunjuk Ilahiah.  Kok aneh ya? Apa maksudnya?</p>
<p>Cukup banyak orang yang mengaku telah &#8216;terbuka&#8217; mata ketiganya sehingga mereka bisa melihat makhluk astral (ghaib) di suatu tempat seperti jin, hantu, kuntilanak, genderuwo, penunggu rumah, dan sejenisnya.  Namun, berapa persen kah yang pernah melihat dimensi tinggi seperti alam malaikat dan alam para Ascended Masters (termasuk para enlightened human spirits / dewa) ?  Mungkin hanya sedikit sekali yang menjawab pernah dan itupun cukup banyak keraguan dalam diri orang tersebut untuk menjawab dengan pasti. Beda dengan mereka yang merasa pernah melihat alam rendah seperti golongan jin, hantu dan sebagainya, bukan ?</p>
<p>Hal ini lumrah terjadi karena beberapa faktor berikut:</p>
<ul>
<li>Sugesti dari pikiran bawah sadar yang sejak dari kecil ditanamkan oleh orang tua kepada anak-anaknya mengenai &#8216;dunia bawah&#8217; tersebut sehingga tercipta &#8216;anchor&#8217; yang pada saatnya akan memunculkan entitas ghaib golongan &#8216;bawah&#8217; juga (kondisi bagi mereka yang merasa bisa melihat namun ternyata &#8216;terhalusinasi&#8217;)</li>
<li>Dimensi yang diakses oleh para clairvoyance disibukkan dengan makhluk dunia bawah tersebut. karena mereka &#8216;memang&#8217; lebih mendominasi lingkungan yang sekarang didiami oleh manusia.  Dengan merosotnya keadaan/kondisi bathin dan kemungkaran dimana-mana, maka energi negatif yang tersebar di banyak tempat sampai dengan yang terdekat pada diri setiap orang memicu munculnya entitas ini.  Namun pola pemunculannya tidak selalu sama, dan umumnya mereka muncul saat vibrasi energi positif kita melemah dan mereka mendapatkan lebih banyak &#8216;nutrisi&#8217; untuk masuk ke dimensi kita.  Tak jarang terjadi &#8216;benturan&#8217; antar dimensi yang menyebabkan sebagian dari kita yang mengalami masalah.</li>
</ul>
<p>Sedangkan dimensi tinggi yang lebih banyak menyentuh alam malaikat dan ascended masters, lebih banyak &#8216;ditemukan&#8217; atau setidaknya &#8216;dirasakan&#8217;oleh mereka yang juga sering melatih olah spiritual dan praktek-praktek yang positif seperti sering memancarkan cinta kasih dan kasih sayang universal, dan senantiasa melatih diri dengan berbagai teknik pembersihan (purification) misalnya melalui meditasi, zikir, dan sebagainya.  Hal ini membuka secara telepatik hubungan antara dimensi manusia dan dimensi tinggi melalui jalur-jalur spiritual tubuh yang sudah tercerahkan termasuk melalui proses perputaran &#8216;roda&#8217; (chakra) ilahiah yang sempurna.</p>
<p>Ada beberapa sinyal atau &#8216;penampakan&#8217; dari dimensi tinggi yang bisa ditangkap oleh manusia, antara lain:</p>
<ul>
<li>melalui panca indera, misalnya melalui penglihatan (koordinasi harmonis mata ketiga dengan mata lahiriah) untuk dapat melihat entitas malaikat dan/atau ascended master; atau pendengaran (misalnya mendengarkan &#8216;suara&#8217; dimensi tinggi); atau rasa (misalnya tubuh yang diangkat oleh malaikat ke suatu tempat dan kemudian kembali dalam ke tempat semula lalu terasa nafas kita yang benar-benar baru saja mengalami perjalanan spiritual)</li>
<li>melalui penglihatan mata pada batu atau mustika yang kadang-kala menampakkan kebesaran Ilahiah, seperti lafadz atau simbol-simbol sakral</li>
<li>melalui pancaran yang dimunculkan seseorang yang telah mencapai pencerahan misalnya halo atau bisa berupa pancaran cahaya/ sinar yang berada di atas chakra mahkotanya. Biasanya hal ini terjadi ketika orang yang bersangkutan sedang memberikan nasihat atau uraian spiritual dan sinyal ini ditangkap oleh orang (yang memiliki kemampuan mata ketiga) juga saat melihat orang tersebut sedang berbicara.</li>
<li>dan lain-lain</li>
</ul>
<p>Beberapa poin di atas dipaparkan oleh penulis berdasarkan pengalaman dan pengamatan.  Mungkin tidak semua orang bisa memasuki dimensi ini namun setidaknya kita bisa berbagi.  Tujuan dari paparan ini adalah untuk mengajak kita semua bersama-sama meningkatkan spiritualitas kita dengan teknik yang kita miliki dan yakini.</p>
<p>Tuhan YME memberikan kepada makhluk ciptaan Nya berbagai kelebihan dan ketika kita secara spiritual terhubung dengan dimensi-dimensi itu maka saat itu seyogyanya kita mengucapkan puji syukur dan terimakasih karena Dia telah memberikan hikmah bagi hidup kita.  Ketika kita seringkali melihat alam/dimensi atau entitas bawah seperti jin, hantu, dan sebagainya, maka kita lebih perbanyak istighfar dan memohon ampunan karena mungkin kita kurang melatih atau memperbaiki spiritualitas kita dan kita bisa mengambil hikmah bahwa alam atau entitas itu memang ada sehingga perlu kita kembangkan kebajikan untuk kembali mencerahkan diri dan lingkungan kita.</p>
<p>Demikian pula ketika kita pernah walaupun satu atau dua kali diberikan penglihatan atas dimensi atas (malaikat dan ascended masters), maka kita wajib bersyukur karena kita bisa melihat sebuah dimensi positif yang mencerahkan kita secara spiritual. Kita dituntut untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta agar senantiasa memiliki aura positif dan bisa membantu sesama yang membutuhkan.</p>
<p>Menurut penulis, sering terjadi kerancuan dalam pemikiran sebagian orang terutama yang berkecimpung dalam dunia ghaib ketika mereka menggunakan bantuan atau memanfaatkan entitas dari alam bawah.  Mengapa?  Karena entitas tersebut pun sebenarnya tidak memiliki kemampuan penyembuhan yang sejati, bahkan tak jarang energi negatif yang mereka pancarkan memiliki vibrasi yang menjauhkan diri praktisi dan pasien mereka dari memperoleh pencerahan Ilahiah.</p>
<p>Dari artikel ini penulis hanya ingin mengingatkan kita semua untuk berpacu dalam kebaikan, meningkatkan welas asih dan kasih sayang kepada sesama, terus melakukan pembersihan diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan YME agar kita bisa hidup harmonis dan selaras dengan alam semesta dan kehenda Ilahi sehingga kita memperoleh keselamatan dunia akhirat. Amin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/ketika-mata-ketiga-mendapat-petunjuk-ilahi/">Ketika Mata Ketiga Mendapat Petunjuk Ilahi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/ketika-mata-ketiga-mendapat-petunjuk-ilahi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Spiritualitas terlihat dari warna Aura</title>
		<link>https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2015 15:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>
		<category><![CDATA[Prana Shakti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2044</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dalam artikel-artikel sebelumnya, telah cukup banyak dibahas mengenai aura. Sekilas saja, sederhananya yang kita namakan aura adalah warna dari chakra yang berputar di tubuh eterik kita.  Dari pengamatan penulis dari pandangan clairvoyance, sebenarnya yang terlihat di lapisan tubuh eterik, chakra-chakra tersebut berputar dan terlihat sebagaimana warna tubuh eterik itu sendiri, namun pancarannya tercermin pada &#8216;bodyline&#8217; [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/">Spiritualitas terlihat dari warna Aura</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/meditasi.jpg"><img class=" wp-image-2046 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/meditasi-300x199.jpg" alt="meditasi" width="428" height="284" /></a>Dalam artikel-artikel sebelumnya, telah cukup banyak dibahas mengenai aura. Sekilas saja, sederhananya yang kita namakan aura adalah warna dari chakra yang berputar di tubuh eterik kita.  Dari pengamatan penulis dari pandangan clairvoyance, sebenarnya yang terlihat di lapisan tubuh eterik, chakra-chakra tersebut berputar dan terlihat sebagaimana warna tubuh eterik itu sendiri, namun pancarannya tercermin pada &#8216;bodyline&#8217; kita yakni pada sekitar kepala, bahu, pundak dan lengan (saat kita melihat seorang subyek yang sedang duduk). Dengan kata lain, warna-warna aura lebih terlihat jelas di atas lapisan tubuh eterik yang berwarna putih.</p>
<p>Warna aura pada dasarnya ada tujuh, yakni merah (chakra dasar), jingga (chakra seks/ sakral), kuning (chakra pusar), hijau (chakra jantung), biru (chakra tenggorokan), ungu (chakra mata ketiga/ ajna), dan violet (chakra mahkota).  Dari tujuh chakra utama yang kita miliki, tiga chakra pertama (chakra bawah) yakni chakra dasar, seks dan pusar adalah chakra duniawi dimana pemilik chakra ini memiliki dominasi pada kehidupan duniawi atau lahiriah, energik, semangat, produktif, dan tak kenal lelah. Namun buruknya adalah mereka mudah sekali tergoda dengan semua kenikmatan dan permainan duniawi karena kecendrungan menggunakan kercerdasannya untuk memenuhi hasrat duniawi dengan cara apapun.  Sedangkan, chakra ke empat sampai ke tujuh (chakra jantung, tenggorok, mata ketiga dan mahkota) adalah chakra spiritual atau batiniah.  Orang yang dominan memiliki warna aura ini memiliki keseimbangan bathin yang lebih baik, termasuk kesadaran untuk berkembang bersama dengan yang lain melalui cinta kasih dan kasih sayang, idealis, intuitif, inovatif karena memiliki kreativitas atau daya hayal yang tinggi serta memiliki kesadaran spiritualitas yang lebih tinggi.  Sayangnya, kelemahan mereka adalah sensitif, keras kepala (karena memegang prinsip), kurang realitis dan mudah tertipu karena sifatnya yang memandang orang lain secara naif.</p>
<p>Eitt&#8230; tapi kita tidak bisa melihat semua orang hitam dan putih seperti uraian di atas, karena warna-warna aura itu ternyata berproses. Dari pengamatan penulis, memang tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar ketidakselarasan chakra terjadi akibat pikiran, ucapan dan perbuatan yang tidak selaras misalnya karena sering berbohong, menghabiskan sebagian besar waktu untuk memuaskan nafsu duniawinya, mencuri, dan sifat munafik. Hal ini berakibat pada perputaran chakra yang lebih cepat pada chakra-chakra bawah dibanding chakra-chakra atas.  Padaa gilirannya, setelah mengalami berbagai ujian, cobaan atau bahkan hukuman, mereka mulai insyaf, sadar dan mengurangi sifat dan perbuatan buruk mereka. Hal ini butuh waktu sehingga tidak jarang setelah insyaf, terus dibuat lagi dan seterusnya.</p>
<p>Yang memberikan mereka warna aura atas yang lebih dominan adalah perubahan sifat dan sikap termasuk pola pikirnya.  Sekalipun terlihat tidak &#8216;seagresif&#8217; pemilik aura berwarna merah, jingga dan kuning dalam mencari harta kekayaan, namun pemilik warna aura spiritual ini sebenarnya mendapatkan banyak kelancaran dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhannya.  Jika mereka sebelumnya sudah &#8216;on the track&#8217; dan memiliki kemampuan ekonomis yang tinggi, maka mereka akan memenuhi hasrat terdalam mereka untuk lebih berbagi kepada sesama. Namun, mereka yang sejak lama sudah terlibat dalam urusan spiritualisme, mereka biasanya akan menghadapi dua hal, yakni terus lanjut menjadi seorang yang tercerahkan, atau &#8216;jatuh kembali&#8217; karena sifat dan sikap arogansi dan pamer (riya). Sekalipun yang kedua ini bisa memiliki warna aura tinggi namun mereka tidak belum bisa mencapai spiritual enlightenment (pencerahan spiritual) dan warna aura merekapun terlihat lebih tipis dari mereka yang konsisten menjalankan kehidupan sebagai spiritualis sejati.</p>
<p>Penulis pernah menemukan seseorang pengusaha yang sebelum mendapatkan penyelarasan (abhiseka dan shaktipat) dari penulis memiliki warna aura dominan merah (melalu foto aura), dan ketika setelah mendapatkan penyelarasan spiritual kemudian ia menemukan warna-warna aura yang tertangkap kamera aura sudah terjadi perubahan menuju ke warna chakra atas (hijau, biru dan ungu).  Ia sempat kaget dan bertanya kepada salah seorang paranormal. Sayangnya si paranormal pun tidak memahami hakekat dari warna aura sehingga ia mengatakan bahwa orang itu akan menemukan kegagalan dalam usahanya karena warna merah (duniawi) nya sudah tidak terlihat lagi.  Apa benar begitu ?</p>
<p>Sebagai informasi bagi para pembaca, pendapat demikian sebenarnya tidaklah benar, karena sekalipun ia mengalami &#8216;pencerahan&#8217; dan memiliki warna aura tingkat atas, orang itu tidak serta merta akan bangkrut usahanya. Mengapa?  Karena ia mulai memasuki &#8216;dimensi&#8217; spiritualitas yang lebih baik, misalnya dengan lebih banyak berbagi kepada sesama. Jika dulu mungkin ia menggunakan 1001 akal untuk mendapatkan keuntungan bisnis (baik dan buruk dijalankan), namun dengan perubahan warna aura ini setidaknya ia telah memiliki kesadaran &#8216;kosmik&#8217; yang menuntunnya untuk lebih mencari yang lebih baik. Ingatlah hukum alam sendiri mengatakan bahwa semakin banyak dan ikhlas kita membantu orang lain dari segi material, maka lebih deras pula pemasukan kita.  Jadi, kesimpulan bahwa warna aura spiritual tidak membawa kebahagiaan dari segi materi ternyata tidak tepat.  Tetapi, jika mereka tidak menggunakan harta mereka dengan bijak, mudah tertipu dan sebagainya, tentu mereka akan mendapatkan kemerosotan dari segi materi.  Oleh sebab itu, kita perlu mencermati dengan lebih seksama setiap fenomena dan tidak bisa di generalisasi.</p>
<p>Di sisi lain, penulis juga pernah melihat beberapa orang yang secara spiritual memiliki atribut &#8216;spesial&#8217; dari warna-warna aura yang mereka pancarkan:</p>
<ul>
<li>ternyata tidak semua orang biasa itu warna aura spiritualnya lebih rendah daripada sebagian dari mereka yang dikenal banyak orang sebagai lama berkecimpung dalam dunia &#8216;agama&#8217;. Mohon maaf, penulis ingin menyampaikan bahwa dalam pandangan waskita, ternyata ada sebagian orang yang masuk dalam kelompok kedua yang tidak konsisten, tidak amanah dan munafik.  Sedangkan ada orang biasa, bahkan seorang ibu rumah tangga atau pekerja kelas bawah, mereka memiliki warna aura spiritual yang lebih tinggi.  Bahkan salah satu dari mereka yang belajar Prana Shakti dengan penulis, setelah mendapatkan abhiseka dan shaktipat, praktisi itu mencapai tataran spiritual yang tidak banyak diperoleh oleh orang lain termasuk orang dari kelompok kedua, yakni munculnya &#8216;halo&#8217; di atas chakra mahkotanya.  Namun, penulis tidak heran sebab penulis bisa &#8216;merasakan&#8217; dan &#8216;membaca&#8217; berbagai latihan spiritual yang selama ini ia lakukan sekalipun sederhana namun konsisten sehingga ia bisa memasuki kesadaran/pencerahan.</li>
<li>Ada beberapa orang lain yang, mohon maaf, bicaranya tinggi seolah-olah dia sudah bisa melakukan banyak hal, ternyata memiliki warna aura spiritual yang tidak sebanding dengan ucapannya. Bahkan kemampuan orang tersebut yang sempat menyombongkan diri di depan penulis dengan membuat &#8216;bola energi&#8217;, ternyata tidak membuat kundalininya bangkit menembus chakra mahkota. Ia kaget ketika penulis mengatakan hal itu sebab dari informasi yang ia peroleh dari banyak reiki master yang dikenalnya, ia mendapat pujian karena &#8216;katanya&#8217; api kundalininya sudah tembus chakra mahkota dan sangat &#8216;besar&#8217; &#8211; karena ia merasa tubuhnya panas dan &#8216;bisa&#8217; mengobati orang yang sakit (hmmm&#8230;) .  Namun, setelah ia mendapatkan penjelasan dari penulis, ia akhirnya menerima kenyataan bahwa yang ia rasakan itu bukanlah kenaikan kundalini yang sesungguhnya.</li>
</ul>
<p>Demikian artikel ini penulis sampaikan, semoga bisa memberikan kita pencerahan dan bijak memaknai warna-warna aura yang kita ketahui.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/">Spiritualitas terlihat dari warna Aura</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meneropong Kehidupan Lalu (Past Life)</title>
		<link>https://masterholistic.com/meneropong-kehidupan-lalu-past-life/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/meneropong-kehidupan-lalu-past-life/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2015 16:26:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2026</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bagi para petualang spiritual, misteri kehidupan masa lalu (past life) merupakan sebuah fenomena yang tidak asing lagi didengar.  Kehidupan lalu ini sulit dijelaskan dengan logika awam, namun memiliki beberapa &#8216;tanda&#8217; atau &#8216;pesan&#8217; yang dibawa oleh mereka yang meyakininya.  Ketika berbicara masalah Past Life tentunya tidak terlepas dari keyakinan dalam agama Hindu dan Buddha yang mengajarkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/meneropong-kehidupan-lalu-past-life/">Meneropong Kehidupan Lalu (Past Life)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/reinkarnasi.jpg"><img class=" wp-image-2027 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/reinkarnasi-300x248.jpg" alt="reinkarnasi" width="412" height="340" /></a>Bagi para petualang spiritual, misteri kehidupan masa lalu (past life) merupakan sebuah fenomena yang tidak asing lagi didengar.  Kehidupan lalu ini sulit dijelaskan dengan logika awam, namun memiliki beberapa &#8216;tanda&#8217; atau &#8216;pesan&#8217; yang dibawa oleh mereka yang meyakininya.  Ketika berbicara masalah Past Life tentunya tidak terlepas dari keyakinan dalam agama Hindu dan Buddha yang mengajarkan tentang reinkarnasi.</p>
<p>Sebelum meneruskan membaca artikel ini, penulis ingin menyampaikan kepada para pembaca, khususnya bagi yang tidak mempercayai Past Life ini mungkin bisa dijadikan referensi atau menambah wawasan semata.</p>
<p>Artikel ini tidak lagi membahas tentang konsep reinkarnasi karena sudah pernah ditulis pada artikel sebelumnya. Penulis hanya ingin menyampaikan pengalaman sahabat penulis sebut saja Mr. A yang memiliki kemampuan untuk melihat kehidupan masa lalu ini.  Berikut adalah sekilas informasi yang penulis dapatkan:</p>
<p>Menurut literatur mengenai Buddha Tibet, bahwa seseorang yang telah meninggal maka ruhnya akan melewati sebuah dimensi yang disebut Bardo sebelum ruh tersebut kembali menitis pada kehidupan berikutnya. Banyak sekali yang tidak &#8216;membawa&#8217; ingatan tentang kehidupan sebelumnya saat melewati dimensi ini. Hanya sedikit saja yang bisa membawa ingatan (memory) saat terlahir kembali. Oleh sebab itu sedikit pula yang secara alamiah bisa melihat &#8216;past life&#8217; nya.</p>
<p>Mr. A (ia sengaja meminta untuk tidak dituliskan namanya), sahabat saya ini kebetulan memiliki kemampuan alami untuk bisa menembus dimensi kehidupan lalu baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.  Ia pernah bercerita bahwa</p>
<ul>
<li>pada kehidupan sebelumnya, ia pernah terlahir di negara Amerika Serikat pada sekitar tahun 1940-1950 an, namun sayangnya yang ia hanya ingat dengan jelas adalah ketika ia berkendara menaiki mobil sedan dengan kap terbuka di jembatan Golden Gate yang terkenal itu. Saat itu yang ia lihat dan rasakan adalah saat kendaran yang ia kemudikan bersama rekan wanitanya bertabrakan dengan kendaraan lain.</li>
<li>Ia juga pernah melihat melalui mata ketiganya melalui proyeksi astral, bahwa ia pernah terlahir dua ribu tahun silam di sebuah hutan bersama para bhikku.  Namun ia tidak melanjutkan ceritanya karena dalam kehidupan sekarang ia memiliki keyakinan yang berbeda dengan waktu itu.</li>
<li>Mr. A ini juga pernah melakukan proyeksi astral melalui meditasi yang ia lakukan untuk melihat &#8216;past life&#8217; dari saudara kandungnya, seorang wanita.  Namun, anehnya pada kehidupan masa lalu saudaranya tersebut, ternyata saudaranya pernah terlahir sebagai laki-laki dan bertugas sebagai penglima di sebuah istana pada salah satu Dinasti di Tiongkok.</li>
<li>Di kesempatan lain, ia juga melihat bahwa saudara kandungnya memiliki &#8216;past life&#8217; di sebuah negara di Eropa, mungkin di Belanda, Denmark atau Swiss, dalam wujud seorang perempuan yang bekerja di dekat kincir angin.</li>
</ul>
<p>Namun sayang sekali, sahabat saya itu tidak banyak menceritakan apa yang dilihatnya karena ia sempat merasakan bahwa ia hanya ingin melihat sekilas identitas baik dirinya maupun saudaranya tersebut.  Ia juga mengatakan bahwa ketika ia selesai melakukan proyeksi astral tersebut, ia merasa sangat lelah. Oleh sebab itu, ia tidak serta merta mau membantu semua orang untuk melihat tentang masa lalunya.</p>
<p>Penulis juga sempat bertanya apakah ada ciri-ciri, tanda atau pesan yang dibawa dalam kehidupan sekarang dari dirinya sendiri dan saudaranya tersebut.  Ia menjelaskan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Dirinya sendiri merasa tidak mendapatkan kesulitan untuk menguasai Bahasa Inggris pada usia yang sangat muda dan setiap kali ia melamar bekerja di perusahaan asing yang dimiliki orang Amerika dan Eropa, ia selalu saja diterima bekerja dengan mudah.  Di samping itu, ia juga sejak usia sangat remaja sudah menguasai bahasa filosofis seperti yang ditemukan dalam kitab suci Dhammapada. Bahkan ia memiliki pengalaman spiritual tersendiri untuk itu tapi sayangnya sahabat saya itu tidak ingin menjelaskannya lebih lanjut.</li>
<li>Terhadap saudaranya, ia melihat beberapa ciri atau tanda yang masih dibawa pada kehidupan sekarang, misalnya jiwa kepemimpinan dan mengayomi walaupun ia seorang perempuan tetapi masih membawa sifat sebagai seorang pemimpin (sifat bawaan saat ia dulu terlahir sebagai seorang panglima di sebuah dinasti di Tiongkok).  <span style="line-height: 1.5;">Di sisi lain, menurutnya, saudara perempuannya itu juga rajin dengan berbagai ketrampilan wanita seperti memasak dan lain-lain (sifat bawaan dari saat ia dahulu terlahir sebagai seorang wanita desa yang rajin bekerja di sebuah daerah di Eropa).</span></li>
</ul>
<p>Sekalipun bagi pembaca yang tidak mempercayai adanya reinkarnasi dan &#8216;past life&#8217; ini, namun bagi sementara orang proses ini mengandung makna filosofis tertentu yang dapat meningkatkan kualitas spiritual atau bahkan langkah penting menuju pada pencerahan spiritual (enlightment).  Penulis mencatat beberapa pesan moral dari sahabat penulis tersebut yang kurang lebih intinya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Dalam kehidupan kita ini, seyogyanya kita senantiasa saling menghormati dan menghargai tanpa membedakan jenis kelamin dan status. Bisa saja pada kehidupan lalu seorang wanita yang terlahir sekarang, pada kehidupan lalu merupana &#8216;ibu&#8217; nya, &#8216;anak&#8217;nya, &#8216;kekasih&#8217;nya atau apa saja. Sehingga penghargaan terhadap seorang wanita menjadi hal yang penting.</li>
<li>Perjumpaan kita dengan orang lain mungkin saja merupakan proses karma (sebab akibat) sehingga orang tersebut &#8216;berjodoh&#8217; untuk bisa bertemu dengan kita.  Untuk itu, setiap kekerasan, pelecehan atau perbuatan tidak menyenangkan tidak boleh terjadi sebab mungkin saja dalam proses reinkarnasi ini ada beberapa &#8216;hutang karma&#8217; yang harus diselesaikan dengan cara perbuatan baik.</li>
<li>Kejadian yang menimpa kita saat ini bisa sajat merupakan hasil atau buah karma dari kehidupan sebelumnya. Termasuk bila mengalami berbagai peristiwa baik kecelakaan, kemalangan, dan sebagainya.  Oleh sebab itu, dengan mempelajari kondisi &#8216;past-life&#8217; tersebut, dapat dipetik pelajaran untuk bisa menerima dengan ikhlas dan berusaha untuk tetap tabah karena ada harapan peristiwa ini tidak membuahkan hal buruk lainnya di kehidupan berikutnya.</li>
<li>Dengan meningkatkan sikap mental atau moralitas yang baik, maka diharapkan pada siklus kelahiran berikutnya, akan terlahir dalam keadaan atau keluarga yang lebih baik dan mencapai perkembangan spiritual yang lebih tinggi.</li>
</ul>
<p>Penulis sendiri kagum dengan berbagai konsep atau falsafah yang dipaparkan ini, namun bagaimanapun juga penulis meyakini bahwa semua orang memiliki keyakinan yang berbeda-beda dan tidak dapat dipaksa untuk meyakini sebuah ajaran atau doktrin tertentu.  Adalah hal yang bijak menambah wawasan tapi tidak mencampuradukkan dengan agama atau keyakinan yang dianut sehingga tidak menjadi orang yang bimbang.  Menurut penulis, adakalanya dalam perkembangan mental spiritual, kita tidak bisa menutup mata dan kita juga perlu menjaga keselarasan dan keharmonisan antar penganut agama atau keyakinan sehingga terhindar dari persepsi buruk dan perbuatan yang tidak memberdayakan diri.</p>
<p>Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi kita semua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/meneropong-kehidupan-lalu-past-life/">Meneropong Kehidupan Lalu (Past Life)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/meneropong-kehidupan-lalu-past-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membesarkan anak Indigo</title>
		<link>https://masterholistic.com/membesarkan-anak-indigo/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/membesarkan-anak-indigo/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2015 17:00:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=1973</guid>
		<description><![CDATA[<p>Anak indigo adalah seorang anak yang memiliki kemampuan ESP (Extra Sensory Perception) atau indera ke enam (sixth sense)  yang melebihi kebanyakan anak-anak lainnya. Namun, di balik keistimewaan anak indigo, ternyata tidak mudah untuk merawat atau membesarkannya sebagaimana anak-anak lain pada umumnya. Seorang anak indigo, dari pengamatan penulis, biasanya memiliki atribut sebagai berikut: Secara fisik anak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/membesarkan-anak-indigo/">Membesarkan anak Indigo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/indigo.jpg"><img class=" size-medium wp-image-1974 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/indigo-300x200.jpg" alt="indigo" width="300" height="200" /></a>Anak indigo adalah seorang anak yang memiliki kemampuan ESP (Extra Sensory Perception) atau indera ke enam (sixth sense)  yang melebihi kebanyakan anak-anak lainnya. Namun, di balik keistimewaan anak indigo, ternyata tidak mudah untuk merawat atau membesarkannya sebagaimana anak-anak lain pada umumnya. Seorang anak indigo, dari pengamatan penulis, biasanya memiliki atribut sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Secara fisik anak indigo memiliki lingkar kepala yang rata-rata lebih besar daripada anak-anak pada umumnya dan sorot mata yang lebih tajam bahkan seolah-olah sorot matanya &#8216;tidak terbatas&#8217;.  Hal ini dikarenakan anak Indigo memang memiliki kecerdasan yang lebih tinggi. Biasanya IQ di atas 130.</li>
<li>Anak Indigo seakan-akan terlahir dengan membawa pesan atau misi khusus dari Sang Pencipta, dimana mereka sejak kecil terlihat sudah memiliki prinsip dalam hidup mereka sehingga terkesan keras kepala dan sering membangkang kepada orang tua.  Sebenarnya masalah sering membantah atau membangkang perintah orang tua adalah hal lumrah yang terjadi karena anak sebenarnya adalah cerminan dari orang tua mereka. Tanpa disadari orang tua selalu memberikan &#8216;instruksi&#8217; alias bahasa bernada perintah dan melarang kepada anak-anak sehingga anak-anakpun menjadi terbiasa dan menganggap merekapun harus melakukan hal yang sama yakni berbicara kasar dan membantah omongan orang tuanya.  Mengapa mereka berbuat demikian?  Kembali pada sifat dasar manusia yakni ingin dipahami tetapi tidak ingin ditekan karena intonasi suara dan kata-kata yang keluar dari mulut orang tua berakibat pada tekanan mental atau psikologis pada anak.</li>
<li>Biasanya anak Indigo memiliki beberapa kesamaan dengan salah satu dari orang tua mereka atau kakek/ nenek mereka entah itu cara berbicara, cara berjalan, cara menyikapi sesuatu dan sebagainya.  Kemampuan &#8216;astral&#8217; yang dimiliki merekapun biasanya memiliki hubungan garis lurus dengan orang tuanya. Hal ini mungkin tidak disadari bahkan oleh orang tua itu sendiri.  Namun, akan lebih terlihat ketika hubungan orang tua (ayah atau ibu) yang mana yang lebih dekat atau dominan dengan si anak. Biasanya anak indigo akan &#8216;berteman&#8217; dengan mereka yang memiliki &#8216;vibrasi&#8217; yang sama.</li>
<li>Dalam lingkungan pergaulan, anak indigo sama seperti anak lain, ada yang mudah bergaul dan adapula yang tertutup. <em>Namun ketika mereka mulai menangkap sinyal yang berbeda antara apa yang mereka lihat dan cermati terhadap fenomena keseharian mereka yang berbeda dengan apa yang diterima oleh kebanyakan anak lainnya</em>, maka hal ini memungkinkan anak indigo itu menjadi kurang bergaul.</li>
<li>Anak Indigo membutuhkan pendekatan &#8216;kesetaraan&#8217; atau &#8216;pertemanan&#8217;, bukan pendekatan otoriter.   Mereka akan sangat senang dan nyaman ketika orang tuanya bisa menempatkan diri mereka sama dengan cara pandang atau keinginan si anak.   Sikap orang tua yang &#8216;satu arah&#8217; atau otoriter tidak bisa diterima oleh mereka, bahkan mereka tidak segan-segan untuk melawan atau membantah.</li>
<li>Dengan kemampuannya, seorang anak Indigo mampu melihat apa yang akan terjadi namun hal ini jika tidak berkembang dengan sempurna bersamaan dengan kecerdasannya dalam melakukan observasi dan analisa, maka akan muncul kesan bahwa ia hanya tahu apa yang akan terjadi tapi tidak &#8216;ngeh&#8217; dengan berbagai kapasitas/ bobot, perilaku dan/atau proses dari peristiwa yang akan terjadi tersebut.</li>
<li>Ada beberapa anak indigo yang saat masih kecil mungkin memiliki masalah dengan kesehatan, namun anehnya mereka seolah-olah memiliki kemampuan mengetahui solusi atau melakukan self-healing atas gangguan kesehatannya tersebut.  Hal ini mungkin sangat jarang diketahui oleh para orang tua namun biasanya si anak mungkin suatu ketika akan bercerita bagaimana hal itu bisa terjadi.</li>
<li>Seorang anak indigo yang memiliki kemampuan melihat makhluk astral sebenarnya bukan penakut, sehingga ia akan melihat seperti apa adanya karena ia memiliki keberanian lebih untuk menghadapinya.  Mungkin pada awalnya dia juga agak &#8216;keder&#8217; atau takut, namun hanya sementara.</li>
</ul>
<p>Dengan mengetahui berbagai karakteristik atau atribut di atas, maka orang tua selayaknya mengetahui apa yang harus diperbuat. Berikut adalah beberapa saran bagi orang tua dari anak indigo:</p>
<ol>
<li>Membesarkan anak Indigo melalui pendekatan komunikatif, bukan otoriter.</li>
<li>Memberikan penjelasan atas pertanyaan mereka apa adanya, tidak berbohong karena anak indigo memiliki kecerdasan yang cukup tinggi untuk mengetahui kebohongan orang tuanya,  Ketika ia mengerti kebohongan itu sering diutarakan kepada mereka, maka mereka adalah pembelajar yang cepat untuk meniru (berbohong).</li>
<li>Berikanlah mereka pemahaman bukan sekedar &#8216;kulit&#8217; luar dari suatu masalah dengan kemampuan bahasa yang mereka pahami tentunya.</li>
<li>Orang tua tidak perlu cemas dan menunjukkan kecemasan mereka terhadap kelebihan si anak. Jadi ia memang memiliki kepekaan (bahkan bisa dikatakan acutely sensitive) untuk dapat melihat kejadian yang akan datang atau dalam beberapa hal, makhluk astral.</li>
<li>Senantiasa tanamkan sikap perilaku yang baik, etis, santun dan sebagainya agar perkembangan anak Indigo tersebut baik.  Jika tidak diarahkan dengan ucapan dan contoh perilaku, maka tidak mustahil kelak mereka menjadi sosok keras kepala dan pembangkang.</li>
<li>Sekalipun mereka senang bergaul dengan sesamanya, namun orang tua perlu mengajak mereka melihat dunia luar (lingkungan yang berbeda) agar mereka bisa hidup harmonis bersama orang lain kelak.</li>
</ol>
<p>Demikianlah beberapa tips bagi orang tua yang memiliki anak Indigo.  Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/membesarkan-anak-indigo/">Membesarkan anak Indigo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/membesarkan-anak-indigo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahagianya menjadi Praktisi Esoterik !</title>
		<link>https://masterholistic.com/bahagianya-menjadi-praktisi-esoterik/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/bahagianya-menjadi-praktisi-esoterik/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2015 19:22:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>
		<category><![CDATA[Prana Shakti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=1906</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kali ini penulis ingin berbagi cerita tentang para praktisi keilmuan esoterik baik Prana Shakti maupun Reiki yang pernah mengikuti pelatihan dengan penulis. Adalah sebuah kehormatan bagi penulis masih bisa memberikan sedikit pengetahuan dan berbagi pengalaman dengan para praktisi tersebut. Terlebih setelah penulis melihat banyak sekali yang memiliki kemampuan lebih yang menurut penulis merupakan &#8216;gift&#8217; dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/bahagianya-menjadi-praktisi-esoterik/">Bahagianya menjadi Praktisi Esoterik !</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/06/Copy-of-P4250917.jpg"><img class=" size-medium wp-image-844 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/06/Copy-of-P4250917-300x225.jpg" alt="Kunci Pembuka Ilmu" width="300" height="225" /></a>Kali ini penulis ingin berbagi cerita tentang para praktisi keilmuan esoterik baik Prana Shakti maupun Reiki yang pernah mengikuti pelatihan dengan penulis. Adalah sebuah kehormatan bagi penulis masih bisa memberikan sedikit pengetahuan dan berbagi pengalaman dengan para praktisi tersebut. Terlebih setelah penulis melihat banyak sekali yang memiliki kemampuan lebih yang menurut penulis merupakan &#8216;gift&#8217; dari Tuhan YME dan khususnya telah memasuki transformasi menuju pencerahan (enlightenment) secara keilmuan energi semesta bahkan spiritual atas izin Nya.</p>
<p>Dari ribuan peserta pelatihan Prana Shakti dan Reiki (Kundalini dan VTR), yang penulis sebut saja Praktisi Esoterik,  yang pernah mengikuti pelatihan baik di kelas publik maupun privat, (mulai dari usia 15 tahunan sampai dengan 80 tahun dan dari berbagai latar belakang mulai dari awam, guru/dosen, dokter, pengacara, insinyur, akuntan, psikiater, psikolog, tentara, akupunkturis, herbalis, karyawan/wati, pimpinan perusahaan sampai dengan para praktisi tenaga dalam dan dunia spiritual)  memang merupakan orang-orang yang memiliki vibrasi energi positif sejak sebelum mengikuti pelatihan karena mereka memiliki keinginan kuat untuk membantu sesama terutama dalam bidang terapi (holistic healing) menggunakan energi penyembuhan Ilahiah dan keinginan untuk melakukan spiritual transformation, menuju kultivasi kesadaran semesta yang bersifat universal.</p>
<p>Bagi penulis, semua pertemuan termasuk dalam pelatihan keilmuan esoterik ini merupakan &#8220;jodoh&#8221; dan puji syukur kepada Tuhan YME, sejak tahun 2004 sampai sekarang penulis beserta semua rekan praktisi pada unit pelatihan yang saya pimpin, telah bersama-sama berkontribusi bagi perkembangan terapi holistik bagi bangsa kita, bahkan beberapa di antaranya bermukim dan membantu keluarga dan teman-teman mereka di luar negeri seperti Singapura, Korea Selatan, Perancis, dan Amerika Serikat.  Penulis atas nama Master Holistic Center, mengucapkan terimakasih dan semoga kita semua senantiasa bisa meningkatkan kontribusi kepada sesama bahkan dapat mengembangkan cinta kasih dan kasih sayang universal bagi semua makhluk ciptaan Tuhan YME.</p>
<p>Dari pengamatan penulis selaku Master Esoterik dan Holistic Healing, segala awal bermula dari niat atau keinginan. Ada yang pada mulanya ingin sembuh dari berbagai gangguan seperti penyakit dan  energi negatif, adapula yang ingin membantu keluarga atau sesama, bahkan adapula yang ingin memproteksi diri dari berbagai &#8220;psychic attack&#8221; dan mengembangkan bakat mengajarkan kembali keilmuan esoterik kepada orang lain.  Penulis merasa sangat berterimakasih dan bersyukur karena semua praktisi memiliki motivasi yang kuat dan semoga semua yang telah kita pelajari dan amalkan dapat memberikan nilai tambah dan karma baik bagi kita semua. Semua upaya yang kita lakukan untuk membantu sesama merupakan karunia dari Sang Pencipta, dan kesembuhan itu sendiri bukanlah karena kemampuan kita tetapi karena kita mendapat Izin dari Tuhan YME dan &#8216;berjodoh&#8217; dengan para pasien.</p>
<p>Penulis menemukan bahwa para praktisi yang setelah mendapatkan penyelarasan baik makrokosmos maupun mikrokosmos dari keilmuan esoterik dan mendapatkan pemahaman yang baik selama sesi pelatihan, yang secara umumnya berlangsung dalam beberapa jam saja bisa mencapai tingkatan pemahaman yang lebih tinggi atas hakekat keilmuan esoterik dan pencapaian kesadaran energi semesta yang baik sehingga mereka langsung bisa mempraktekkan terapi energi langsung di tempat pelatihan dan juga setelah kembali ke lingkungan masing-masing.  Mungkin dalam artikel ini penulis tidak bisa menuliskan pencapaian kemampuan yang bersifat metafisis dari setiap praktisi, namun biasanya diberikan pada forum tanya jawab dan berbagi (sharing) pengalaman.</p>
<p>Penulis berharap akan lebih banyak lagi orang yang ingin mengembangkan potensi dalam bidang holistic healing dan spiritualitas ini. Semua pelatihan yang diberikan oleh penulis bisa diikuti oleh semua kalangan dan keyakinan karena bersifat universal.  Untuk mengikuti Pelatihan Prana Shakti Meditation dan Reiki (Kundalini dan VTR) sampai tingkat Master, para pembaca dapat menghubungi penulis langsung di 0815 357 0 966.  Pelatihan yang sekarang diadakan oleh penulis untuk sementara ini bersifat privat atau kelompok saja dan sesuai dengan kesepakatan (appointment),</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/bahagianya-menjadi-praktisi-esoterik/">Bahagianya menjadi Praktisi Esoterik !</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/bahagianya-menjadi-praktisi-esoterik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
