<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Master Holistic &#187; Esoterik</title>
	<atom:link href="https://masterholistic.com/category/esoterik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://masterholistic.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 08:06:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Reinkarnasi antara Hypnotherapy &amp; Meditasi</title>
		<link>https://masterholistic.com/reinkarnasi-antara-hypnotherapy-dan-meditasi/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/reinkarnasi-antara-hypnotherapy-dan-meditasi/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2016 18:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2524</guid>
		<description><![CDATA[<p>Reinkarnasi bukan merupakan konsep baru. Istilah ini sudah sangat familiar ribuan tahun lalu terutama bagi mereka yang menganut keyakinan terhadap hukum karma (sebab-akibat). Sehingga bisa dikatakan bahwa istilah reinkarnasi dan hukum karma tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Bagaimana keyakinan tersebut bisa dijelaskan?  Apakah pemahaman reinkarnasi dapat diperoleh seseorang pada zaman sekarang untuk menelusuri [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/reinkarnasi-antara-hypnotherapy-dan-meditasi/">Reinkarnasi antara Hypnotherapy &#038; Meditasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/12/reinkarnasi.jpg"><img class=" wp-image-2525 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/12/reinkarnasi.jpg" alt="reinkarnasi" width="762" height="508" /></a>Reinkarnasi bukan merupakan konsep baru. Istilah ini sudah sangat familiar ribuan tahun lalu terutama bagi mereka yang menganut keyakinan terhadap hukum karma (sebab-akibat). Sehingga bisa dikatakan bahwa istilah reinkarnasi dan hukum karma tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Bagaimana keyakinan tersebut bisa dijelaskan?  Apakah pemahaman reinkarnasi dapat diperoleh seseorang pada zaman sekarang untuk menelusuri jati diri atau masalah kehidupannya dengan kejadian di masa lalunya (past life)?   Lalu, apakah ada kaitannya dengan meditasi?  Berikut penulis mencoba menguraikannya dalam kacamata pribadi.</p>
<p>Dalam keilmuan psikologi atau dalam dunia hypnotherapy, kita mengenal adanya akar masalah atau penyebab dari suatu masalah yang membuat seseorang menderita gangguan psikologis, yang sebagian besar konon tidak terjawab hanya dengan analisa medis. Pendekatan spiritual ternyata banyak membantu, misalnya menelusuri akar masalah sampai periode awal kehidupan orang tersebut, bahkan sebagian besar mencoba masuk ke dalam kehidupan masa lalu (past life) mereka. Untuk bisa melakukannya, biasanya seseorang mencari seorang hypnotherapist agar bisa dibimbing memasuki kondisi trance yang sangat dalam agar bisa melihat apa dan siapa mereka pada kehidupan lalunya sehingga diharapkan bisa mengatasi masalah yang muncul. Di sisi lain adapula yang percaya bahwa untuk mengetahui past life, maka meditasi merupakan jalan yang termudah.</p>
<p>Marilah kita pahami terlebih dahulu, bahwa dalam pendekatan ilmu psikologi positif, misalnya dalam Brief Therapy, seorang hypnotherapist tidak diminta untuk melakukan past life regression kepada kliennya, melainkan hanya merubah mindset atau persepsinya atas peristiwa atau gangguan yang dialaminya. Dengan kata lain, tidak perlu bersusah payah membongkar atau mencari-cari akar masalah karena peristiwanya telah terjadi, tak bisa diperbaiki atau diulangi, di samping itu, peristiwa berikutnya dalam kehidupan klien yang banyak diwarnai oleh berbagai kejadian baik karena faktor keluarga, agama, keyakinan, lingkungan, dan sebagainya (disebut Coloured Glass), akan sangat mempengaruhi persepsi klien itu sendiri. Sehingga akar masalah semula belum tentu menjadi faktor dominan yang menyebabkan gangguan psikologis si klien tersebut.</p>
<p>Well, sekarang kita dalami tentang meditasi itu sendiri. Apakah meditasi bisa membantu bahkan penting kita lakukan dalam proses penyembuhan gangguan psikologis?  Jawabnya YA. Terlepas dari keinginan untuk melakukan past life regression atau tidak, tinggal kita saja menyesuaikan dengan keyakinan klien. Jika mereka meyakini past life, atau hanya pada saat proses kehidupan sekarang saja, meditasi tetap memberikan banyak manfaat. Keyakinan itu sendiri adalah kunci utama kesembuhan. Treatment yang keliru akan menyebabkan gagalnya terapi.  Meditasi bila dipahami sebagai sebuah teknik relaksasi baik &#8220;still meditation&#8221; maupun &#8220;moving meditation&#8221;, pada dasarnya tidak berbeda dengan teknik relaksasi dalam hypnoterapy. Yang membedakan adalah cara atau metode untuk membuat relaksasi syaraf klien.</p>
<p>Past Life itu sendiri merupakan sebuah kondisi atau gambaran mental yang menjadi referensi pikiran bawah sadar khususnya pada orang-orang yang meyakininya atau yang lebih dominan bersifat spiritualitas. Kondisi kehidupan lalu (Past Life) dalam sudut pandang agama-agama besar di India, meyakini bahwa sifat, karakter, kehidupan, kesehatan, talenta, kebiasaan, perilaku dan sebagainya memiliki &#8216;warisan&#8217; dari kehidupan masa lalu seseorang. Misalnya, seseorang yang mampu menguasai bahasa asing walau baru balita, tanpa intervensi orang tua dan lain-lain secara intense, adalah tanda bahwa ia memiliki kaitan dengan kehidupan masa lalunya, mungkin dulu ia adalah orang barat jika ia fasih bahasa Inggris, mungkin ia orang Jepang karena baru saja bisa berbicara, anak itu sudah bisa bercakap-cakap dalam bahasa Jepang, dan sebagainya.  Dalam hal sifat dan perilaku, kadangkala  ketidakharmonisan antar saudara kandung memiliki referensi dengan kondisi masa lalu mereka. Misalnya, dalam kehidupan lalunya mereka adalah musuh. Memang menarik ya bila bisa kita terawangi Past Life kita masing-masing.</p>
<p>Untuk melakukan proses &#8216;terawangan&#8217; ini, banyak orang menggunakan teknik meditasi. Dalam proses ini pada dasarnya orang tersebut telah memiliki peta mental tentang kejadian-kejadian yang ia hadapi. Dalam keyakinan Buddha Tibet, misalnya, setelah kematian, seseorang akan melewati alam Bardo dimana banyak memori kehidupan yang akan dibawanya, sedikit atau banyak, tergantung proses &#8216;pencucian&#8217; di alam tersebut. Sehingga ada orang yang banyak bisa menceritakan past lifenya, ada yang sedikit bahkan ada yang tidak pernah ingat. Banyak yang terakhir disebut ini dialami. Ketika pemahaman atas proses hukum karma tertanam dalam pikiran bawah sadar, ada korelasi dengan pencitraan (imaging) bahwa hidup adalah sebuah proses yang tidak terputus maka proses kelahiran dan kematian adalah sebuah hal yang logis.  Pola pikir seperti ini mempercepat proses seseorang menerawang past life nya dengan teknik meditasi.  Meditasi tidak berada pada gelombang otak beta, melainkan pada gelombang Alpha. Bahkan untuk mendapat hasil optimal proses penerawangan seseorang perlu masuk ke dalam kondisi gelombang theta.</p>
<p>Ada satu tujuan penting dari pemahaman atas reinkarnasi, yakni menumbuhkan kesadaran. Kesadaran (awareness) bahwa dalam kehidupan sekarang, &#8220;buah&#8221; dari perbuatan, bisa saja diakibatkan oleh &#8220;benih&#8221; yang ditanam dahulu. Proses sebab dan akibat ini melibatkan 3 unsur penting, yakni pikiran, ucapan dan perbuatan yang masing-masing memiliki karmanya sendiri-sendiri. Unsur kedua adalah bahwa semua makhluk hidup tidak berdiri sendiri. Manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, kehidupan di alam &#8216;ghaib&#8217; sampai planet yang kita tinggali ini memiliki hubungan dekat dan berpengaruh dalam proses reinkarnasi baik langsung maupun tidak langsung, sehingga kita tidak boleh bertindak &#8216;semau gue&#8217; jika ingin ekosistem ini terjaga, termasuk secara mikrokosmos, adalah kondisi kehidupan kita sendiri yang kita alami sekarang.</p>
<p>Semoga artikel ini menambah wawasan dan pencerahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/reinkarnasi-antara-hypnotherapy-dan-meditasi/">Reinkarnasi antara Hypnotherapy &#038; Meditasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/reinkarnasi-antara-hypnotherapy-dan-meditasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Membakar&#8221; Energi Negatif</title>
		<link>https://masterholistic.com/membakar-energi-negatif/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/membakar-energi-negatif/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2016 16:11:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Prana Shakti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2381</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kali ini penulis ingin berbagi pengetahuan mengenai energi negatif sebagai upaya membersihkan diri dari gangguan yang tidak terlihat (kasat mata), baik yang bersumber dari luar maupun dari alam semesta.  Sedikit berbicara masalah yang berbau mistik atau klenik, mungkin negara kita adalah salah satu yang memiliki khazanah per &#8216;klenik&#8217; an yang kaya.  Namun, sayangnya banyak yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/membakar-energi-negatif/">&#8220;Membakar&#8221; Energi Negatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/05/membakar-energi-negatif.jpg"><img class="alignleft wp-image-2382" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/05/membakar-energi-negatif.jpg" alt="membakar energi negatif" width="504" height="314" /></a>Kali ini penulis ingin berbagi pengetahuan mengenai energi negatif sebagai upaya membersihkan diri dari gangguan yang tidak terlihat (kasat mata), baik yang bersumber dari luar maupun dari alam semesta.  Sedikit berbicara masalah yang berbau mistik atau klenik, mungkin negara kita adalah salah satu yang memiliki khazanah per &#8216;klenik&#8217; an yang kaya.  Namun, sayangnya banyak yang masih menggunakannya untuk menyerang orang lain, misal santet, guna-guna, teluh, tuju, doti, dan sebagainya.</p>
<p>Sebelum lebih lanjut, penulis ingin menjelaskan bahwa penulis bukan seorang paranormal dan tidak pernah belajar berbagai ilmu klenik. Penulis akan membahas proses pembersihan dari sisi esoterik berupa energi tubuh yang dikaitkan dengan energi alam semesta. Jadi tidak ada kata-kata jin, tuyul, dan sebagainya. Kalaupun penulis pernah menyinggung atau membahas beberapa istilah &#8216;klenik&#8217; itu karena penulis mendapatkan petunjuk dari Sang Pencipta untuk melihat entitas tersebut, dan itupun bukan atas kemampuan penulis, melainkan atas izin Tuhan YME.</p>
<p>Dalam menangani beberapa kasus saat membantu pasien sembuh dari beragam penyakitnya, memang tidak bisa dipungkiri ada beberapa gangguan yang tidak bisa disembuhkan secara medis, karena menyangkut timbulnya blok-blok energi pada tubuh karena faktor X, misalnya ilmu santet, doti, dan sebagainya. Adapula karena gangguan perewangan yang membuat seseorang memiliki perubahan sikap termasuk tidak pernah mau sholat, dan &#8216;berbicara&#8217; dengan sesuatu pada saat-saat tertentu.  Di sisi lain, ketidaktahuan kita sebagai manusia seringkali mengakibatkan kita secara tidak sengaja &#8220;membentur&#8221; dimensi entitas ghaib tersebut yang pada akhirnya mengakibatkan kita menderita gangguan mulai dari jatuh terhuyung-huyung dan kesulitan bernafas, kaki &#8216;tertancap&#8217; tidak bisa digerakkan walaupun sudah dilakukan berbagai terapi, dan sebagainya.</p>
<p>Dalam artikel ini penulis yang juga praktisi penyembuhan Ilahiah dan holistic healing, tidak bermaksud membuka praktek paranormal, tetapi hanya ingin berbagi kepada para pembaca bahwa sebagai makhluk yang paling sempurna ciptaan Tuhan YME, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk memperkuat pertahanan diri kita terhadap berbagai gangguan seperti disebut di atas, di antaranya adalah:</p>
<ol>
<li>Meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Zat yang Maha Tinggi, Sang Pencipta langit dan bumi, Tuhan YME, melalui ibadah. Bagi umat Islam, dapat dilakukan dengan sholat, puasa dan berdzikir sesuai tuntunan agama. Agama lain juga memiliki ritual keagamaan masing-masing.</li>
<li>Meningkatkan vibrasi energi Ilahiah melalui meditasi, penyelarasan energi makrokosmos dan mikrokosmos agar tubuh senantiasa selaras dengan alam semesta. Keselarasan adalah kunci keseimbangan dan keharmonisan, sehingga tidak ada unsur yang overdosis dan mengakibatkan gangguan kesehatan jasmani maupun rohani</li>
<li>Membiasakan pola hidup sehat, seperti berolahraga, makan dan minum yang sehat, serta menjaga kualitas hubungan dengan sesama.</li>
<li>Menjauhkan diri dari permusuhan, menjauhi konflik yang mengakibatkan lemahnya tubuh energi akibat kebencian, amarah, ketakutan, dan sebagainya karena mereka mengandung banyak muatan emosi negatif.</li>
<li>Menghindari hal-hal yang tidak perlu yang dominan mengandung energi negatif, kecuali memang diperlukan. Misalnya banyak berinteraksi dengan dunia hiburan malam yang banyak mengandung hawa / energi negatif, tempat-tempat angker seperti kuburan, gua-gua dan sebagainya.  Semakin sering kita berhubungan dengan tempat-tempat tersebut, biasanya akan mempengaruhi energi tubuh kita, dimana energi negatif akan perlahan-lahan mendominasi energi positif pada tubuh kita sehingga kita jatuh sakit bahkan mengalami kerasukan.</li>
</ol>
<p>Bagi seorang meditator seperti praktisi Reiki kundalini dan Prana Shakti, peningkatan vibrasi energi positif dapat :</p>
<ol>
<li>Menyelaraskan kembali pola energi tubuh</li>
<li>&#8220;Membakar&#8221; energi negatif termasuk rekaman trauma dan entitas yang sempat &#8216;lengket&#8217; di tubuh, yang jika tidak segera ditangani bisa berakibat fatal.  Penulis pernah membantu seorang pasien yang lumpuh karena entitas tak kasat mata itu begitu kuat telah menutupi tubuh pasien dan ini tidak pernah dibersihkan. Adapula yang kena pada wajah, seakan-akan ada &#8216;semut&#8217; atau sesuatu yang bergerak menutupinya.  Dengan terapi energi melalui Kundalini Reiki  atau Prana Shakti, gangguan tersebut dapat dihilangkan.</li>
<li>Meningkatkan kecerahan warna aura tubuh, bahkan mengoptimalkan perputaran chakra-chakra di seluruh tubuh. Hal ini akan mengakibatkan meningkatnya kesehatan, daya tahan tubuh sampai kesadaran spiritual. Dengan mendapatkan pengajaran yang baik dan benar oleh seorang Master yang berkompeten, maka dapat dihindari berbagai kesalahan dan gangguan psikis.  Hati-hatilah belajar dari mereka yang tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan yang baik mengenai keilmuan esoterik karena kesalahpahaman atas pengertian chakra dan kundalini saja dapat berakibat fatal.</li>
</ol>
<p>Demikian artikel yang penulis bagikan pada kesempatan ini. Semoga bermanfaat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/membakar-energi-negatif/">&#8220;Membakar&#8221; Energi Negatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/membakar-energi-negatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Perangkap Kematian</title>
		<link>https://masterholistic.com/dua-perangkap-kematian/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/dua-perangkap-kematian/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2016 05:05:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Populer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2343</guid>
		<description><![CDATA[<p>Judul kali ini serem ya pembaca yang budiman. Namun tidak ada tujuan apapun dari penulis untuk &#8216;mendahului&#8217; takdir kematian, tetapi sebuah tinjauan spiritual metafisis yang mudah-mudahan bisa menambah wawasan dan mungkin bisa membantu kita semua keluar dari keadaan darurat. Mengapa hanya dua, bukan tiga atau lebih? Sederhananya pembahasan dalam artikel ini dibatasi dan mungkin suatu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/dua-perangkap-kematian/">Dua Perangkap Kematian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/05/perangkap-kematian.jpg"><img class="alignleft wp-image-2344" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/05/perangkap-kematian.jpg" alt="perangkap kematian" width="502" height="489" /></a>Judul kali ini serem ya pembaca yang budiman. Namun tidak ada tujuan apapun dari penulis untuk &#8216;mendahului&#8217; takdir kematian, tetapi sebuah tinjauan spiritual metafisis yang mudah-mudahan bisa menambah wawasan dan mungkin bisa membantu kita semua keluar dari keadaan darurat. Mengapa hanya dua, bukan tiga atau lebih? Sederhananya pembahasan dalam artikel ini dibatasi dan mungkin suatu saat dapat kita bahas lebih jauh lagi.</p>
<p>Secara anatomi tubuh manusia, otak adalah organ tubuh yang mengatur semua pergerakan atau aktivitas tubuh. Sebuah rangsangan atau munculnya gangguan yang menyebabkan masalah pada otak dapat berakibat serius, seperti hilang ingatan, pikun, sampai stroke. Lebih parah lagi jika batang otak rusak sehingga mengakibatkan kematian. Oleh sebab itu, penulis ingin berbagi dan membahas masalah super penting ini agar kita dan keluarga kita bisa lebih menghargai karunia Tuhan YME ini.</p>
<p>Jika dulu kita sering membahas tentang otak kiri dan otak kanan, termasuk sedikit membahas otak tengah, sekarang kita melihat secara keseluruhan dan kaitannya dengan masalah yang berpotensi mengancam kematian.  Kita mengetahui bahwa otak adalah bagian dari tubuh yang membutuhkan banyak sekali oksigen. Oksigen diserap lewat sistem respirasi atau pernafasan dan diikat dalam darah sehingga peredaran darah mengalir secara sempurna ke seluruh tubuh, termasuk menghidupi semua sel-sel, jaringan dan sebagainya. Dalam hitungan 10 detik saja, jika otak mengalami kekurangan oksigen dapat berakibat hilangnya kesadaran, apalagi hitungan menit, bukan?</p>
<p>Dalam artikel ini penulis tidak membahas secara medis mengenai otak, tetapi lebih kepada sebuah pengetahuan campuran antara kesehatan populer dengan spiritual metafisis yang jarang atau belum pernah dibahas.  Ada dua perangkap kematian yang layak diperhatikan sungguh-sungguh, terutama saat kita tidur, yaitu:</p>
<ol>
<li>Karena keracunan atau pengaruh obat-obat terlarang.</li>
<li>Karena kurangnya penyerapan oksigen</li>
</ol>
<p>Tidak hanya obat-obatan psikotropika seperti narkoba dan ecstasy, makanan pun ada yang berbahaya dan mengancam kematian otak, seperti buah durian. Buah durian memang sangat enak dan baunya yang khas membuat hampir semua orang menyukainya. Selain meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, durian juga memiliki efek negatif terhadap otak, dan jika dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat mengakibatkan stroke sampai kematian. Banyak yang menghubungkan kematian akibat konsumsi durian bersamaan dengn konsumsi obat-obatan tertentu seperti aspirin, namun dalam kenyataannya tidak harus demikian. Dalam kondisi misalnya perut kosong, makan durian tidak lebih baik dari minum kopi, membawa resiko tinggi.  Setelah mengkonsumsi durian tanpa terasa otak mengalami gangguan dan akhirnya sedikit demi sedikit saat tidur akan mempengaruhi koneksi sistem syaraf dengan organ-organ tubuh lainnya, sehingga &#8216;perintah&#8217; dari otak kepada panca indera bisa mengalami kelumpuhan.</p>
<p>Secara spiritual metafisis, untuk mengembalikan tingkat kesadaran bila anggota tubuh seperti lengan/tangan dan lain-lain tidak lagi bereaksi atas perintah otak ini, bahkan mungkin sampai membuat tubuh mengalami kondisi yang disebut Out of Body Experience (ruh terasa keluar dari tubuh), maka yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dalam posisi tidur dan fokus pada mata ketiga (ajna). Mata ketiga (ajna) yang dalam medisnya lebih dikenal dengan kelenjar Pineal,  menghasilkan melatonin, yang jika kita berdayakan atau gerakkan akan menghasilkan electromagnetic energy yang dapat menggerakkan bagian-bagian tubuh lainnya. Lakukan sinkronisasi antara mata ketiga dengan syaraf yang menuju ke lengan atau tangan satu persatu sampai ia bergerak kembali.  Jika tubuh anda masih &#8216;bagus&#8217; tidak mengalami kerusakan yang cukup parah, maka ada kemungkinan anda bisa mengatasi &#8216;kelumpuhan&#8217; atau ancaman kematian ini. Jika sebaliknya, walahualam, mungkin anda terancam meninggal, tanpa ada yang membantu anda jika tidak ada keluarga di dekat anda yang paham dan membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan darurat.</p>
<p>Perangkap kematian kedua adalah kurangnya penyerapan oksigen dalam darah yang mengalir menuju ke otak.  Hal ini bisa disebabkan karena faktor, misalnya kita berada pada ketinggian tertentu yang memiliki kadar oksigen yang tipis, atau bahkan tidak perlu jauh-jauh, mungkin di rumah sendiri bisa terjadi. Biasanya karena faktor kurang olahraga atau kurangnya serapan oksigen karena paru-paru kurang optimal bekerja. Bisa juga karena faktor lain misalnya gangguan pada otak itu sendiri.  Dalam kondisi mengalami perangkap kematian ini, gejala yang muncul seperti adanya &#8216;selubung&#8217; atau sumbatan jalur energi pada otak (kepala) dan kedua lengan. Mungkin ditambah beberapa detik berhentinya nafas.  Namun, jika kita masih memiliki &#8216;kesadaran&#8217;, yakni kemampuan mengamati kondisi internal atas &#8216;kelumpuhan&#8217; mendadak tersebut, maka ada potensi kita dapat mengerahkan kekuatan bathin, melalui mata ketiga (pineal gland) kita untuk melakukan &#8216;spiritual treatment&#8217;.</p>
<p>Mungkin sulit untuk dipahami secara awam, karena terkait dengan spiritual metafisis.  Namun perlu digarisbawahi bahwa semua proses di atas tidak sama sekali menggunakan kekuatan dari luar tubuh seperti jin, dan sebagainya.  Mungkin bagi anda yang pernah mengikuti atau menjadi praktisi dari keilmuan esoteris seperti Reiki dan Prana Shakti akan lebih mudah jika dijelaskan.</p>
<p>Kita cukupkan dulu pembahasan artikel ini, dan jika anda tertarik mengetahui lebih lanjut atau ingin mengikuti konsultasi maupun training khusus dalam bentuk meditasi, tentunya dengan senang hati penulis akan membantu anda.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/dua-perangkap-kematian/">Dua Perangkap Kematian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/dua-perangkap-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah Pusat Vibrasi Energi Tubuh</title>
		<link>https://masterholistic.com/inilah-pusat-vibrasi-energi-tubuh/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/inilah-pusat-vibrasi-energi-tubuh/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2016 17:23:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Prana Shakti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2322</guid>
		<description><![CDATA[<p>Mungkin penulis sedang &#8216;demam&#8217; menulis artikel tentang subtle energy dan kali ini penulis mencoba melihat secara lebih spesifik tentang vibrasi energi khususnya terkait dengan tubuh kita.  Sederhananya &#8220;vibrasi&#8221; dapat diartikan getaran.  Dalam percakapan sehari-hari ada kalimat seperti &#8220;tubuhnya bergetar hebat&#8230;&#8221; &#8220;ada getaran asmara antara kedua insan&#8221;, dan sebagainya. Dalam kamus Oxford online dictionary, Vibrasi (Vibration) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/inilah-pusat-vibrasi-energi-tubuh/">Inilah Pusat Vibrasi Energi Tubuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/energi.jpg"><img class="alignleft wp-image-2205" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/energi.jpg" alt="energi" width="506" height="635" /></a>Mungkin penulis sedang &#8216;demam&#8217; menulis artikel tentang subtle energy dan kali ini penulis mencoba melihat secara lebih spesifik tentang vibrasi energi khususnya terkait dengan tubuh kita.  Sederhananya &#8220;vibrasi&#8221; dapat diartikan getaran.  Dalam percakapan sehari-hari ada kalimat seperti &#8220;tubuhnya bergetar hebat&#8230;&#8221; &#8220;ada getaran asmara antara kedua insan&#8221;, dan sebagainya.</p>
<p>Dalam kamus Oxford online dictionary, Vibrasi (Vibration) didefinisikan sebagai berikut: <span class="definition"> A person’s <a class="w translation" title="Meaning of emotional" href="http://www.oxforddictionaries.com/definition/english/emotional#emotional__2">emotional</a> state, the <a class="w translation" title="Meaning of atmosphere" href="http://www.oxforddictionaries.com/definition/english/atmosphere#atmosphere__8">atmosphere</a> of a place, or the <a class="w translation" title="Meaning of associations" href="http://www.oxforddictionaries.com/definition/english/association#association__6">associations</a> of an object, as <a class="w translation" title="Meaning of communicated" href="http://www.oxforddictionaries.com/definition/english/communicate#communicate__2">communicated</a> to and felt by others.  Dari definisi ini vibrasi memiliki arti cukup luas, mulai dari adanya kondisi emosional yang dapat dirasakan, kondisi lingkungan, atau asosiasi dari sebuah obyek sebagaimana yang disampaikan kepada atau dirasakan oleh orang lain.  </span></p>
<p>Dalam artikel ini penulis akan menulis mengenai pusat vibrasi energi tubuh, namun dalam bentuk deskriptif yang menguraikan hubungan antara penyelarasan &#8211; 3 P (pikiran, perkataan dan perbuatan) &#8211; Hati &#8211; Vibrasi dan Transformasi spiritual mencapai pencerahan yang hakiki</p>
<p>Vibrasi pada dasarnya dapat dirasakan ada yang sangat halus, halus sampai cukup kuat.  Saat seorang praktisi reiki atau prana sedang merasakan sensasi vibrasi energi di antara kedua telapak tangannya, ia bisa merasakan beberapa sensansi yang mungkin bisa berbeda satu sama lain ketika mengakses energi tertentu, misalnya, sebuah getaran halus seperti memegang bola, ada rasa saling dorong, saling tarik menarik, membal, dan sebagainya. Bahkan bagi seorang praktisi Prana Shakti, disamping bisa merasakan vibrasi (subtle) energi positif untuk healing,  ia juga bisa merasakan sensasi vibrasi energi negatif melalui telapak tangannya saat ia merasakan energi aji sapu jagad sapu anom, dan lain-lain, mulai dari rasa tajam menusuk (seperti jarum atau paku), gatal-gatal, kesemutan, dan lain-lain.  Semua kemampuan ini diperoleh ketika praktisi tersebut memiliki keselarasan terhadap dimensi semesta dari subtle energy setelah mendapatkan penyelarasan yang disebut Abhiseka dan Shaktipat. Tentu semua ini atas izin dari Tuhan YME, bukan meminta kepada jin.</p>
<p>Pada dasarnya tubuh manusia memiliki beberapa lapisan. Salah satu yang penting dan jarang disadari adalah tubuh eterik yang berada di lapis luar tubuh fisik. Secara kasat mata warnanya putih dan menyelubungi tubuh kita. Di tubuh eterik inilah berputar chakra (dikenal ada 7 chakra utama mulai dari chakra dasar, chakra seks /sakral, chakra pusar, chakra jantung, chakra tenggorokan, chakra mata ketiga dan chakra mahkota). Chakra ini memungkinkan terjadi aktivitas atau kehidupan, bergerak seperti roda saat menerima energi dari alam semesta seperti sinar matahari, oksigen, tumbuh-tumbuhan dan sebagainya. Sejak lahir chakra-chakra tersebut telah terbuka dan berputar. Hanya saja akibat berbagai ketidakselarasan yang dibuat oleh manusia seperti melalui pikiran, ucapan dan perbuatan (suka berpikir buruk, berkata kotor, memfitnah, berbohong, berbuat kekerasan, melakukan perbuatan maksiat, dan sebagainya), maka perputaran chakra menjadi tidak sempurna lagi.  Oleh sebab itu, dengan teknik penyelarasan makrokosmos dan mikrokosmos, maka perputaran (roda) chakra tersebut bisa kembali normal dan tubuh kembali selaras dengan alam semesta.</p>
<p>Sebuah kultivasi kesadaran semesta mencapai tahap pencerahan, memasuki sebuah proses transformasi energi spiritual, mulai terjadi saat kundalini (api suci) dalam tubuh kita bangkit. Dengan proses yang dinamakan shaktipat, maka gulungan (kumparan) yang berbentuk tiga setengah lingkaran yang bersemayam di perinium akan terbuka dari yang semula masih &#8216;tertidur&#8217;, akan bangkit dan naik sepanjang jalur sushumna sehingga mencapai chakra mahkota. Kenaikan kundalini ini akan memperkuat dan menyelaraskan perputaran chakra-chakra di atasnya sehingga tubuh fisik dan spiritual menjadi lebih stabil, energik, yang menyebabkan imunitas tubuh meningkat, berbagai blok energi terbuka dan proses kesembuhan terhadap berbagai penyakit terjadi dengan lebih cepat. Seseorang yang memiliki kundalini yang telah sempurna mungkin pada awalnya merasakan vibrasi energi mulai dari halus sampai sedang bahkan ada yang merasakan getaran kuat yang bisa menggerakkannya dari posisi duduk meditasinya.  Umumnya ada hawa hangat yang mengalir merambat naik dari perinium ke bagian atas tubuh sampai ke kepala (chakra mahkota).  Kenaikan kundalini ini juga menyelaraskan suhu tubuh dan setelah proses aktivasi ini selesai, biasanya tubuh akan kembali normal (sedikit terasa lebih hangat dari biasanya namun adaptatif untuk menyesuaikan diri dengan suhu tubuh sekitarnya). Dalam kondisi panas terik, tubuh akan terasa lebih teduh, dan di saat dingin, tubuh akan terasa hangat.</p>
<p>Penyelarasan yang menimbulkan kultivasi kesadaran energi semesta ini sulit untuk dilakukan oleh diri sendiri dan membutuhkan waktu yang cukup lama karena seringkali proses &#8216;pembersihan&#8217; jalur memakan waktu dan apabila blok energi terjadi pada chakra-chakra tertentu, maka proses penyelarasan akan menjadi lebih lama.  Dengan bantuan dari seorang Master maka proses penyelarasan dapat berjalan dengan baik dan sempurna.  Adalah sebuah hal penting untuk memilih seorang Master yang baik agar kultivasi kesadaran semesta dapat terjadi dengan sempurna karena hal ini menyangkut spiritualitas. Dalam artikel-artikel sebelumnya telah dimuat mengenai karakter seorang Master (esoterik) yang baik dan bisa menjadi panutan.  Sebuah transformasi spiritual tidak sebatas pemahaman teknik penyembuhan tetapi lebih pada pemahaman hakekat perjalanan spiritual menuju pencerahan (enlightenment), dimana muncul benih-benih kesadaran yang hakiki, dengan cinta kasih dan kasih sayang universal dan memiliki kepekaan dan kedekatan dengan sumber dan pusat energi semesta yakni Tuhan YME.</p>
<p>Tak ayal lagi kedekatan kepada Sang Pencipta membawa kita untuk selalu bersyukur atas segala yang kita rasakan termasuk atas setiap tarikan dan hembusan nafas.  Bentuk syukur yang dapat dilihat adalah berdoa kepada Nya menurut keyakinan masing-masing kemudian menjaga keselarasan dalam pikiran, ucapan dan perbuatan. Tidak cukup ketika hal baik itu dipikirkan dan diyakini, tetapi harus disampaikan dan dikerjakan. Kondisi jiwa yang tenang berada dalam pikiran yang jernih, senantiasa berada dalam cahaya Ilahiah yang menuntun kita agar hati senantiasa terjaga bersih. Sebuah proses transformasi spiritual sepanjang hidup tetap berproses dan kita tetap memerlukan upaya nyata untuk mewujudkannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/inilah-pusat-vibrasi-energi-tubuh/">Inilah Pusat Vibrasi Energi Tubuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/inilah-pusat-vibrasi-energi-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Reiki, Kundalini dan Prana Shakti</title>
		<link>https://masterholistic.com/antara-reiki-kundalini-dan-prana-shakti/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/antara-reiki-kundalini-dan-prana-shakti/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2016 05:26:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Prana Shakti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2238</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pada kesempatan ini, penulis yang sekaligus praktisi dari keilmuan esoterik, ingin memberikan beberapa pendapat pribadi mengenai proses dan pencapaian dari keilmuan Reiki dan Prana Shakti agar para praktisi maupun calon praktisi dalam bidang keilmuan tersebut cukup mendapatkan pemahaman atas perbedaaan yang ada. Reiki adalah sebuah tradisi energi yang semula dikembangkan oleh Mikao Usui dari Jepang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/antara-reiki-kundalini-dan-prana-shakti/">Antara Reiki, Kundalini dan Prana Shakti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/06/meditasi-prana-2.jpg"><img class=" size-full wp-image-1023 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/06/meditasi-prana-2.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Pada kesempatan ini, penulis yang sekaligus praktisi dari keilmuan esoterik, ingin memberikan beberapa pendapat pribadi mengenai proses dan pencapaian dari keilmuan Reiki dan Prana Shakti agar para praktisi maupun calon praktisi dalam bidang keilmuan tersebut cukup mendapatkan pemahaman atas perbedaaan yang ada.</p>
<p>Reiki adalah sebuah tradisi energi yang semula dikembangkan oleh Mikao Usui dari Jepang dan secara ringkas berorientasi ke makrokosmos (alam semesta), dimana praktisinya akan terhubung dan dapat menyerap serta menyalurkan (subtle) energi penyembuhan yang bersumber dari alam semesta. Alam semesta ciptaan Tuhan YME ini memang kaya raya dengan berbagai sumber yang dapat membantu penyembuhan, dan setelah terhubung dengan kemampuan yang telah terbangkitkan dalam tingkat kesadaran manusia atas (subtle) energi itu sendiri, maka proses penyembuhan akan terjadi/ mengalir sekalipun hanya denga niat atau bentuk afirmasi lainnya, seperti warna, huruf-huruf kuno tertentu dan sebagainya.  Praktisi Reiki pada dasarnya tidak membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi seperti saat seorang praktisi tenaga dalam menghimpun energi chi dari dalam tubuh melalui pembangkitan dan tian. Sehingga para praktisi cukup duduk tenang sambil mengarahkan kedua tangannya secara rileks maka energi reiki akan mengalir secara otomatis.  Reiki juga tidak membutuhkan pembelajaran yang lama dari para praktisi karena pada dasarnya setelah mendapatkan penyelarasan yang disebut &#8216;attunement&#8217; dari seorang Master, maka ia bisa langsung mengakses energi semesta tersebut. Seorang praktisi Reiki yang melatih meditasi secara terus-menerus akan merasakan manfaat kesehatan baik bagi diri sendiri maupun dalam membantu sesama, baik dari jarak dekat maupun jauh.</p>
<p>Kundalini dalam pengetahuan esoterik disebut juga &#8216;tummo&#8217; (Tibet) merupakan sebuah proses pembangkitan kemampuan dalam diri berupa pembukaan kumparan yang berbentuk tiga setengah lingkaran yang ada di perinium (ujung tulang ekor). Karena pembangkitan kundalini adalah berasal dari dalam diri praktisi sendiri atas izin Tuhan YME, maka dikategorikan dalam kelompok mikrokosmos. Kebangkitan kundalini ini akan membawa lebih banyak manfaat yang dirasakan tubuh karena setelah mendapatkan inisiasi (shaktipat) dari seorang Master Kundalini, para praktisi akan merasakan sebuah kebangkitan energi dari dalam tubuh yang pada umumnya berupa getaran dan hawa hangat yang menjalar dari bawah sampai ke atas melalui sepanjang tulang belakang (tepatnya jalur sushumna). Dan ketika telah mencapai chakra mahkota, kundalini ini akan menyatu dengan universe (alam semesta) sehingga para praktisi akan memiliki beberapa kemampuan yang secara otomatis akan mempengaruhi kesehatannya khususnya daya tahan tubuh terhadap cuaca, penyakit bahkan proyeksi energi negatif yang dipancarkan orang lain kepada praktisi.  Kepekaan biasanya akan lebih tinggi termasuk saat praktisi melakukan penyembuhan holistik seperti halnya Reiki, karena saat melakukan proses penyaluran energi penyembuhan tersebut, bila ada blok-blok energi, energi negatif atau gangguan kesehatan yang cukup berat di bagian tertentu di tubuh pasien, maka praktisi kundalini secara otomatis akan merasakan hawa panas di tubuhnya lebih tinggi bahkan sampai berkeringat sekalipun dalam ruangan AC.  Hal ini pada dasarnya untuk melindungi diri praktisi dari tertularnya penyakit dan/ atau sebagai sinyal bahwa ada gangguan pada jalur sushumna atau chakra pasien di daerah tertentu. Kundalini juga perlu dilatih agar terus dapat ditingkatkan kesadarannya misalnya melalui meditasi kundalini.</p>
<p>Sedangkan praktisi Prana Shakti sekalipun tingkat pertama, yakni Dharana, memiliki kemampuan yang jauh lebih tinggi dari para praktisi tradisi energi esoterik biasa dimana perbedaannya adalah pada pencerahan kesadaran energi semesta yang diperoleh praktisi setelah mendapatkan abhiseka dan shaktipat Prana Shakti.  Secara clairvoyance, penulis dapat melihat dan merasakan tahapan kebangkitan energi praktisi dimana pada tataran tradisi Reiki dan Kundalini yang memiliki beberapa tingkatan, kenaikannya memerlukan lebih banyak waktu untuk mencepai &#8216;pencerahan&#8217; energi itu sendiri. Bahkan setelah mencapai tingkat ketiga (pada umumnya dalam tradisi Reiki sudah disebut tingkat Master), tingkat kesadaran energi praktisinya praktis masih memerlukan proses untuk mencapai titik keseimbangan untuk dapat benar-benar masuk dalam kesadaran semesta secara utuh.  Salah satu contohnya, adalah saat penulis memberikan penyelarasan Reiki Kundalini tingkat 1 sampai 3 dalam satu hari pertama, memang terasa (termasuk oleh praktisi yang peka) bahwa &#8216;pencerahan&#8217; atau kultivasi kesadaran energi tingkat dua dan tiga belum sempurna, sehingga praktisi membutuhkan proses dan waktu lanjutan sesuai dengan tradisi yang ada.  Sedangkan, seorang Praktisi Prana Shakti, saat setelah menerima abhiseka dan shaktipat Prana Shakti, praktisi akan memperoleh kultivasi kesadaran semesta yang lebih tinggi, termasuk memperoleh kemampuan untuk menyerap semua spektrum dari vibrasi dan sensasi energi semesta yang ada dan memperoleh kebangkitan kundalini menembus chakra mahkota.  Dan kelebihan dari Prana Shakti ini adalah semua  praktisi yang telah mendapatkan abhiseka dan shaktipat Prana Shakti dari seorang Prana Shakti Master (authorized instructor), maka mereka dapat melakukan Self-attunement dan initiation, sehingga mereka tidak membutuhkan penyelarasan keilmuan energi dari tradisi apapun lagi yang ada baik dalam kelompok Prana (berorientasi ke makrokosmos), maupun Shakti (berorientasi ke mikrokosmos). Oleh sebab itu,kemampuan seorang praktisi Prana Shakti lebih luas dari praktisi Reiki dan Kundalini, karena mereka juga memiliki keselarasan dengan semua (subtle) energy semesta dan semua potensi yang dapat dimunculkan dari dalam diri, termasuk tenaga dalam dan peningkatan kemampuan metafisika lainnya.  Dalam Prana Shakti, ada meditasi khusus yang membuat para praktisnya mampu meningkatkan kesadaran atas energi yang berorientasi pada makrokosmos dan mikrokosmos sehingga bila dilakukan secara teratur, maka praktisnya akan merasakan lebih banyak manfaat kesehatan yang diperoleh.</p>
<p>Demikian ulasan penulis yang juga Master Teacher dari beberapa tradisi energi termasuk Reiki, Kundalini, Tenaga Dalam dan juga merupakan seorang Senior Prana Shakti Master yang mendapatkan otorisasi dari Prana Shakti International Brotherhood (PSIB).  Semoga artikel ini dapat memberikan penjelasan yang memadai dan dapat menjadi referensi bagi praktisi pemula dalam keilmuan esoterik agar dapat pemahaman lebih terhadap keilmuan-keilmuan yang ada.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/antara-reiki-kundalini-dan-prana-shakti/">Antara Reiki, Kundalini dan Prana Shakti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/antara-reiki-kundalini-dan-prana-shakti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cenayang 3: &#8220;Benturan&#8221; Dimensi Astral</title>
		<link>https://masterholistic.com/cenayang-3-benturan-dimensi-astral/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/cenayang-3-benturan-dimensi-astral/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2016 13:27:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Prana Shakti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2226</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pada kesempatan ini penulis ingin berbagi kepada para pembaca artikel Master Holistic. com ini khususnya bagi mereka yang sama-sekali belum memiliki pengetahuan dan pengalaman astral mengenai fenomena ini.  Terlepas dari siapa, dimana atau apa latar belakang dari subyek yang mengalaminya, ternyata kejadian ini memang terjadi atau setidaknya pernah terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Jika dikaitkan dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-3-benturan-dimensi-astral/">Cenayang 3: &#8220;Benturan&#8221; Dimensi Astral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/06/20150617_205914-1-3.jpg"><img class="alignleft wp-image-706" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/06/20150617_205914-1-3-692x1024.jpg" alt="Reiki Healing" width="453" height="670" /></a>Pada kesempatan ini penulis ingin berbagi kepada para pembaca artikel Master Holistic. com ini khususnya bagi mereka yang sama-sekali belum memiliki pengetahuan dan pengalaman astral mengenai fenomena ini.  Terlepas dari siapa, dimana atau apa latar belakang dari subyek yang mengalaminya, ternyata kejadian ini memang terjadi atau setidaknya pernah terjadi dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Jika dikaitkan dengan &#8220;tanda-tanda&#8221; kehadiran makhluk astral, ada beberapa hal yang biasanya terjadi terhadap kita, seperti:</p>
<ul>
<li>Bau-bauan khas mulai dari bau wangi bunga sampai dengan bau busuk seperti bangkai atau bau amis</li>
<li>Bunyi-bunyian &#8216;khas&#8217; di tempat seperti kamar mandi dan toilet seperti suara benda jatuh, suara debur air seperti ada orang mandi, suara grasah-grusuh seolah-olah ada yang ingin keluar dari tempat itu, dan sebagainya</li>
<li>Suara-suara dengan vibrasi sangat rendah yang biasanya ditangkap oleh &#8220;sensitively acute person&#8221; seperti suara ketukan, bisikan, suara deru angin (padahal di tempat sepi jauh dari kemungkinan hal ini secara fisik terjadi), dan sebagainya.</li>
<li>Sekali waktu &#8216;terhubung&#8217; secara auditory dengan suara &#8216;cekikikan&#8217; dan sebagainya</li>
<li>Ujung ekor mata kita menangkap kilatan cahaya atau wujud seseorang secara sekilas</li>
</ul>
<p>Secara waskita kejadian-kejadian yang sulit dinalar dan dideteksi secara akal pikiran dan peralatan medis yang menimpa seseorang yang tiba-tiba menderita suatu penyakit aneh atau mengalami proses penurunan kemampuan kesehatan secara drastis, dari pengamatan penulis, ada keterkaitan dengan dimensi astral ini.  Beberapa gangguan yang pernah ditangani bahkan dialami sendiri oleh penulis antara lain:</p>
<ul>
<li>Gangguan yang menyebabkan seorang rekan penulis yang mengakibatkan ia tidak bisa berjalan dengan baik karena kaki kanannya &#8216;terinjak&#8217; makhluk astral di sebuah kolam renang di Jakarta.  Sekalipun sudah dilakukan berbagai teknik pemijatan dan lain-lain untuk mengembalikan &#8216;kram&#8217; otot kaki, namun hasilnya sia-sia.  Setelah yang bersangkutan tiba di rumah, memang dapat dirasakan secara energi bahwa ada campur tangan dimensi lain dan baru setelah terapi tiga kali selama masing-masing 30-40menit, fakta tak terbantahkan itu muncul, berupa &#8220;gambar bekas telapak kaki kecil berwarna biru&#8221; yang melintang di telapak kaki rekan tersebut (padahal saat terapi pertama dan kedua, belum muncul sama sekali).  Ini bisa dilihat baik oleh penulis maupun rekan yang terkena gangguan itu. Setelah terapi ketiga itu, ia bisa kembali berjalan normal</li>
<li>Benturan antara dimensi.  Hal ini bahkan pernah dialami sendiri oleh penulis ketika masih bekerja di sebuah base camp perusahaan migas di Sumatera Selatan.  Sebelum terjadi benturan itu, penulis sempat melihat melalui ekor mata sekilas sesosok makhluk astral seperti manusia biasa yang memakai sorban berada di ruang tamu sebuah staff house. Sesaat kemudian, saat penulis hendak menuju kamar mandi, pas di depan televisi &#8216;benturan&#8217; itu terjadi dan mengakibatkan penulis terhuyung-huyung nyaris jatuh tidak bisa bernapas. Namun alhamdulilah segera setelah penulis duduk dan secara bathin berkomunikasi singkat dengan mengucap istighfar maka setelah hitungan tarikan nafas ke tiga, penulis bisa kembali bernafas normal.</li>
<li>Seorang wanita yang sedang saat sedang mengikuti senam aerobik tiba-tiba salah satu kakinya kram dan tidak bisa digerakkan. Sekalipun telah dilakukan proses relaksasi otot masih tetap terasa sangat sakit, namun setelah dilakukan terapi energi oleh penulis, terasa oleh pasien tersebut seperti ada benda tajam keluar dari telapak kakinya. Kesaksian ini ia berikan setelah proses satu sesi terapi selesai dan ia kembali normal.</li>
<li>Anak salah seorang dosen dari saudara perempuan penulis, masuk ke RS dari kota Palembang, dan anehnya setelah didiagnosa oleh dokter internis tidak ditemukan masalah apapun yang menyebabkan sang anak tidak bisa tidur sama sekali selama beberapa hari dan sering merasa mual. Sekalipun telah dilakukan endoskopi tetap belum ditemukan penyebabknya.  Alhamdulilah atas izin Tuhan YME, ketika penulis memberikan terapi energi kepada anak tersebut selama dua kali, ia sudah bisa tidur pulas bahkan besok paginya anak itu pamitan keluar dari RS untuk bersiap mengikuti ujian akhir sekolah lanjutan atas.</li>
</ul>
<p>Masih ada beberapa kejadian lagi yang pernah ditangani oleh penulis saat masih aktif melakukan perjalanan dinas termasuk di Papua seperti di Kabupaten Sarmi dan kota Merauke di Papua.  Semua atas izin Tuhan YME, penulis bisa membantu sesama.  Dan sebagai hikmah yang dapat diraih dari berbagai peristiwa termasuk benturan dengan dimensi astral, atau gangguan akibat kekuatan entitas astral, ternyata bisa menyebabkan berbagai gangguan mulai dari kram, lumpuh dan penyakit yang tidak mudah/ tidak terdeteksi oleh peralatan medis.  Oleh karena itu, untuk mencegah berbagai gangguan itu, beberapa cara bisa dilakukan, misalnya dengan melakukan terapi energi ilahiah seperti Reiki, Prana Shakti, dan sebagainya.  Lebih baik lagi jika ada anggota keluarga yang belajar keilmuan energi ini sebagai upaya peningkatkan penyelarasan diri secara vibrasi energi terhadap alam semesta dan bisa membantu anggota keluarga atau orang lain yang sedang mengalami gangguan kesehatan baik yang bersifat fisik maupun non-fisik.</p>
<p>Penulis dalam kesempatan ini juga membuka kelas privat bagi para pembaca yang ingin mengikuti pelatihan baik Reiki maupun Prana Shakti sampai dengan tingkatan Grand Master of Subtle Energy, dengan biaya yang relatif terjangkau dan mendapat bimbingan secara penuh agar bisa menjadi seorang Professional Healer sehingga bisa lebih banyak beramal, membantu sesama yang membutuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-3-benturan-dimensi-astral/">Cenayang 3: &#8220;Benturan&#8221; Dimensi Astral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/cenayang-3-benturan-dimensi-astral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cenayang 2: Melihat Makhluk Astral</title>
		<link>https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2016 01:33:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2208</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kali ini kita bertemu lagi dalam seri Cenayang, yang membahas sekilas mengenai makhluk astral. Memang penulis membuat judul yang agak &#8216;nendang&#8217; karena kebanyakan pertanyaan mengalir dengan rasa ingin tahu apakah melihat makhluk astral itu bisa, mudah atau sulit dilakukan.  Terlepas dari cerita yang didengar para hobbyist &#8216;alam astral&#8217; yang senang duduk di depan layar kaca, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/">Cenayang 2: Melihat Makhluk Astral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/ghost.jpg"><img class=" size-full wp-image-2209 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/ghost.jpg" alt="ghost" width="700" height="502" /></a>Kali ini kita bertemu lagi dalam seri Cenayang, yang membahas sekilas mengenai makhluk astral. Memang penulis membuat judul yang agak &#8216;nendang&#8217; karena kebanyakan pertanyaan mengalir dengan rasa ingin tahu apakah melihat makhluk astral itu bisa, mudah atau sulit dilakukan.  Terlepas dari cerita yang didengar para hobbyist &#8216;alam astral&#8217; yang senang duduk di depan layar kaca, artikel ini mengungkap realitas dan beberapa tips bagi para penggemar dunia metafisik.</p>
<p>Di negara kita makhluk astral (bahasa keren dari makhluk halus), ada berbagai macam, mulai dari kuntilanak, genderuwo, wewe, sampai dengan pocong. Di antara kita ada yang meyakini keberadaan mereka begitu kuatnya, sedang-sedang saja, dan adapula yang tidak percaya.  Dari sisi ini saja sudah terlihat bahwa mereka yang begitu kuat mempercayai keberadaan makhluk tersebut biasanya memiliki traumatis tersendiri atau memang telah menjadi &#8216;gift&#8217; sejak lahir.  Mereka yang sedang-sedang saja biasanya pernah melihat atau mendengar suara mereka namun tidak begitu terseret suasana karena mereka meyakini &#8216;keseimbangan&#8217; alam semesta dari para penghuninya, dan memilih untuk biasa-biasa saja. Dan golongan ketiga yang tidak mempercayainya biasanya belum pernah mengalami pertemuan langsung dengan makhluk tersebut atau lebih memilih &#8216;ngurusin&#8217; dunia materi saja.</p>
<p>Dalam sudut pandang penulis, &#8216;mereka&#8217; itu memang ada. Sedikit &#8216;gift&#8217; yang diberikan Tuhan YME menjadikan kita lebih dekat dengan semua ciptaan Nya dan tidak berbuat semena-mena. Tanpa ada keinginan &#8216;melekat&#8217; dengan hal-hal berbau magis secara lebih mendalam, penulis menganggap ini hanya kebetulan belaka sekalipun pernah ada analisa yang diperoleh bahwa penulis memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan mereka (dalam artikel-artikel metafisik sebelumnya sudah pernah dimuat).</p>
<p>Kembali kepada judul artikel ini, tentunya membuat kita penasaran bagaimana sih kita bisa &#8216;melihat&#8217; mereka?  Sebenarnya bukan hal yang sangat penting untuk berupaya &#8216;melihat&#8217; mereka sebab semakin kita ingin memenuhi keingintahuan kita misalnya dengan belajar ritual mistis sampai hal-hal yang berbau klenik, maka kita semakin jauh dari &#8216;melihat&#8217; mereka secara alamiah.  Beberapa yang &#8216;ngebet&#8217; belajar ritual aneh malah mendapatkan dirinya terperangkap &#8216;halusinasi&#8217; dan menjadi korban penggunaan obat-obat terlarang seperti narkoba atau jamur beracun yang biasanya membuat orang tersebut bisa &#8216;fly&#8217; dan mengalami halusinasi.  Toh sebenarnya mereka pun secara vibrasi, kadangkala juga melemah energi atau vibrasinya sehingga mereka bisa tertangkap sensor manusiawi seperti melalui penglihatan dan pendengaran kita (orang yang mampu menangkap sinyal ini biasa disebut clairvoyance dan clairaudience).</p>
<p>Cara praktis dan aman melatih kepekaan sensorik untuk lebih mudah menangkap &#8216;vibrasi&#8217; mereka adalah melalui teknik meditasi seperti Reiki, Prana Shakti dan sebagainya. Pembersihan jalur dan optimalisasi chakra memungkinkan kita melatih sensor inderawi kita. Sekalipun bukan tujuan akhir belajar meditasi namun banyak yang cukup berhasil mendapatkan pengalaman gratis baik ke alam astral maupun mengalami &#8216;pertemuan&#8217; dengan mereka sesekali waktu.</p>
<p>Untuk melakukan pembuktian keberadaan makhluk astral yang paling sahih adalah ketika dua atau lebih orang secara terpisah bisa menceritakan sebuah fenomena astral pada saat yang bersamaan, tanpa ada perjanjian sebelumnya tentunya.  Ada beberapa pengalaman unik penulis yang salah satunya adalah ketika berada di sebuah rumah vila yang besar di daerah Lampung, dimana penulis bersama teman-teman yang saat itu baru tiba dari Jakarta beristirahat pada malam pertama di sana. Penulis ingat saat itu bersama beberapa teman berada di satu kamar tidur yang besar dan seorang teman lainnya sedang berada di ruang keluarga menyaksikan pertandingan piala dunia (sekitar tahun 2000 an awal). Peristiwa &#8216;astral&#8217; ini terjadi saat sekitar pukul 2 dini hari, dimana terjadi mati lampu, teman yang sedang nonton tv tersebut sudah tertidur di sofa di ruang tamu dan kami sudah tertidur di kamar. Saat itu, penulis ingin sekali ke kamar kecil dan bangun menuju kamar kecil. Namun saat di ambang pintu kamar hendak keluar ke ruang tamu itulah penulis merasakan suatu yang aneh yang menghalangi penulis untuk melangkah lebih jauh keluar kamar. Ada suara angin yang begitu deras di ruang keluarga dalam keadaan mati lampu tersebut.</p>
<p>Ketika penulis mengurungkan niat dan ingin melangkah balik ke tempat tidur semula, lampu menyala kembali dan akhirnya penulis bisa melangkah keluar kamar menuju kamar kecil.  Di saat itu penulis melihat teman yang sedang tidur di sofa masih terlihat tidur di sana.  Keesokan harinya saat kami berkumpul untuk sarapan, teman saya ini tiba-tiba mengatakan &#8221; Eh&#8230; semalam saat lampu mati saya kan lagi tiduran di sofa. Saya merasakan ada yang &#8216;menggelitiki&#8217; telapak kaki saya. Namun karena saya takut saya biarin saja&#8230; sebentar kemudian lampu menyala&#8230;&#8221;   Cerita teman ini sungguh kebetulan sekali bertepatan dengan apa yang saya alami sendiri.  Artinya, detik dimana penulis berdiri di ambang pintu dan merasakan perubahan kondisi udara (berangin) malam itu, adalah saat dimana teman penulis sedang &#8220;dikerjain&#8221; oleh si makluk astral tersebut. (Bisa dibayangkan jika penulis memaksakan diri berjalan menembus gelap dan suara angin di depan kamar tadi, kemungkinan besar penulis bertemu dengan makhluk tersebut)</p>
<p>Di lain kesempatan penulis akan menceritakan pengalaman yang lebih seru terkait makluk dan alam astral ini seperti saat bertemu langsung dengan entitas ini, wujud dan teknik komunikasinya,  dan lain-lain.  Selamat membaca dan ikuti terus ceritanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/">Cenayang 2: Melihat Makhluk Astral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/cenayang-2-melihat-makhluk-astral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cenayang 1: Melihat sifat &#8216;hewan&#8217; dalam diri kita</title>
		<link>https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2016 06:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2201</guid>
		<description><![CDATA[<p>Artikel ini sedikit bernada mistis namun tentunya bisa digunakan untuk materi introspeksi bagi diri kita saat kita ingin mengeksplorasi kekuatan pikiran bawah sadar kita. Namun sebelum itu, penulis mencoba sedikit berbagi pengalaman mengenai fenomena ini. Penulis pernah mendapatkan &#8216;penglihatan&#8217; dalam beberapa kesempatan yang berbeda terhadap beberapa orang baik yang penulis kenal maupun tidak kenal.  Peristiwa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/">Cenayang 1: Melihat sifat &#8216;hewan&#8217; dalam diri kita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/hewan.jpg"><img class=" size-full wp-image-2202 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2016/01/hewan.jpg" alt="hewan" width="600" height="398" /></a>Artikel ini sedikit bernada mistis namun tentunya bisa digunakan untuk materi introspeksi bagi diri kita saat kita ingin mengeksplorasi kekuatan pikiran bawah sadar kita. Namun sebelum itu, penulis mencoba sedikit berbagi pengalaman mengenai fenomena ini.</p>
<p>Penulis pernah mendapatkan &#8216;penglihatan&#8217; dalam beberapa kesempatan yang berbeda terhadap beberapa orang baik yang penulis kenal maupun tidak kenal.  Peristiwa ini terjadi dahulu saat penulis baru menyelesaikan pendidikan pada sebuah perguruan tinggi di pulau Sumatera dan merantau ke Jakarta. Saat itu penulis masih berada di sebuah kost di Jakarta Timur tepatnya di daerah UKI Jakarta Timur lebih dari 20 tahun lalu.</p>
<p>Penulis memiliki beberapa orang teman, dan di antaranya yang dekat adalah sebut saja si Ucok dan si Nana. Mereka penulis anggap seperti adik sendiri sehingga ketika mereka mengalami masalah seperti penyakit atau sedang mengalami masalah psikologis, penulis turut menjaga mereka.  Singkat cerita, penulis melihat dalam kondisi kontemplatif si Ucok, seakan-akan muncul dalam tampilan &#8216;seekor katak&#8217; dan si Nana dalam tampilan sebagai &#8216;seekor harimau&#8217;.  Dua penampakan ini sempat membuat kaget penulis dan membayangkan bahwa ini hanya halusinasi.</p>
<p>Selang beberapa tahun kemudian, penulis mengalami lagi penglihatan cenayang saat berada di sebuah Taxi dimana saat melintasi layang menuju mal TA, penulis melihat di spion wajah drivernya menunjukkan sedikit beda dengan lazimnya orang biasa. Dalam keadaan 100% sadar penulis mencoba mencubit kulit sendiri mungkin sedang bermimpi, ternyata tidak.  Penulis melihat kembali ke spion dan kali kedua ini juga sama. Yang penulis lihat adalah wajah yang berbulu seperti &#8216;kera&#8217;.  Setelah itu penulis mencoba menanyakan kepada drivernya apakah ia memiliki &#8216;sesuatu&#8217; yang bisa dikonotasikan dengan fenomena mistis tersebut. Namun, drivernya mengatakan tidak sama sekali.  Entah, mungkin inilah yang membuat penulis berpendapat bahwa sebuah &#8216;penampakan&#8217; pada diri manusia mungkin lebih dekat dengan sifat dasar yang dimiliki masing-masing orang tersebut.</p>
<p>Mungkin tidak semua cenayang bisa diberikan &#8216;petunjuk&#8217; melalui penglihatan seperti yang penulis miliki. Namun, setidaknya bila kita mencoba menyelami pikiran bawah sadar, maka kita mungkin mendapatkan sinyal-sinyal, setidaknya sekalipun bukan berupa penampakan, tetapi berupa kesan khas dari hewan tertentu yang dapat dikonotasikan dengan sifat kepribadian kita.</p>
<p>Salah satu cara yang konon dimiliki oleh para wali songo adalah dengan melakukan meditasi atau kontemplasi singkat.  Ketika kita telah memasuki pikiran bawah sadar kita, kita mencoba melihat hewan apa yang terlintas dalam pikiran kita yang memiliki kedekatan dengan sifat yang dimiliki oleh kita. Misalnya, bila yang terlintas antara lain :</p>
<p>1. Burung elang, maka sifat yang biasanya dikonotasikan di sini adalah seorang yang tidak bisa tinggal diam dalam waktu lama di rumah, senang berpetualang dan mencari pengalaman baru, dan ia juga memiliki kepekaan intuisi yang tajam dalam menilai sesuatu peristiwa.</p>
<p>2. Onta, melambangkan sifat hewan yang hidup di gurun pasir yang memiliki banyak potensi dan kekuatan. Orang yang memiliki sifat ini biasanya tahan banting, kuat dan sabar serta memiliki rasa tanggungjawab yang tinggi terhadap keluarga dan orang yang dikasihinya.</p>
<p>3. Harimau, melambangkan sifat hewan yang keras. Orang yang memiliki lambang ini, biasanya lebih mendominasi dalam setiap pertemanan atau hubungan, suka semau-gue karena merasa memiliki banyak kelebihan, serta tidak segan-segan untuk menunjukkan jati diri sebagai seorang pemimpin.</p>
<p>4. Merak, melambangkan keanggunan dan dibalik keanggunan itu tersimpan kesombongan serta suka memandang rendah orang lain.</p>
<p>Masih banyak lagi yang lain, namun penulis berharapa pembaca yang ingin memiliki kemampuan &#8216;cenayang&#8217; ini harus benar-benar bisa meresapi dan memaknai simbol-simbol yang muncul secara bijak.</p>
<p>Caranya adalah:</p>
<p>1. Siapkan sebuah sapu tangan dan bentuk lah segitiga</p>
<p>2. Siapkan pensin yang telah dirajut</p>
<p>3. Letakkan pensil itu ke dalam lipatan sapu tangan tersebut</p>
<p>4. Lalu digulung pelan-pelan sampai ke ujungnya dan lipat kedua ujung sapu tangan tersebut</p>
<p>5. Dengan berdoa kepada Tuhan YME, sambil meniatkan bahwa atas izin Nya anda menempatkan saputangan tersebut ke jari kaki antara ibu jari dan jari sebelahnya. Lalu biarkan anda atau siapa yang anda inginkan kakinya dipasangkan sapu tangan itu untuk menyebutkan hewan apa yang terlintas atau dia ingin sebutkan sesuai dengan intuisinya</p>
<p>6. Lalu, setelah itu, keluarkan saputangan itu dari jepitan jari kaki dan cobalan menempatkan gulungan saputangan itu pelan-pelan diatas meja atau di tempat datar lainnya</p>
<p>7. Bukalah lipatan dan gulungan saputangan itu perlahan-lahan dari sudut runcing lipatan sampai kebagian yang lebih lebar. dengan gerakan dari atas ke bawah</p>
<p>8. Cobalah lihat jika pensil itu sekarang berada di luar sapu tangan tersebut, berarti nama hewan yang disebutkan tersebut adalah lambang atau simbol yang mewakili dari anda atau orang yang melakukan proses ini. Namun, adapula mereka yang harus melakukan proses ini berkali-kali sebelum mendapatkan hasil. Yang penting tidak mudah menyerah, dan jika sudah merasa capek, istirahat dulu.</p>
<p>Permainan ini sebenarnya cara yang cukup bijak dalam mengembangkan kemampuan pikiran bawah sadar melalui kekuatan intuisi. Dibutuhkan kesabaran dan keyakinan sekalipun gagal beberapa kali.  Ada pula yang baru sekali mencoba bisa. Yang terbaik adalah menganggap proses ini sebagai latihan khususnya bagi yang ingin eksplorasi pikiran bawah sadar khususnya kekuata intuisi.</p>
<p>Selamat mencoba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/">Cenayang 1: Melihat sifat &#8216;hewan&#8217; dalam diri kita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/cenayang-1-melihat-sifat-hewan-dalam-diri-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciri-Ciri Kultivasi Kesadaran Spiritual</title>
		<link>https://masterholistic.com/kultivasi-kesadaran-spiritual/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/kultivasi-kesadaran-spiritual/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2015 14:47:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2164</guid>
		<description><![CDATA[<p>Para pembaca yang budiman, sejauh ini kita telah memiliki segudang referensi mengenai transformasi diri menuju tingkat spiritualitas yang baik, mulai dari mengenai siapa yang menjadi Master (pembimbing) kita yang mengajarkan berbagai keilmuan sampai dengan berbagai atribut yang dimilikinya sehingga ia layak kita sebut Master. Dalam artikel ini, penulis ingin menyampaikan sedikit ciri-ciri dari manusia yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/kultivasi-kesadaran-spiritual/">Ciri-Ciri Kultivasi Kesadaran Spiritual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/11/kundalini.jpg"><img class="alignleft wp-image-2165" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/11/kundalini.jpg" alt="kundalini" width="543" height="407" /></a>Para pembaca yang budiman, sejauh ini kita telah memiliki segudang referensi mengenai transformasi diri menuju tingkat spiritualitas yang baik, mulai dari mengenai siapa yang menjadi Master (pembimbing) kita yang mengajarkan berbagai keilmuan sampai dengan berbagai atribut yang dimilikinya sehingga ia layak kita sebut Master. Dalam artikel ini, penulis ingin menyampaikan sedikit ciri-ciri dari manusia yang telah mencapai Kultivasi Kesadaran Spiritual dan perbedaannya dari mereka yang hanya mencapai Kultivasi kesadaran energi semesta.</p>
<p>Kultivasi Kesadaran Energi Semesta:</p>
<ul>
<li>Siapapun bisa mencapainya setelah mendapatkan penyelarasan baik makrokosmos dan mikrokosmos</li>
<li>Menjadi seorang Master bahkan Grand Master esoterik juga bukan hal sulit ketika kesadaran atas dimensi energi itu telah masuk dalam pikiran bawah sadar kita</li>
<li>Kenaikan Kundalini bisa dicapai bahkan secara spontan namun tidak menjadikan orang tersebut mencapai Kultivasi Kesadaran Spiritual tanpa upaya melalui harmonisasi antara pikiran, ucapan dan perbuatannya.  Dengan kata lain, seseorang yang telah mencapai kultivasi kesadaran energi semesta belum tentu memiliki tingkat kesadaran spiritual yang baik atau tinggi. Misalnya, praktisi, Master atau Grand Master esoterik yang masih beranggapan dunia materi adalah segalanya, bahkan masih &#8216;melekat&#8217; dengan berbagai pola pikir, pola bicara dan pola perilaku yang tidak Ilahiah.</li>
</ul>
<p>Kultivasi Kesadaran Spiritual:</p>
<ul>
<li>Tidak semua orang, bahkan Grand Master esoterik sekalipun bisa mencapai tingkatan ini</li>
<li>Awal dari kultivasi kesadaran spiritual ini adalah adanya upaya menuju transformasi baik dalam pikiran, ucapan dan perbuatannya yang sedang atau telah dilakukannya.</li>
<li>Adanya keselarasan antara kehidupan duniawinya dengan Ilahiah.</li>
<li>Perjalanan dari pencapaian tingkat spiritualitas yang tinggi dimulai dari empati, rasa kasih sayang kepada sesama bahkan kepada semua makhluk yang tumbuh bersamaan dengan pembersihan bathin dari kotoran-kotoran atau nafsu rendah yang membawa pada pengertian atau pemahaman yang salah.  Kemudian setelah tercapai hakekat dari hidup dan proses penciptaan semesta ini, seorang spiritualis akan meningkatkan proses transformasi diri menuju pencerahan bathin, sebuah langkah sulit namun pengaruhnya sangat luar biasa. Biasanya seorang spiritualis sejati akan memiliki kemampuan chanelling subtle energy secara spontan karena dengan bangkitnya kesadaran spiritual otomatis terjadi kultivasi kesadaran energi semesta, dan otomatis pula kebangkitan kundalini secara sempurna terjadi.</li>
</ul>
<p>Dewasa ini banyak yang mengaku sebagai Master atau Grand Master bidang energi Ilahiah namun prakteknya masih sangat dominan cari uang sebanyak-banyaknya.  Jadi cukup kontras ketika mereka bercerita tentang spiritualitas, di sisi lain ada unsur &#8216;paksaan&#8217;, &#8216;ancaman&#8217;, &#8216;sumpah serapah&#8217; dan lain-lain yang keluar dari sang &#8220;Guru&#8221;.  Apalagi jika semua &#8216;ilmu&#8217; spiritualitasnya &#8216;dijual&#8217; dengan harga yang fantastis. Hal ini tidak seyogyanya terjadi dan bila terjadi demikian, para praktisi pun seharusnya bisa menangkap sinyal beda antara spiritualitas sejati dan spiritualitas &#8216;materi&#8217;.</p>
<p>Semoga para pembaca dapat memperoleh pencerahan dari artikel yang singkat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/kultivasi-kesadaran-spiritual/">Ciri-Ciri Kultivasi Kesadaran Spiritual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/kultivasi-kesadaran-spiritual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Spiritualitas terlihat dari warna Aura</title>
		<link>https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/</link>
		<comments>https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2015 15:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Adriansyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esoterik]]></category>
		<category><![CDATA[Parapsychology]]></category>
		<category><![CDATA[Prana Shakti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://masterholistic.com/?p=2044</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dalam artikel-artikel sebelumnya, telah cukup banyak dibahas mengenai aura. Sekilas saja, sederhananya yang kita namakan aura adalah warna dari chakra yang berputar di tubuh eterik kita.  Dari pengamatan penulis dari pandangan clairvoyance, sebenarnya yang terlihat di lapisan tubuh eterik, chakra-chakra tersebut berputar dan terlihat sebagaimana warna tubuh eterik itu sendiri, namun pancarannya tercermin pada &#8216;bodyline&#8217; [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/">Spiritualitas terlihat dari warna Aura</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/meditasi.jpg"><img class=" wp-image-2046 alignleft" src="http://masterholistic.com/wp-content/uploads/2015/09/meditasi-300x199.jpg" alt="meditasi" width="428" height="284" /></a>Dalam artikel-artikel sebelumnya, telah cukup banyak dibahas mengenai aura. Sekilas saja, sederhananya yang kita namakan aura adalah warna dari chakra yang berputar di tubuh eterik kita.  Dari pengamatan penulis dari pandangan clairvoyance, sebenarnya yang terlihat di lapisan tubuh eterik, chakra-chakra tersebut berputar dan terlihat sebagaimana warna tubuh eterik itu sendiri, namun pancarannya tercermin pada &#8216;bodyline&#8217; kita yakni pada sekitar kepala, bahu, pundak dan lengan (saat kita melihat seorang subyek yang sedang duduk). Dengan kata lain, warna-warna aura lebih terlihat jelas di atas lapisan tubuh eterik yang berwarna putih.</p>
<p>Warna aura pada dasarnya ada tujuh, yakni merah (chakra dasar), jingga (chakra seks/ sakral), kuning (chakra pusar), hijau (chakra jantung), biru (chakra tenggorokan), ungu (chakra mata ketiga/ ajna), dan violet (chakra mahkota).  Dari tujuh chakra utama yang kita miliki, tiga chakra pertama (chakra bawah) yakni chakra dasar, seks dan pusar adalah chakra duniawi dimana pemilik chakra ini memiliki dominasi pada kehidupan duniawi atau lahiriah, energik, semangat, produktif, dan tak kenal lelah. Namun buruknya adalah mereka mudah sekali tergoda dengan semua kenikmatan dan permainan duniawi karena kecendrungan menggunakan kercerdasannya untuk memenuhi hasrat duniawi dengan cara apapun.  Sedangkan, chakra ke empat sampai ke tujuh (chakra jantung, tenggorok, mata ketiga dan mahkota) adalah chakra spiritual atau batiniah.  Orang yang dominan memiliki warna aura ini memiliki keseimbangan bathin yang lebih baik, termasuk kesadaran untuk berkembang bersama dengan yang lain melalui cinta kasih dan kasih sayang, idealis, intuitif, inovatif karena memiliki kreativitas atau daya hayal yang tinggi serta memiliki kesadaran spiritualitas yang lebih tinggi.  Sayangnya, kelemahan mereka adalah sensitif, keras kepala (karena memegang prinsip), kurang realitis dan mudah tertipu karena sifatnya yang memandang orang lain secara naif.</p>
<p>Eitt&#8230; tapi kita tidak bisa melihat semua orang hitam dan putih seperti uraian di atas, karena warna-warna aura itu ternyata berproses. Dari pengamatan penulis, memang tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar ketidakselarasan chakra terjadi akibat pikiran, ucapan dan perbuatan yang tidak selaras misalnya karena sering berbohong, menghabiskan sebagian besar waktu untuk memuaskan nafsu duniawinya, mencuri, dan sifat munafik. Hal ini berakibat pada perputaran chakra yang lebih cepat pada chakra-chakra bawah dibanding chakra-chakra atas.  Padaa gilirannya, setelah mengalami berbagai ujian, cobaan atau bahkan hukuman, mereka mulai insyaf, sadar dan mengurangi sifat dan perbuatan buruk mereka. Hal ini butuh waktu sehingga tidak jarang setelah insyaf, terus dibuat lagi dan seterusnya.</p>
<p>Yang memberikan mereka warna aura atas yang lebih dominan adalah perubahan sifat dan sikap termasuk pola pikirnya.  Sekalipun terlihat tidak &#8216;seagresif&#8217; pemilik aura berwarna merah, jingga dan kuning dalam mencari harta kekayaan, namun pemilik warna aura spiritual ini sebenarnya mendapatkan banyak kelancaran dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhannya.  Jika mereka sebelumnya sudah &#8216;on the track&#8217; dan memiliki kemampuan ekonomis yang tinggi, maka mereka akan memenuhi hasrat terdalam mereka untuk lebih berbagi kepada sesama. Namun, mereka yang sejak lama sudah terlibat dalam urusan spiritualisme, mereka biasanya akan menghadapi dua hal, yakni terus lanjut menjadi seorang yang tercerahkan, atau &#8216;jatuh kembali&#8217; karena sifat dan sikap arogansi dan pamer (riya). Sekalipun yang kedua ini bisa memiliki warna aura tinggi namun mereka tidak belum bisa mencapai spiritual enlightenment (pencerahan spiritual) dan warna aura merekapun terlihat lebih tipis dari mereka yang konsisten menjalankan kehidupan sebagai spiritualis sejati.</p>
<p>Penulis pernah menemukan seseorang pengusaha yang sebelum mendapatkan penyelarasan (abhiseka dan shaktipat) dari penulis memiliki warna aura dominan merah (melalu foto aura), dan ketika setelah mendapatkan penyelarasan spiritual kemudian ia menemukan warna-warna aura yang tertangkap kamera aura sudah terjadi perubahan menuju ke warna chakra atas (hijau, biru dan ungu).  Ia sempat kaget dan bertanya kepada salah seorang paranormal. Sayangnya si paranormal pun tidak memahami hakekat dari warna aura sehingga ia mengatakan bahwa orang itu akan menemukan kegagalan dalam usahanya karena warna merah (duniawi) nya sudah tidak terlihat lagi.  Apa benar begitu ?</p>
<p>Sebagai informasi bagi para pembaca, pendapat demikian sebenarnya tidaklah benar, karena sekalipun ia mengalami &#8216;pencerahan&#8217; dan memiliki warna aura tingkat atas, orang itu tidak serta merta akan bangkrut usahanya. Mengapa?  Karena ia mulai memasuki &#8216;dimensi&#8217; spiritualitas yang lebih baik, misalnya dengan lebih banyak berbagi kepada sesama. Jika dulu mungkin ia menggunakan 1001 akal untuk mendapatkan keuntungan bisnis (baik dan buruk dijalankan), namun dengan perubahan warna aura ini setidaknya ia telah memiliki kesadaran &#8216;kosmik&#8217; yang menuntunnya untuk lebih mencari yang lebih baik. Ingatlah hukum alam sendiri mengatakan bahwa semakin banyak dan ikhlas kita membantu orang lain dari segi material, maka lebih deras pula pemasukan kita.  Jadi, kesimpulan bahwa warna aura spiritual tidak membawa kebahagiaan dari segi materi ternyata tidak tepat.  Tetapi, jika mereka tidak menggunakan harta mereka dengan bijak, mudah tertipu dan sebagainya, tentu mereka akan mendapatkan kemerosotan dari segi materi.  Oleh sebab itu, kita perlu mencermati dengan lebih seksama setiap fenomena dan tidak bisa di generalisasi.</p>
<p>Di sisi lain, penulis juga pernah melihat beberapa orang yang secara spiritual memiliki atribut &#8216;spesial&#8217; dari warna-warna aura yang mereka pancarkan:</p>
<ul>
<li>ternyata tidak semua orang biasa itu warna aura spiritualnya lebih rendah daripada sebagian dari mereka yang dikenal banyak orang sebagai lama berkecimpung dalam dunia &#8216;agama&#8217;. Mohon maaf, penulis ingin menyampaikan bahwa dalam pandangan waskita, ternyata ada sebagian orang yang masuk dalam kelompok kedua yang tidak konsisten, tidak amanah dan munafik.  Sedangkan ada orang biasa, bahkan seorang ibu rumah tangga atau pekerja kelas bawah, mereka memiliki warna aura spiritual yang lebih tinggi.  Bahkan salah satu dari mereka yang belajar Prana Shakti dengan penulis, setelah mendapatkan abhiseka dan shaktipat, praktisi itu mencapai tataran spiritual yang tidak banyak diperoleh oleh orang lain termasuk orang dari kelompok kedua, yakni munculnya &#8216;halo&#8217; di atas chakra mahkotanya.  Namun, penulis tidak heran sebab penulis bisa &#8216;merasakan&#8217; dan &#8216;membaca&#8217; berbagai latihan spiritual yang selama ini ia lakukan sekalipun sederhana namun konsisten sehingga ia bisa memasuki kesadaran/pencerahan.</li>
<li>Ada beberapa orang lain yang, mohon maaf, bicaranya tinggi seolah-olah dia sudah bisa melakukan banyak hal, ternyata memiliki warna aura spiritual yang tidak sebanding dengan ucapannya. Bahkan kemampuan orang tersebut yang sempat menyombongkan diri di depan penulis dengan membuat &#8216;bola energi&#8217;, ternyata tidak membuat kundalininya bangkit menembus chakra mahkota. Ia kaget ketika penulis mengatakan hal itu sebab dari informasi yang ia peroleh dari banyak reiki master yang dikenalnya, ia mendapat pujian karena &#8216;katanya&#8217; api kundalininya sudah tembus chakra mahkota dan sangat &#8216;besar&#8217; &#8211; karena ia merasa tubuhnya panas dan &#8216;bisa&#8217; mengobati orang yang sakit (hmmm&#8230;) .  Namun, setelah ia mendapatkan penjelasan dari penulis, ia akhirnya menerima kenyataan bahwa yang ia rasakan itu bukanlah kenaikan kundalini yang sesungguhnya.</li>
</ul>
<p>Demikian artikel ini penulis sampaikan, semoga bisa memberikan kita pencerahan dan bijak memaknai warna-warna aura yang kita ketahui.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/">Spiritualitas terlihat dari warna Aura</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://masterholistic.com">Master Holistic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://masterholistic.com/spiritualitas-terihat-dari-warna-aura/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
